Terimakasih Mas Jhony Ku...

Terimakasih Mas Jhony Ku...
Keraguan menghampiri Mika ll


__ADS_3

***Jhony***


Jhony sudah tiba di kota S dengan menaiki bis ekspress.Selama 4 Jam perjalanan,Jhony menikmati tidur lelapnya di dalam Bis.Apalagi cuacanya sedang mendung dan juga gerimis,pemandangan di setiap jalan yg di lewatinya pun menjadi tak begitu menarik untuk di pandang.Jadi Jhony lebih memilih untuk tidur saja.


Sesampainya di kantor perusahaanya,Jhony langsung di sambut karyawan karyawannya.Jhony sangat di senangi semua karyawannya karna keramahannya,sikapnya yg selalu baik,tidak pernah marah jika ada karyawan yg salah (karna Jhony biasanga akan mendengar alasannya dulu baru akan bertindak).Jhony juga tidak malu berbaur dengan para buruh buruhnya di bagian produski,malah terkadang Jhony juga ikut membantu pekerjaan mereka.


"Assalamualaikum..." salam Jhony sedikit lantang dan membuat semua karyawannya tersenyum senang lalu menghampirinya dan bersalaman


"Wa'alaikumsalam..." jawab mereka (karyawan yg ada di sana) serentak


"Selamat datang pak Jhony...Bagaimana kabar bapak?" sambut pak Redi manager nya.


"Baik pak,bapak sendiri bagaimana?" Jhony balik bertanya


"Baik,,yaa seperti yg bapak lihat" jawab Pak Redi lalu mereka tertawa bersama


"Selamat datang pak..." sambut karyawan yg lain sambil menjabat tangan Jhony


Selamat datang pak...


selamat datang pak,


Semua karyawan menyambut baik kedatangan dan menjapat tangan Jhony.


Jhony bergegas keruangannya dan langsung di suguhkan minuman oleh cleaning servicenya.


"Silahkan di minum pak tehnya mumpung masih panas" kata Pak Anto sambil menyuguhkan gelas teh keatas meja kerja Jhony


"Wah,,terimakasih Pak Anto,bagaimana kabar bapak?Sehat?' tanya Jhony sambil menjabat tangan Pak Anto


" Alhamdulillah pak,,sekarang saya sudah merasa sehat tidak seperti dulu lagi.Ini semua juga berkat bapak yg sudah banyak membantu pengobatan saya" jawab pak Anto.Pak anto memang dulu sering merasa sakit pada lututnya,karna Pak Anto adalah tulang punggung satu satunya di keluarganya dan harus merawat anak semata wayangnya sendiri yg masih berusia 5 tahun setelah istrinya meninggal saat kecelakaan 3 tahun yg lalu.Pak Anto sendiri berumur 50 tahun,saat istrinya meninggal baerati pak anto masih berumur 47 tahun,dan anaknya berusia 2 tahun.Pak Anto sangat bersyukur dan berterimakasih pada Jhony yg memperbolehkannya bekerja sambil membawa anaknya.


"Pak Anto bisa saja...syukurlah kalau bapak sudah merasa lebih sehat,bagaimana kabar Kika anak bapak?Biasanya selalu ikut bapak kemana mana?" Tanya Jhony.Kika adalah anak Pak Anto.Jhony masih ingat saat pertama kali Pak Anto masuk kerja membawa Kika setelah istrinya meninggal.Kika tidak pernah menangis ataupun merajuk.Semua karyawan di kantor Jhony pun menjadi terhibur dengan adanya Kika.Kika juga di biarkan oleh Jhony keluar masuk ruangannya sesuka hatinya.Karna Jhony sangat senang dengan tingkah lucu Kika.Terkadang saat sedang tidak sibuk,Jhony juga suka mengajak Kika ke supermarket untuk membelikannya es krim ataupun snack dan juga mengajaknya ke taman bermain di halaman TK belakang kantornya.Pak Anto menjadi sangat bersyukur banyak yg menyayangi Kika,terutama pak Jhony bos nya yg sangat suka sekali menuruti kemauan Kika mengajak bermain.


"Anak saya sudah saya masukkan TK pak,,TK nya ya yg berada di belakang kantor ini pak,jd sepulang sekolah,gurunya langsung mengantar anak saya kesini pak."


