
Sesi foto berdua pranikah sedang berlangsung.Sebenarnya seusai acara tadi sudah ada sesi foto foto,tapi berfotonya bersama keluarga dan semua yg sudah hadir di acara tadi.Karna waktu sudah mendekati saat Ashar,jadi sesi foto the couple blue nya di lanjutkan seusai menunaikan kewajiban shalat Ashar.
Sesi foto berdua sedikit lama karna Mika selalu saja di goda oleh sepupu sepupunya Mika.Di tambah lagi,kelakuan super pemalu dan kekanak kanakannya Mika yg susah sekali di ajak serius untuk berpose.
"Terakhir ya...yg laki laki menatap wanita,sang wanita juga menatap sang laki laki,lebih dekat lagi ya...hidung juga boleh saling menempel" kata sang fotografer,mas Fery namanya.
Ya Allah... jantungku serasa mau copot iniii!!!suami ku...,benar benar sangat tampan.Dan ciumanmu tadi,, belum bisa hilang dari ingatanku,aku masih bisa merasakannya sampai sekarang.
Kedua pasang mata itu saling berpandangan.
Istriku...kamu cantik sekali...
"Ciyehhh..." goda mas Andri untuk yg kesekian kali.sambil berlalu melewati sepasang pengantin itu
"Mas Andriiiiiiiii tolong ya...ini udah yg terakhir kali!aku capek di gangguin terus!!!!!" rengek Mika bagai anak kecil yg sedang asyik bermain,tapi tiba tiba mainannya direbut.Jhony yg melihatnya hanya bisa tertawa melihat ekspresi istrinya bak anak kecil itu.Begitu pula mas Fery sang fotografer,sama saja seperti Jhony yg hanya bisa tertawa tanpa berkata kata.
Sangat cantik,tapi benar benar polos dan kekanak kanakan istrinya.hahahaaa kata mas Fery dalam hati
"Sudah siap di lanjutkan belum ini..." ucap mas Fery dengan sisa tawanya
"Dah siap belum..." ucap Jhony lembut sambil memegang kedua bahu Mika
"Asal ngga di gangguin mas Andri lagi" celetuk Mika
"Engga...yg penting fokus..."
Mika mengangguk dan mulai mengulangi adegan saling beradu hidung
Kalau bukan demi membahagiakan mas Jhonyku,aku juga ngga mau di foto foto kaya gini!Malu banget aku...apalagi dari tadi di goda godaiin terus!
"Tahan seperti itu,,,satu...dua..tiga klik klik klik yap!selesaiii" ucap mas Fery
"Ahh akhirnya..." ucap Mika lirih
"Terimakasih mas Fery..." Jhony menjabat tangan sang fotografer
"Sama sama mas Jhony...semoga nanti suka sama hasilnya ya...Mau lihat hasil fotonya tadi?
" Boleh..." melihat kamera "Dik kamu mau lihat?" tanya Jhony menoleh pada Mika
"Enggak engga mas!Aku...aku pamit kekamar aja ya?" daripada disini aku di godain terus,mending aku ke kakamar menghapus riasan aja.
"Iya..." Jhony memperhatikan Mika sebentar lalu mulai melihat lihat hasil fotonya
"Oh iya,saya minta foto yg bersama keluarga besar di cetak dengan ukuran yg besar ya mas?!Mas Fery sendiri lah yg pilih,mana yg terbaik"
"Siap mas...saya juga mau mengucapkan selamat buat mas Jhony dan mba Mika,semoga langgeng ya..."
"Aamiin...makasih mas Fery.Dan sampai bertemu satu bulan lagi,saya tetap mau mas Fery saja yg nanti mengabadikan momen di acara pernikahan saya"
"Siap mas Jhony...dan terimakasih sudah mempercayai jasa fotografi saya"
"Sama sama mas...dan soal semuanya,nanti kita bahas via pesan saja ya mas Fery"
"Oke mas siap..." ucap mas Fery sambil mengacungkan jempol
Seusai melihat lihat foto dan berhubung sang fotografer juga sudah pamit pulang,Jhony menyusul istrinya ke kamar
"Dik..." panggil Jhony dengan nada lembut sambil membuka pintu dengan pelan
"Ehh iya mas?" Mika meletakkan HPnya di atas meja dan berbalik menghadap Jhony
"Lagi ngapain?Habis telpon siapa..." Jhony mendekat pada Mika
"Engga lg telpon siapa siapa kok mas...Aku mau menghapus riasan terus mau ganti baju juga mas..."
