Terimakasih Mas Jhony Ku...

Terimakasih Mas Jhony Ku...
Izin untuk menikah


__ADS_3

Pagi ini,Mika sedang santai karna Lala yg biasa diasuhnya sedang diajak oleh kedua orangtuanya pergi ke acara anniversary kantor di tempat papanya Lala kerja.Tadinya Mika sudah di tawari untuk ikut,tapi Mika menolak alasannya karna malu bertemu orang banyak.Mika memilih untuk merapikan kamarnya,mencuci baju,,dan setelah selesai,Mika lalu merebahkan badan di tempat tidurnya.Tiba tiba Mika teringat sesuatu.Ia bangun lalu mencari HPnya dan pergi kehalaman rumah.Mika sedang menelpon mas Arwan kakak laki lakinya.


Tuut...tuut..


"Hallo Assalamualaikum..."


"Wa'alaikumsalam mas"


"Ada apa Ka?"


" Mas lagi sibuk engga?"


"Engga,lg ga kerja ini,lg ga ada pesanan pasir soalnya.Kenapa emangnya?"


" Mas,aku mau nikah,boleh ngga?"


"Sama siapa?!!"


" Namanya mas Jhony,orangnya tinggal di kota P."


"Serius kamu udah siap nikah?"


" Inshaa Allah mas..."


"Yg penting dia suruh kerumah dulu ketemu aku sama Ibuk"


"Tapi boleh kan aku nikah?"


" Kalo kamunya udah siap lahir batin,aku sama ibuk udah tau orangnya siapa,asal usulnya jelas,ya boleh boleh aja.Kapan dia bisa kerumah?"


"Besuk pas aku libur,Idul adha."


" Ya aku tunggu.Kamu kenal berapa lama,kok aku ga pernah di kasih tau klo kamu dekat sama orang."


"Kenalnya baru sekitar 2 mingguan lebih mas."


" Lah baru 2 minggu kenal kok udah berani mau ngajak nikah ajaa!!Kamu tuh jangan gampang percayaan sama orang dong Ka!"


"Tp aku udah Istiqarah mas,,,sampai 2x malahan.Dia juga Istiqarah,dan karna jawabannya sama,aku bilang mau,,tp aku juga bilang sama dia kalau mau minta izin dulu sama Ibuk,sama keluarga juga,udah boleh nikah apa belum."


" Berapa tahun umurnya?"


"Lebih tua dari mas dikit"


" Yg penting aku mau kenal dulu sama orangnya.Kalau aku sama ibuk udah setuju,kamu boleh nikah."


"Makasih ya mas..."


" Iya..."


"Ya udah mas,aku cuma mau bilang gitu aja,sudah dulu ya Mas,Assalamualaikum..."


"Wa'alaikumsalam"


Mika tersenyum girang saat mendapatkan izin dari kakaknya.Tak terasa air matanya pun ikut menetes.


"Ya Allah...aku kok bisa berani sekali ya minta izin mau nikah sama mas Arwan.Padahal aku kan paling takut banget kalau ngomong sama dia.Orangnya aja dingin banget kaya gitu.Hmmmhh...tp alhamdulillah Ya Allah...mas Arwan udah bolehin aku nikah.Mohon mudahkan niat baik kami ini Ya Allah...amiin aamiin Yaa Rabbal'alamiin..." batin Mika


Mika memang tidak terlalu dekat dengan kakaknya.Selain sikap kakaknya yg dingin,kakaknya yg berjarak 10 tahun dari Mika itu sejak lulus SMP sudah ikut tinggal dengan neneknya.Jadi Mika hanya terbiasa dekat dengan Riko adiknya yg hanya berjarak 2 tahun darinya.Sejak kecil Mas Arwan memang sukanya mengajak main Riko.Mungkin karna sama sama laki laki.Dan Mika kadang hanya di suruh menginjak nginjak badannya kalau lg capek,karna Riko badannya gendut,jd mas Arwan lebih suka menyuruh Mika.


Tak lama kemudian Nova menelpon Mika


Drrr..drrr....


"Hallo assalamualaikum..."


"Wa'alaikumsalam...lg sibuk ga ma?"


" Engga kok,Lala lg ngga di rumah,jd aku ga ada kerjaan"


"Kemana emangnya?"


" Lagi ada acara apa gitu di kantor Bapak,jd ibu sama Lala diajak juga.Tadinya aku juga udah di tawari suruh ikut,tp aku ga mau,malu aku."