"Oh begitu,,,nanti kalau sudah pulang,ajak Kika ketemu saya.Saya kangen sudah lama tidak melihat kelucuan Kika"


"Baik pak,mungkin sebentar lagi Kika datang,karna sekarang sudah mendekati jam nya pulang sekolah,saya kembali bekerja dulu ya pak..." pamit Pak Anto kemudian keluar dari ruangan pak Jhony.


Tak lama kemudian Pak Redi masuk keruangan Jhony untuk membahas perkembangan perusahaannya di kota S tersebut.


"Silahkan duduk Pak Redi.Kemarin saya membaca laporan bulanan,dan saya terkejut melihatnya.Perusahaan yg di kota S ini banyak sekali menerima pesanan dari luar kota.Kinerja Pak Redi dan karyawan sangat luar biasa" puji Jhony


"Terimakasih pak Jhony atas pujiannya.Ini semua jg tak luput dari kerja kerasnya para marketing dalam mencari konsumen.Dan saya sekaligus menyampaikan permintaan maaf dari Pak Zul karna hari ini marketing kita Pak Zul tidak bisa masuk kantor sampai beberapa hari kedepan Pak.Beliau sedang mempersiapkan pernikahanya yg akan di laksanakan hari Minggu besuk pak." jelas pak Redi

__ADS_1


"Ohh Pak Zul akan menikah hari Minggu besuk?Tidak apa apa pak,,malah nanti saya akan memberikan waktu cuti sebulan penuh untuk Pak Zul,biar bisa membawa Istrinya bulan madu juga"


"Ini juga undangannya sudah Pak Zul siapkan untuk bapak,berharap Pak Jhony bisa hadir di pernikahan beliau" Pak Redi lalu menyerahkan undangan pernikahan dari Pak Zul


Jhony menerimanya dan membukanya kemudian mulai membacanya,belum selesai membaca,ada suara anak kecil mengucapkan salam sambil berteriak.


"Assalamu'alaikuuu...." teriak anak kecil itu


Jhony yg menyadari suara teriakan anak kecil itu langsung meletakkan undangannya dan keluar dari ruangannya.Pak Redi yg sudah terbiasa mendengar suara anak kecil itu hanya tersenyum dan tetap duduk di kursi dalam ruangan Jhony.


"Wa'alaikumussalam cantik..." jawab Jhony sambil berjongkok dan merentangkan tangannya ingin memeluk Kika


"Pak Jhonyyyyyyyy!!!" teriak Kika dan langsung berlari membentur Jhony.Jhony memeluk Kika dengan erat seperti seorang ayah yg sangat merindukan anaknya.Pak Anto yg menyaksikan itu langsung mendekati Kika dan Jhony


"Ehh,Kika salim dulu sama Pak Jhony dong..." pinta Pak Anto.Namun Kika tidak mendengarnya dan malah semakin erat memeluk Jhony


"Biarin aja Pak Anto,saya jg sudah kangen sekali sama Kika" kata Jhony pada pak Anto "Anak baiiik,,sekarang udah sekolah ya,pinter" kata Jhony pada Kika yg masih belum mau melepaskan pelukannya


"Pak Jhony kenapa lama sekali pulangnya??Kika kan kangen" ucap Kika lalu melepaskan pelukan Jhony.


"Aku juga kangen sama Kika.Makanya aku sekarang kesini.Kika ganti baju dulu,terus nanti kita jalan jalan oke?" Jhony mengarahkan jempolny pada Kika lalu mengajaknya tos.


"Yeaaaayyy Kika mau Pak Jhony,Kika ganti baju dulu ya..." kata Kika yg langsung berlari menuju ke ruangan istirahat Pak Anto di dekat dapur kantor.Pak Anto juga bergegas mengejar Kika,tapi Kika malah kembali lagi dan berdiri di depan Jhony yg masih berjinkok dan tersenyum melihat Kika.


"Kok balik lagi?" tanya Jhony


Jhony yg habis di cium Kika pun tersenyum lebar dan kembali ke ruangannya.


"Kika memang anak yg ngangenin ya Pak Redi" ucap Jhony yg masih belum berhenti tersenyum.