"Mas bantuin ya?"
__ADS_1
"Ngga usah,aku bisa sendiri kok mas..."
"Bantuin apa kek,melepas baju mungkin"
"Hah?!Ehh!"Mika langsung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya
"Kenapa kaget gitu..." Jhony terkekeh kemudian membuka kancing atas kemejanya
"Sini aku bantu lepasin mas..."
Jhony tersenyum senang lalu menurunkan kedua tangannya dan membiarkan istrinya melepas semua kancing bajunya hingga terbuka.Jhony tersenyum nakal sambil terus memandangi wajah cantik istrinya
"Mas kenapa senyum kaya gitu"
"Sayang...kamu serius ngga tau alasannya,kenapa aku tersenyum sekarang?"
"Kalau tau,aku ngga tanya mas sayaaang..." tersenyum polos
"Hahaaa kamu cantik!Cantiiik...banget"
"Oh...itu alasannya?Lagian aku kan perempuan,jadi ya pasti cantik lah...Mas juga ganteng kok"
"Sayaang...aku tau kamu ngga sepolos itu." melepas kemejanya dan masih menyisakan kaos berwarna putih polos yg masih melekat di tubuhnya
"Maksudnya??" mengambil kemeja yg di lepas Jhony dengan ekspresi polos se polos polosnya
"Ahhh nggapapa sayaang..." menggaruk garuk leher belakang
Sepertinya dia memang belum mengerti kearah situ ...haaaahhh gimana aku ngga gemas sama istri polosku iniii.Ahhh aku ingin segera menerkamnya?Ehh ini masih sore ya?hahahaa gerutu Jhony dalam hati sambil duduk di tepi ranjang
Mika menggantung kemeja yg telah di lepas Jhony
"Emmm...mas?" kembali mendekat pada Jhony
"Ya?"
"Hahaa kenapa malu sayang..."
"Aku mau melepas jilbab,tapi aku malu mas,.."
"Sini duduk di samping mas" ucap Jhony menepuk sisi kiri ranjang.Mika lalu duduk di sisi kiri Jhony, masih menunduk.
"Sini biar mas yg lepasin"
"Mmm mas...tapi ak-..."
"Kamu kan sekarang udah jadi istriku sayang,,jadi ngga papa kalau aku lihat rambut kamu kan?Udah halal..." membelai kepala Mika dengan lembut
"Tapi aku deg degan" ucap Mika polos
"Hahahaaa ini baru mau buka jilbab,gimana nanti kalau aku buka baju kamu sayang hahahha"
"Emangnya mau ngapain mas buka buka baju aku?hisshh!!" membuang muka
Ehh?!Jangan jangan istriku ini juga belum tau tentang cara berhubungan badan.Berarti aku harus memulainya benar benar dari nol hahaha baiklah...permainan akan segera di mulai.sabar Jhony...
"Bercanda sayang...hahhaa sini mas bantu lepasin jilbabnya,kamu diam aja ya" Jhony mulai melepas jarum di bawah dagu Mika
Mika menurut saja dengan kemauan suaminya.Alih alih memandangi suaminya,Mika malah memejamkan mata sambil merasakan debaran kuat di hatinya.Dan begitu selesai melepas jilbab istrinya,Jhony hanya bisa tersenyum terpesona melihat mahkota indah milik wanita yg sudah di nikahinya itu
Mashaallah...cantiknya istriku...
"Sayang...udah selesai,kamu kenapa masih merem gitu" memegang kedua bahu istrinya
Mika membuka matanya seraya tersenyum,bersamaan pula ada air mata yg turut serta terjatuh
"Sayang..." Jhony menghapus tetesan air mata yg semakin deras namun tanpa suara itu
__ADS_1
"Maaf,,aku terlalu cengeng mas..." Mika kemudian mengusap cepat air matanya dan tersenyum senang memandang suaminya
"Maaf,ini baru pertama kalinya buat aku mas..." Mika menunduk malu "sekian lama aku menutupinya agar tidak terlihat oleh siapapun,dan sekarang tiba tiba ada yg melihatnya..."
"Sayang..."