"Ah kamu ma...kan enak ikut ke acara gitu,makan gratis,bisa cuci mata,siapa tau bisa ketemu jodoh disana hahahaa"


"Apaan sih kamu Va...aku udah mau nikah tau" jawab Mika keceplosan


"Nikah ma siapa?"


" Yg jelas sama orang,dan pastinya laki laki."


"Aamiin..."


"Aamiin..." Mika pun ikut mengamini


"Serius mau nikah kamu ma??"


" Hahahaa doain aja,semoga aku cepet nikah"


"Ehh kirain beneran"


"Ya aku emang beneran pingin nikah"


"Kamu mah gitu.eh tunggu ya aku gabungin dulu sama si Oom.Video call aja ya ma..."

__ADS_1


" Oke terserah km aja"


Novapun mengakhiri panggilan lalu menghubungi Jhony via Video call


Video call


"Assalamualaikum..." salam Jhony pada Nova


" Wa'alaikumsalam warahmatullah...eh om,bentar ya aku gabungin sama Mika dulu"


"Oke"


Nova pun menghubungi Mika


Mika bingung bagaimana cara mengangkat Video Call,jari telunjuknya mencoba mengusap usap layar tapi tidak bisa bisa juga.Tak sengaja jarinya menggeser kearah atas,dan akhirnya tersambung.Mika menutupi mulutnya dengan ujung jilbab saat tau ada wajah Jhony juga di layar Hpnya


"Ehh kenapa km lama banget angkatnya sih maa...teriak Nova"


Jhony yg melihat wajah Mika sangat malu hanya bisa tersenyum


"Ya aku ga ngerti..." jawab Mika dengan polosnya


"Memalukan sekali kamu maa...hahahaaa kenapa om senyum2"


"Ini aku pagi2 udah di Video Call dua cewek,rasanya gimanaa gitu hahahaaa jd merasa ganteng sendiri" canda Jhony


"Emang mau ikutan cantik juga apa km om hahaha" teriak Nova "km kenapa diem sih ma..."


"Ya aku harus ngomong apa??"


"Lagi apa dik?Kok ga sama dedek Lala?" tanya Jhony


"Iya mas.Lalanya lg pergi sama orang tuanya" jawab Mika malu2 lalu menutupi mulutnya dengan ujung jilab


"Ciyeee Mika mau ngomong..." goda Nova


"Apa sih kamu Va..."


Jhony yg semakin gemas melihat Mika lalu pamit untuk mensudahi Video call


"Cewek cewek...aku pamit dulu ya,ada kerjaan sebentar,maaf banget.


" Oh iya om,ini aku juga mau lanjutin kerjaan.Byye semuanyaa


"Assalamualaikum..." salam Jhony


"Wa'alaikumsalam..." jawab Nova dan Mika bersama-sama


Baru saja Mika akan masuk kedalam rumah,Jhony ternyata malah menghubunginya


" Wa'alaikumsalam dik.."


"Tadi katanya mas mau ada kerjaan?"


" Ya ini mau telpon km dik hahaha,eh kamu tp ga papa kan mas telpon?"


"Iya gpp mas..."


" Nova jahat banget ya kalo udah ngatain kamu."


"Hahahaa udah biasa mas,,lagian apa yg dia ucap kan ga salah,memang jujur gitu orangnya suka ceplas ceplos kalau ngomong hahaa"


" Tapi mas ga tega dik kamu di ketawa in kaya gitu."


"Ya memang kalau bagi Nova lucu biarin ajalah mas dia ketawa,lagian aku jg gpp kok,udah biasa mas..."


" Ya udah kalau memang gapapa dik,tp mas ga akan pernah ketawain km kaya gitu dik kalau mas jd Nova"


"Hehee makasih mas...mmm mas?"


" Iyah?"


"Mas Arwan nungguin kedatangannya mas Jhony."


" Mas Arwan siapa dik??" Jhony sedikit cemburu saat Mika menyebut nama Mas Arwan


"Kakak ku mas..."


" Ooooh kirain siapa dikk,,hati mas rasanya udah mau patah td"


"Hahahaaa apa sih mas..."


" Maksudnya apa nih dik Mas Arwan nungguin aku di rumah?"


"Mau kenal katanya mas..."


" Serius km dik???"


