Sword Akademi

Sword Akademi
Sword Akademi " Ranking "


__ADS_3

Langit yang berawan dan angin perlahan yang berhembus membuat suasana menjadi sedikit hampa Ryuma, seakan mengingatkan suasana yang pernah dia rasakan, tapi dia sendiri lupa suasana apa itu.


"Untuk semua peserta yang ingin mendaftar di sword akademi dan suatu saat nanti ingin menjadi seorang pendekar pedang yang akan melindungi negeri sword ini. Langkah kalian akan di mulai disini. Untuk menentukan kalian nanti akan di kelompokkan berdasarkan rank kalian atas pengukuran tekanan mana kalian. Yang perlu kalian lakukan sekarang adalah menusukkan pedang kalian ke batu besar yang ada di tengah aula, dan kalian akan tahu ranking kalian nanti." Suara pengumuman yang membuat lamunan Ryuma memudar.


Di sword akademi ada batu yang bisa mengidentifikasi kekuatan mana seberapa besar dan itu membuat para pengawas bisa mengelompokkan ranking calon pendekar pedang muda.


"Jadi ini batu yang bisa menghitung seberapa besar tekanan mana seorang pendekar pedang, tapi bagaimana cara gundukan batu seperti ini bisa mengidentifikasi tekanan mana. Hem... Apa mungkin gundukan batu di belakang rumahku bisa juga untuk mengidentifikasi. " Pikir Ryuma semua batu sama, tapi batu ini sebenarnya adalah perwujudan dari kekuatan kepala akademi yang bisa mengidentifikasi tekanan mana dengan akurat.


"Nama Asuna, identifikasi tekanan mana mulai" Ada seorang anak perempuan yang mendekati batu itu dan mengidentifikasi tekanan mananya.


"Oh... Jadi seperti itu caranya, seharusnya aku tadi lebih memperhatikan tahap-tahap pendaftaran." Ryuma yang tidak memperhatikan tahap-tahap pendaftaranpun jadi mengerti. Padahal cara itu terpampang dengan tulisan besar sekali di gerbang utama akademi.


"Oh tekan mana ini. Sangat besar sekali. "


"Asuna ya, sepertinya peserta akademi kali ini akan lebih menarik. " Kepala akademi mengawasi dari suatu ruangan dan melihat para pendekar pedang muda melewati kamera yang ada di sekeliling aula akademi.

__ADS_1


Hembusan angin yang tadinya hanya perlahan tiba-tiba menjadi lebih kencang dengan memusat pada Asuna.


"Sword mana, hempaskan, Alician. " Pemusatan mana Asuna yang merupakan elemen Angin, dan perwujudan pedang Alician yang merupakan pedang elemen angin tingkat spesial, ini adalah perwujudan jati diri dari seorang pendekar pedang itu sendiri.


Asuna menusukkan pedangnya ke batu tersebut dan batu itupun bersinar kemudian redup kembali.


"Pendekar pedang Asuna, berdasarkan tekanan mana, anda masuk kedalam Ranking SS. " suara pengawas dari spiker pengeras akademi mengumumkan hasil dari pengidentifikasian mana.


"Wah dia masuk ranking SS, hebat ya. "


"ranking SS ya" Asuna perlahan mundur untuk memberi kesempatan yang lain mengidentitikasi mana mereka.


"Bakar Habis Ryujin, Nama Abarai, minggir sedikit jika kalian tidak ingin terkena luka bakar. " Seorang yang sedikit sombong maju dan hawa keberadaannya seperti api yang membara bahkan di sekitarnyapun rumput ikutan layu karena hawa panas yang ia pancarkan.


Ryujin pedang dengan tingkat spesial ini berelemen api, dan merupakan pedang yang cukup memiliki mana besar. Dan tentunya penggunanya memiliki jati diri yang amat kuat.

__ADS_1


"Pengidentifikasian mulai. " Abarai menusukkan pedangnya ke batu, dan membuat batu itu menyala merah terang kemudian redup kembali.


"Nama Abarai, pengidentifikasian masuk Ranking SSS." Suara pengawas dari spiker.


"Ranking SSS, dia kuat sekali. " Suara yang simpang siur dari semua orang yang ada di Aula akademi.


pengidentifikasian berlangsung sampai hampir sore menjelang dan kini sudah hampir selesai. Tapi Ryuma belum saja mengidentifikasikan tekanan mananya.


"hampir selesai ya, tinggal sedikit dari yang belum mengidentifikasikan mana mereka. Sekarang giliranku. "Ryuma akhirnya maju untuk mengidentifikasikan tekanan mananya.


Saat Ryuma maju. Keadaan langit tiba-tiba perlahan menjadi gelap, angin kehampaan berhembus.


" Apa sudah malam, harusnya ini kan masih sore"suara orang-orang di aula akademi.


"Siapa sebenarnya anak itu" Abarai penasaran dengan Ryuma yang bisa membuat suasana sore menjadi gelap gulita seperti tengah malam.

__ADS_1


"kehampaan, zangets. Nama Ryuma, identifikasi mulai. " Zangets adalah tipe pedang yang belum bisa di identifikasi apakah masuk pedang tingkat spesial atau tidak. Karena data yang belum ada tentang pedang seperti yang di gunakan Ryuma.


"anak itu, dan pedang yang belum di ketahui tingkat kekuatannya. " kepala akademi memperhatikan Ryuma dari Layar monitor.


__ADS_2