Tentang Cinta Dan Samudra

Tentang Cinta Dan Samudra
Hari Pertama


__ADS_3

Bayu yang tadi meletakkan laptop di ruang kerjanya sudah kembali ke balkon lagi. Bayu sempat berpapasan dengan Auntie Jenn yang membawa cangkir kopi yang sudah kosong miliknya.


" Thank you Auntie. " Sapa Bayu di tangga. Auntie Jenn, " Your welcome. " Lalu melanjutkan langkahnya turun.


Anjani menatap hamparan lautan lepas meminum setengah gelas cokelat panas miliknya di ujung balkon.


Bayu mendekat kearah Anjani, memperhatikan cokelat panas milik Anjani. " Auntie Jenn yang buatin kamu cokelat panas? " Bayu menyentuh sebentar cokelat panas milik Anjani. Anjani mengangguk.


" Habiskan, tinggal setengah lagi. " Perintah Bayu. Anjani segera mengangkat gelasnya untuk menghabiskan cokelat hangatnya. Dan mulai meminumnya sampai habis.


" Aku taruh diujung sebentar ya? " Anjani berjalan ke meja sudut. Di tempat tadi Bayu meletakkan cangkir kopinya. Dan sejenak berdiri di tempat tadi. Tak lama dia menguap.


" Ayo kita istirahat? " Ajak Anjani. " Kau sudah mengantuk? " Bayu memperhatikan wajah Anjani yang sudah lelah. Mungkin karena perjalan hari ini cukup melelahkan.


" Iya. " Anjani mengangguk. " Baiklah, ayo kita turun. " Ajak Bayu. Anjani meraih gelas kosong sisa cokelat panas tadi.


Mereka berjalan menuruni tangga. Anjani langsung masuk ke kamar Reia setelah meletakkan gelas kosong di dapur. Bayu menunggu Anjani menutup pintu kamar. Baru dia berjalan ke kamarnya yang bersebelahan.


Bayu membuka pintu kamarnya Andrew sudah terlihat tertidur pulas. Bayu merebahkan tubuhnya di samping Andrew berbatas guling. Menatap langit - langit kamar sejenak entah apa yang ada di pikirannya, dia bangkit lalu dia masuk ke kamar mandi. Membasuh wajahnya dan menyikat giginya.


Setelah melap wajahnya dengan handuk kecil khusus untuk wajah Bayu melangkah menuju tempat tidur dan memejamkan matanya.


Di dalam kamar Anjani membersihkan wajahnya juga menyikat giginya. Setelahnya dia menuju tempat tidur. Reia sudah tertidur pulas daritadi.


Anjani menarik selimut menatap langit - langit kamar dan memikirkan kata - kata Auntie Jenn.


Kami kenal belum lama. Tapi mengapa Auntie Jenn menceritakan semuanya. Apa maksudnya ?


Anjani tanpa sadar terlelap dengan sendirinya.


-------------------------------------------------------


Hari sudah pagi. Auntie Jenn menyiapkan sarapan mereka. Roti tawar, telur mata sapi, susu, jus, buah, selai. Teh juga kopi sudah disiapkan di teko kaca berukuran kecil.


Sebenarnya mereka sudah bangun sejak tadi tapi masih bersembunyi dibalik selimut masing - masing.


Sampai pukul 9 pagi baru mereka keluar untuk sarapan. Beberapa diantara mereka memutuskan mandinya setelah sarapan. Tapi mereka sudah cuci muka dan gosok gigi.


Menurut mereka suhu udara masih dingin. Padahal di rumah Bayu juga tersedia mesin pemanas air untuk mandi. Memang mereka masih malas untuk mandi.

__ADS_1


Semua keluar ke meja makan dan sarapan bersama. Setelah dirasa cukup beberapa ngobrol sambil menikmati minuman hangat.


Bayu dan Andrew menuang kopi panas di cangkir mereka. Sedangkan Reia dan Anjani memilih meminum jus.


Tak terasa sudah pukul 11 siang. Mereka bersiap - siap berangkat karena pelabuhan tidak jauh dari rumah Bayu.


Sampai di pelabuhan mobil Bayu yang menghantar pun kembali ke rumah. Mereka bersiap - siap untuk naik ke atas kapal.


Setelah meletakkan koper di tempat - tempat yang sudah disediakan sesuai deck kamar mereka. Ada kertas nomor kamar mereka di setiap koper.


Tepat pukul 12 siang tamu sudah bisa masuk ke kapal. Kamar yang mereka pesan saling bersebelahan ditambah balkon.