"Iya mas,,,katanya kalau Ibuk sama mas Arwan udah kenalan sama mas Jhony,terus mereka yakin sm mas,aku baru boleh...nikah."


" Dik?Ya Allah...Alhamdulillah...siap dik,mas akan secepatnya kerumah adik.Mas hari ini benar-benar sangat bahagia.Kamu benaran mau mas nikahin kan dik??"


"Aku sih tergantung nanti ibuk sama Mas Arwan aja mas,,,kalau mereka setuju,aku...iya mau di nikahin sama mas."


" Iya mas mengerti dik,,jd kan kamu Idul Adha pulang??"

__ADS_1


"Inshaa Allah jadi mas..."


" Mas udah ga sabar pingin cepet melamar dan nikahin kamu dik.."


"Iya kalau ibuk sama kakakku setuju lamar aja aku mas.ehh!" Mika langsung membungkam mulutnya sendiri


"Alhamdulillah kalau kamu juga pingin mas lamar dik


hahaa"


Mika yg sangat merasa malu karna ucapannya hanya bisa diam dan senyum senyum sendiri.


" Halooo...kok diam sih dik??"


"He ehh.Kenapa mas?!"


" Kok diam...td mas bilang gitu"


"Aku...aku ga tau mau ngomong apa"


" Hahaaa km lucu deh dik kalau ngomong gitu"


"Tau dari mana kalau lucu?"


" Rasanya dik...hehee"


"Rasa kan bisa aja bohong mas."


" Tapi rasa ku ke kamu ga pernah bohong dik..."


"Rasa lucu tadi?"


" Rasa ku ingin menjadikanmu istri dik,,,,itu sungguh an,terjujur,ternyata,ga bohong deh suerr"


Mika yg mendengar kata kata itu dari Jhony tak henti hentinya tersenyum dan tersipu malu


"Yah...diem lagi..."


"Terus aku harus ngomong gimana mas..."


" Mmmm...ngomong gimana ya,,,iya sih dik,mas juga bingung mau ngomong apa hahahaaa"


"Tuh kaan,,,mas kalau mau lanjut kerja lg silahkan,aku jg mau ada kerjaan sedikit..."


" Iya dik...kerja an mas sekarang malah jd tambah banyak loh dik setelah telpon kamu"


"Lah kok bisa?"


" Iya bisalah...kerjaan aku sekarang tuh,,,mikirin jawaban2 apa yg nanti kira kira harus ku persiapkan untuk menghadapi serangan serangan pertanyaan dari kakaknya calon istri aku."


"Hah?!itu bukan kerjaan mas..."


" Bagi aku itu kerjaan tau dik,belum lg nanti jg di tanya tanya in sama ibu bapak kamu,hahaha"


"Bapak aku udah ga ada mas..."


" Ehh.maaf ya dik..."


"Iya mas ga papa..."


" Aku jg udah ga punya bapak dik,kok kita senasib ya,?jangan jangan kita jodoh?"


"Aamiin..."


" Aamiin...Ya udah dik,mas pamit dulu ya,nanti malam bisa Video call an ga dik??"


"Hahh.Besuk aja mas,kalau ada Lala..."


" Kenapa harus nunggu ada Lala??"


"Daripada di ganggu setan hhhh"


" Iya iya...mas tau kok kalo kamu itu sebenarnya malu..."


"Itu tau."


" Ya udah calon istri,,,makasih ya..."


"Di lamar aja belum udah panggil calon istri!"


"Hahaaa. . . .iya dik,secepatnya mas lamar deh"


"Aku ga minta secepatnyaaaaa"


" Tapi mas yg pingin secepatnyaaaa"


"Ya udah assalamualaikum..."


" Wa'alaikumsalam warahmatullah bakal calon istriii..."


Mika langsung mematikan teleponnya karna sudah tidak sanggup lagi mendengarkan kata kata gombal Jhony.Hatinya begitu bahagia setelah banyak berbicara pada Jhony.


Semoga kita memang berjodoh mas Jhony batin Mika kemudian masuk kekamar untuk meletakkan HP dan segera memasak untuk sarapan yg sudah sangat terlambat di jam 10.30 ini.


Sementara Jhony,hatinya pun teramat sangat bahagia.Ia masih membaringkan tubuhnya di atas ranjang di kamar pribadinya sambil memeluk HP nya.

__ADS_1


"NAMIKA KANIA.I LOVE YOU." batin Jhony


__ADS_2