"Benar pak,saya kalau sehari saja ga denger suara Kika rasanya seperti kurang lengkap hidup saya hahaa" tawa pak Redi yg juga di ikuti Jhony


"Pak Jhony belum ada niatan nih buat punya Kika sendiri" canda Pak Redi


"Doakan saja Pak,sekarang sedang proses menuju kesana" jawab Jhony sambil tersenyum lalu meminum teh yg di antarkan Pak Anto yg belum sempat di minumnya tadi.


"Baik baikk,,semoga prosesnya di percepat ya Pak Jhony" kata pak Redi lagi


"Aamiin pak...mohon do'anya ya" ucap Jhony sambil meletakkan gelasnya


"Kalau begitu,Pak Jhony silahkan istirahat saja dulu,nanti kalau bapak perlu saya,saya akan segera datang.Saya permisi dulu ya Pak" pamit pak Redi


"Iya terimakasih pak Redi"


"Sama sama Pak Jhony." jawab Pak Redi lalu segera meninggalkan ruangan Jhony.

__ADS_1


Jhony bergegas masuk ke ruangan pribadinya yg sengaja ia design seperti kamar kost,hanya saja ruangannya lebih luas.Di dalam kamar itu ada kasur berukuran 160*200,sofa,ada tv,almari pakaian,kamar mandi,dan dapur kecil serta balkon kecil.Kamarnya berada di atas ruangan kerjanya,jadi ada tangga di dalam ruang kerja Jhony yg langsung terhubung dengan kamar pribadinya.Dan yg pernah masuk kekamar itu hanya Kika dan Pak Anto,karna Pak Anto selalu membersihkan kamar itu setiap harinya.


***Mika***


Siang itu Nova menelpon Mika


"Tumben lama ga pernah nelpon aku kamu Va"


"Hiiihh Assalamualaikum dulu kek ma"


"Iya wa'alaikumsalam..."


" Kamu tau ga ma kalau om Jhony ke luar kota"


"Kenapa memangnya?" tanya Mika pura pura tidak tau.


"Tadi sebenarnya aku telpon dia,mau aku gabungin ke kamu gitu ma,tp katanya dia lg siap siap mau pergi,ada janji sama orang,gitu katanya" jelas Nova


"Ya namanya jg lg kerja."ucap Mika


"Eh ma,Om Jhony itu ganteng juga tau ma.11/12 sama ponakannya.Kayanya aku mau pindah kelain hati aja deh ma,sama si om.Habis Putra diajakin nikah ntar ntar an mulu,kalau si om kan pasti udah langsung siap aja kalau di ajak nikah hahaaa"


"Serius kamu???" tanya Mika yg tiba-tiba merasa gelisah dengan ucapan Nova


"Ya kali,aku nikahnya sama si om,tp cintanya sama ponakannya.Apa ga bakalan baper terus aku tiap hari maa,,,tubuhku untuk omnya,tapi hatiku untuk ponakannya,hahaaa gila bener aku sampe bisa punya pikiran kaya gitu hahaaa"


"Kapan sih kamu ga gila Va..." celetuk Mika


"Kamu emang ga ada perasaan dikiit aja gitu ma sama om nya putra?"


"Perasaan apaaa..."


"Emang si om ga pernah gitu coba deketin kamu ma?Kapan hari dia pernah nanya sama aku tau ma,nama akun facebook mu apa,instagram mu apa,aku jawab aja " Mika itu ga ngerti media sosial Om...punya whatsapp aja baru sebulan ini" eh terus dia ketawa,siapa tau habis itu dia tlpon apa WA kamu gitu ma?"


"Mmm m m telpon sih pernah,cuma mastiin aja kalau nomor yg km kasih bener an nomor aku apa bukan"


"Terus ga pernah gitu telpon,,ngobrol ngobrol in apaa gitu??"


"Apaan sih,ga adaaa"


"Ih kamu ma,jangan terlalu jual mahal sama cowok,kapan nikahnya kalo tiap di kenalin sama cowok kamunya diem aja gitu"


"Aku percaya,Allah skarang sedang mempersiapkan jodohku" Mika tersenyum tipis sambil membayangkan Jhony


"Aamiin..."

__ADS_1


Nova lalu membahas Putra dan kenangan2annya bersama Putra.Nova memang sangat mencintai Putra,bahkan Putrapun juga terlihat sangat menyayangi Nova,tp entah apa alasanya,atau karna sama sama masih berusia muda jadi Putra belum mau menerima ajakan nikah Nova.


__ADS_2