Jadi mereka bisa leluasa untuk mengunjungi kamar - kamar mereka.


Sebelum barang bawaan mereka sampai. Mereka lebih dulu menikmati area kapal. Nanti juga panduan untuk penumpang apabila tenggelam atau boat drill yang dilakukan bersama - sama seluruh penumpang di kapal.


Mereka bersama - sama naik ke pool deck. Disana ada kolam renang dan juga terowongan untuk berseluncur turun ke kolam renang.


Masing - masing membawa kartu penumpang sebesar kartu atm yang fungsinya selain kunci kamar juga mirip kartu flazz yang sudah di isi saldo sebelumnya.


Dan apabila kurang, ada mesin penambah saldo. Tergantung nominal uang yang akan masukkan. Ada 4 digit nomer kartu flazz bukan nomor kamar. Karena sangat berbahaya apabila nomer kamar terletak di kartu.


Ada meja bar terlihat beberapa barista ada juga yang jago juggling ( teknik melempar botol dan menangkapnya kembali dengan berbagai gaya ) disana terletak di sudut kanan kolam renang. Di sampingnya ada Pizza Bar dan beberapa pembuat pizza berdiri. Di seberangnya ada stand burger.


Masuk ke restoran ada chopstick atau Chinesse Food. Ada juga makanan mirip prasmanan bisa diambil sendiri. Di tengah restoran ada aneka cake Cheese Cake mocachino cake dan beberapa cake lainnya.


Di sudut belakang terdapat stand kopi dan seorang barista berjaga disana.


Ada stand sandwich juga disana. Puas mereka mengelilingi restaurant mereka turun ke deck 5.


Disana terdapat bebarapa stand tas, jam tangan, dan perhiasan. Di tengah - tengah terdapat kasino dan ada bar juga disitu.


Di belakang casino bar ada coffee bar berseberangan dengan piano bar. Lalu mereka berjalan lagi kebelakang, ada karaoke bar yang di ujungnya juga tersedia bar dan seorang Bartender berjaga disitu juga ada komedi tempatnya mirip stand up komedi. Dan beberapa kursi penonton disana.


Puas mereka berjalan, mereka kearah turun ada diningroom. Deck 4 dan 3. Bagian depan kapal dan bagian belakang kapal.


Setelah lama mereka berjalan, alarm tanda boat drill berbunyi. Mereka berjalan ke arah tempat yang telah ditentukan sesuai petunjuk ketika mereka memesan tiket kapal pesiar.


Ini bukan pertama kalinya untuk Bayu. Maka dari itu di grup Bayu sudah membagikan info penting juga beberapa hal yang harus diperhatikan.

__ADS_1


Jadi tidak sulit untuk mereka paham. Setelah boat drill selesai. Klakson kapal berbunyi 3 kali. Kapal siap berlabuh.


Di deck terbuka para crew berpesta menyambut penumpang yang baru datang. Music disco dan beberapa penari dari crew yang bekerja di entertainment department segera menari sesuai irama.


Ada panggung theater besar di kapal itu. Nanti akan ada jadwal untuk menampilkan theater dari crew entertainment department.


Mereka bersorak sangat gembira. Dan kembali berjalan ke deck terbuka. Beberapa anak - anak mencebur ke kolam. Yang lainnya remaja dan orangtua hanya duduk di tepian kolam renang merendamkan kakinya.


Ada tempat untuk bersandar melihat laut. Anjani dan Reia mendekati pagar untuk melihat riak ombak yang menabrak kapal. Andrew dan beberapa yang lain membeli kopi termasuk Bayu.


" Indah sekali bukan? " Tanya Reia melihat ke bawah kapal menatap ombak yang berdebur.


" Iya Reia, indah sekali. Ini pertama kalinya aku berlayar di kapal pesiar. " Anjani tersenyum senang.


Bayu membawa satu mocachino dingin dan kopi hitam panas demikian juga Andrew.


Bayu menyodorkan mocachino dingin ke arah Anjani sedangkan Andrew menyerahkan pada Reia.


Ayo kita lihat apakah barang - barang kita sudah sampai. Mereka bergegas turun dan mencari nomer kamar. Setelah barang mereka lengkap, mereka masuk ke kamar. Dan menyusun koper - koper mereka.


Anjani dan Reia sekamar, Andrew dan Bayu sekamar, yang lain menyesuaikan seperti saat dirumah Bayu.


.


.



Bayu Samudra



RAYA ANJANI



ANDREW


__ADS_1


REIA


__ADS_2