
Siang ini Jhony memerintahkan para karyawan untuk bekerja setengah hari,karna akan menghadiri resepsi pernikahan Pak Zul selaku marketing operational di perusahan cabang kota S nya.Akad nikahnya sudah di lakukan pada hari minggu kemarin di kediaman mempelai wanita di Kota B dan Senin siang ini adalah resepsi ngunduh mantu (bagi orang jawa) di kediaman Pak Zul di kota S yg hanya berjarak -+ 5 km dari kantor Jhony.Jhony men chatel sebuah mini bus agar bisa berangkat bersama sekalian.
***Gedung resepsi****
"Selamat atas pernikahannya ya Pak Zul..." Jhony memberi selamat kepada kedua mempelai sambil tersenyum bahagia.
"Terimakasih banyak Pak Jhony,saya benar-benar sangat bahagia Pak Jhony bisa hadir di acara resepsi pernikahan saya." kata Zul yg mempererat jabatan tangan Jhony dan merasa sangat bahagia dengan kehadiran Jhony. "Sayang,ini Pak Jhony bos besar ARYO FURNITURE atasan aku," ucap Zul kemudian kepada istrinya
"Waahhh terimakasih banyak Pak,sudah meluangkan waktunya untuk hadir ke acara resepsi pernikahan kami,Bapak menjadi tamu kehormatan bagi kami"
"Ahh tidak usah berlebihan seperti itu,,ini ada hadiah kecil untuk Pak Zul dan istri." Jhony menyerahkan amplop putih berukuran besar kepada Zul "Satu bulan kedepan,jangan ikut mengurusi urusan kantor,nikmatilah masa masa pengantin baru kalian." tambah Jhony sambil tersenyum
"Terimakasih Pak Jhony...,,terimakasih banyak...Tp apa isi amplop ini Pak Jhony?" tanya Zul kemudian
"Itu voucher liburan khusus untuk pasangan suami istri ke Lombok.Itu bisa Pak Zul manfaatkan untuk bulan madu juga" bisik Jhony yg kemudian di balas pelukan terimakasih oleh Zul dan mereka saling tertawa.
Para karyawan Jhony sudah meng antre di belakang nya untuk menyalami pengantin.Mereka dipersilahkan oleh para among tamu untuk menyantab hidangan yg di sediakan.Jhony memang seorang bos yg low profile.Dia bahkan senang berbaur dengan para karyawannya seperti teman biasa,tidak mempedulikan bahwa dirinya adalah seorang bos,pimpinan,direktur ataupun CEO seperti yg sering karyawannya sebut.
Satu jam berlalu,Jhony beserta karyawannya berpamitan untuk pulang.Di dalam perjalanan,Jhony tiba-tiba teringat Mika.Satu satunya foto yg Mika kirim waktu itu selalu di pandangi Jhony.
"Kapan kamu akan memberitahu kan ku jawabannya Mika??" batin Jhony sambil menyiratkan senyum tipis
"Itu calonnya Pak Jhony?" tanya pak Redi tiba-tiba.Pak Redi memang duduk satu seat dengan Jhony dan tak sengaja melihat foto yg sedang di pandangi Jhony.huu
"Inshaa Allah Pak Redi.Mohon do'anya" jawab Jhony sambil tersenyum lebar
"Dia janda muda ya Pak Jhony?" bisik pak Redi
"Bukan pak" elak Jhoni menggeleng tegas "Ini foto bersama anak asuhnya.Jadi dia bekerja mengasuh anak?" jelas Jhoni
"Terlihat masih sangat muda ya Pak" ucap Pak Redi
"Memang masih sangat muda Pak Redi.12 tahun lebih muda dari saya" kata Jhony sambil nyengir sebentar
"Waww...Pak Jhony sangat beruntung sekali bisa dapat daun muda." ucap pak Redi
Jhony tertawa geli dan mengamiini ucapan Pak Redi "aamiin..." kali ini Jhony berharap sangat sungguh sungguh lalu menggenggam HPnya dengan kuat
__ADS_1
Mini bus pun sampai di kantor Jhony dan Jhony pun mempersilahkan semua karyawannya untuk pulang ke rumah masing-masing.
***Pukul 02.00***
Drrrr
HP Jhony bergetar tanda ada pesan masuk.
Jhony mempercepat jalannya dan langsung masuk kedalam kamar pribadinya setelah mengetahui siapa yg mengiriminya pesan.
***isi chat***
Mika:"Assalamualaikum Mas"
Mas Jhony :"Wa'alaikumsalam dik,,gimana kabar adik?"
Mika:"Alhamdulillah sehat Mas"
Mas Jhony :"Dik,boleh mas telpon saja?"
Mika:"Boleh"
****panggilan suara****
"Assalamualaikum mas..."
"Wa'alaikumsalam dik,,sedang ga bersama Lala ya?"
"Iya mas,Lalanya sedang tidur." "Mmm mm mas?"
"Kenapa dik?" tanya Jhony penasaran
"Malam ini,mas mau ga melakukan Sholat Istiqarah lagi?" pinta Mika
"Iya,,,mas akan lakukan"
Apa Mika belum mendapatkan jawabannya? batin Jhony
__ADS_1
"Sejujurnya,,aku masih takut menikah mas...Aku takut belum bisa jadi istri yg baik"
"Dik,,,menikah itu Ibadah,menikah itu saling melengkapi dan saling menutupi kekurangan satu sama lain.Kita bisa belajar bersama sama kan?"
"Kurang ku banyak mas,nanti mas akan banyak terepoti olehku"
"Mas sangat tidak masalah,selama Allah sudah mentakdirkan kita sebagai jodoh,mas siap menanggung susah ,senang,sulitnya,rumitnya,berumah tangga.Kan kalau kita bisa lulus melewatinya,Allah sudah janjikan Surga."
"Sebenarnya,,,td malam aku sudah sholat Istiqarah mas."
"Dan...???" Jhony sangat penasaran ingin mendengar kalimat selanjutnya
"Iya." jawab Mika singkat
Jhony melompat kecil sambil mengucap
"Alhamdulillah..."
"Malam ini,mas ulang i lagi sholat Istiqarah nya ya mas?Bar mas semakin yakin dengan pilihan mas ,apa sudah benar benar aku yg mas pilih sebagai istri.Dan aku,,aku ingin mendengar sekali lagi apa yg sudah Allah jawabkan untuk mas"
"Baik dik,,,mas ucapkan terimakasih banyak adik sudah mau membuka hati untuk mas"
"Apa mas juga akan bisa menerima bahwa,akuu,,,belum mencintaimu mas?"
"Ya,,tidak perlu di paksakan.Mas akan selalu bersabar.Cinta bisa tumbuh karna terbiasa bukan?"
"Mmm mungkin.Aku sendiri tidak tau seperti apa cinta itu." jawab Mika sambil tertunduk
"Mari setelah menikah,kita tanam bersama benih benih cinta,kita pupuk,kita jaga,dan nantinya akan kita penen bersama sama"
"Aamiin..."
"Mas,,kita sudahi dulu ya telponnya?Sebentar lagi Adzan Ashar."
"Iya dik,mas juga mau siap siap"
"Aku tunggu jawabannya nanti malam ya mas,Assalamualaikum..."
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam warahmatullah..."
Jhony langsung membantingkan tubuhnya diatas kasur.Jhony memejamkan mata dengan posisi memeluk erat HP di atas dadanya.Senyum girangnya terus tersirat semakin memancarkan ketampanannya.