"Tapi aku ngga sedih kok mas,aku hanya terharu.Karna ini adalah yg pertama kalinya aku memperlihatkan salah satu auratku di depan laki laki.Dan aku sangat bersyukur,karna yg melihatnya adalah seseorang yg kini bergelar sebagai suamiku"
"Sayang..." Jhony menarik Mika kedalam pelukannya "terimakasih sudah menjaga kehormatan mu dengan baik,,mas merasa sangat terhormat sekali sudah di perbolehkan untuk melihatnya.Terimakasih sayang,sudah mempercayakan mas untuk jadi yg pertama melihatnya."
"Mas ngga nyesel udah melihatnya..."
"Mas justru merasa,,,ini suatu kehormatan buat mas dik.Sebagaimana yg ku tau,di jaman sekarang ini sangat jarang sekali ada perempuan yg begitu saaangat menjaga kehormatannya,sampai tidak ingin kehormatannya di lihat orang lain.Dan beruntung sekali,mas mendapatkan istri yg sangat menjaga itu.Mas benar benar sangat beruntung.Sangaaaat beruntung.Kamu itu saat pakai kerudung cantik,ngga pakai kerudung juga cantik,mas yakin,bidadari aja cemburu melihat kecantikan istriku ini" mengecup dalam ubun ubun Mika
"Tapi saat bidadari itu tau kalau aku cuma perempuan polos yg ketinggalan jaman,ngga pinter, pasti bidadari itu tertawa senang.Secara... bidadari itu jauh lebih lebih leebih di atas aku."
"Sesama bidadari jangan begitu..."
"Aku bukan bidadariii..."
"Bagiku kamu bidadariku sayang...ngga akan ada bidadari bidadari yg lain di dunia ini selain istri cantikku ini." goda Jhony sambil membelai pipi istrinya
"Pokoknya aku bukan bidadari!" Mika melepaskan pelukan Jhony
"Iya...kamu istriku sayang..."ucap Jhony lembut sambil membelai rambut Mika.Kedua pasang mata itu saling beradu dengan tatapan penuh cinta.Dari membelai rambut,beralih ke pipi,dagu,dan terjadilah pergulatan lembut antara bibir dengan bibir.
Jangan berpikir Mika sudah bisa membalas setiap pergerakan bibir Jhony.Yg ada Mika hanya memejamkan mata sambil mengatur irama jantungnya yg berdetak tidak karuan agar bisa kembali berirama senada.
Sayaaang...ayo balas ciumanku...sayaaang... huft sepertinya proses menuju kesana masih lama.Oke,,
"Sayang...Aku mencintaimu" ucap Jhony setelah melepas ciuman tak berbalasnya
Sejenak mereka saling memandang penuh cinta
"Aku juga cinta sama mas..." untuk menutupi raut muka malunya,Mika membenturkan wajahnya ke dada suaminya,menenggelamkan wajahnya disana,memeluk tubuh suaminya dengan erat dan benar benar sangat erat "Aku akan belajar jadi istri yg baik buat mas,,aku akan mencoba mencintai mas lebih dalam lagi"
"Kalau begitu,kita lakukan sama sama" membalas pelukan istrinya
"Apanya?"
"Ya itu"
"Itu apa?"
"Mencintai lebih dalam lagi,sebagai suami istri"
"Oh..."
"Oh?Jawaban apa itu?Lalu kapan kita akan mulai melakukannya?"
"Melakukan apa?"
"Bercinta?"
maksud mas Jhony apa ya?
"Bercinta?Aku belum paham bagaimana bercinta seperti yg mas maksud.Tapi aku akan selalu berusaha mencintai mas,setiap detik bahkan setiap hembusan nafasku mulai dari sekarang.Ehh engga!Sejak tadi semua orang mengatakan "SAH" aku juga sudah mulai mencintai mas" terang Mika
"Hah?Oh y,..ya!Mas,,mas sangat mencintaimu sayang..."
Bagaimana bisa sepolos ini??? hahhh!! aku benar benar harus bekerja lebih keras lagi ternyata
"Sayang...aku harus menghapus riasan wajahku" akhirnya mereka saling melepaskan pelukan
"Baiklah sayang...mas keluar dulu ya?Mau bantu bantu beres beres di luar" beranjak dari tepi kasur
"Iya mas..." menatap suaminya yg berjalan keluar kamar
__ADS_1