
Mika sedang asyik bermain bersama Lala anak yg di asuhnya.Mika bermain dengan bahagianya sambil membayangkan bahwa Lala adalah anaknya sendiri.Mika berkhayal saat dia sedang bermain dengan anaknya,tiba tiba suaminya menelpon dan menanyakan keadaan mereka dirumah.Benar saja ada yg menelpon Mika,namun bukan suaminya,tetapi Nova sahabatnya.Mikapun tersadar bahwa khayalannya terlalu berlebihan,sehingga ia pun senyum sendiri dengan tingkahnya yg berlebihan,lalu kemudian mengangkat telpon dari Nova
"Hallo assalamualaikum..." salam Mika
"wa'alaikumsalam ma..." jawab Nova.Nova memang sudah terbiasa memanggil Mika mama karna Mika suka berkhayal bahwa sudah punya anak Lala.
"Kenapa,ada apa,bagaimana??Ada masalah sama Putra?" tanya Mika mencoba menebak
"Ma,,,masa Putra aku ajak nikah blm siap siap terus jawabnya!Aku juga cape maaa di gantungin terus,,tiap ketemu emang dia romantis,perhatian,orangnya peka banget,sayang bgt tau ma dia sama aku.Apapun permintaanku selalu di kabulkan.Cuman kalau aku membahas soal nikah,dia pasti yg entar entaran deh.Aku ga bisa sabar lagi ma..." cerita Nova
"Ya udah sabar aja,,aku doain mudah mudahan Putra cepet sadar dan segera nikahin kamu" kata Mika mencoba menenangkan suasana hati Nova
"Dan parahnya nih ma,,,Putra malah comblangin aku sama om nya.Sekarang om nya nelponin aku terus tau maa,tp dianya biasa biasa aja sih sama aku.Ngga bilang suka juga sama aku.Tar aku gabungin telponya sama dia deh maa biar kamu kenal juga maa"
"Engga mau aku kalau telponan sama cowok" tolak Mika tegas.
"Orangnya asyik tau maa,,,ga macem macem kok orangnya.Aku malah suka di kasih wejangan loh ma sama dia,dewasa banget orangnya" ujar Nova
"Namanya om om ya pasti dewasalah." jawab Mika singkat
"Tapi beda tau ma,,,kapan kapan deh aku gabungin telponnya,tp aku izin sama dia dulu mau engga"
"Pokoknya aku enggak mau!!" teriak Mika
"Ihh kenapa sih ma,,,kamu kan suka berkhayal punya anak,tp di kenalin sama cowok nolak terus.Katanya pingin nikah muda..." kata Nova lalu tertawa singkat
"Bisa enggak sih,aku punya anak tapi tanpa suami?" tanya Mika dengan polosnya dan seketika Nova tertawa terbahak bahak sampe Mika menjauhkan HPnya dari telinganya " kok ketawa sih Novaaaa" lanjut Mika
"Sumpah deh ma,kamu itu polos apa **** sih maa,,,hahahaha.... gimana bisa coba punya anak tp ga ada suaminha.Aneh,bin **** bener deh kamu maa hahaha.Besuk aku liatin video porno deh biar kamu tau gimana proses bikin anak hahaaa" Nova masih melanjutkan tertawanya
"Emang kamu punya video porno?aku mau lihat dong...?"
"Beneran pingin liat??Ntar habis liat trauma lagi kaya kemarin habis di cium Tito,jd ga mau kenal cowok"
"Tito kan otak mesum.Gimana ga trauma dia nyium bibir aku di tempat umum" jawab Mika kesal teringat waktu di cium Tito mantan pacarnya dulu
__ADS_1
"Padahal kalau di video porno lebih dari sekedar di cium tau ma" bisik Nova sambil cekikikan
"Emang diapain sih??Kok aku jd penasaran?" jawab Mika dengan polosnya
"Tar deh ma,aku kirimin videonya,terus liat sendiri.Mau yg versi kasar apa yg pelan pelan?" tanya Nova kemudian
"Yg pelan pelan aja deh.Eh sama yg kasar juga ga papa.Nanti aku bandingin gimana cara yg paling efektifnya biar cepet punya anak" jawab Mika masih dengan kepolosannya
"Tapi ntar kalau udah liat,praktikinnya kalau udah nikah ya maa hahaa" ucap Nova sambil tertawa
"Harus ya?" tanya Mika kembali
(Emang apanya yg lucu sih dari tadi tiap aku tanya Nova ketawanya kok kaya gitu?Terus porno itu apa lagi aku ga ngerti.) batin Mika
"Ya harus hahaaaa.Bener2 deh ma kamu tu kelewat ****,polos banget pikiranmu tau ga hahaaa"
"Biarinlah inikan sudah pemberian Tuhan" jawab Mika yg sudah tak lagi menghiraukan Nova karna Lala sudah mengajaknya masuk kerumah
"Mbak Mika...ayuk masuk,Lala mau minur ai putih..." pinta Lala
"Nova,udah dulu ya,ini Lala mau minta minum,aku mau ambilin minum Lala sekalian ngajakin Lala tidur siang"
"Iya ma,,tp jd kan suruh ngirimin videonya?" tanya Novi sebelum Mika menutup telepon
"Terserah.Assalamualaikum" jawab Mika lalu mematikan sambungan teleponnya dengan buru buru dan langsung masuk kedalam rumah bersama Lala
Dua jam kemudian...
Lala sudah di tidurkan oleh Mika.Dan Mika segera mengambil wudhu untuk sholat dzuhur setelah menunda selama 30 menit karna menidurkan Lala.Setelah selesai sholat,tiba2 Nova menelpon lagi dan Mikapun segera keluar rumah agar tidak membangunkan Lala karna suaranya.
"Halo,,ada apalagii...emang kamu udah ga ada kerjaan?" tanya Mika
"Enggak maa,,aku free..bentar deh ada yg mau ngomong." tiba tiba Nova menggabungkan telepon dengan seseorang
"Mas,,ini ada temen aku,kenalin..." kata Nova kemudian
__ADS_1
"Nova...apaan sih kamu!Kan tadi aku udah bilang ga mau!!" bisik Mika sedikit kesal pada Nova
Tiba tiba ada suara laki laki terdengar jelas di telinga Mika.Laki laki iti kemudian menyapa Mika
"Hay dik?? sapa laki laki itu
Mika yg sudah di sapa pun terpaksa menjawab seadanya karna merasa tidak enak.
" Hay" jawab Mika singkat
"Namaku Jhony dik,kamu siapa?" tanya laki laki itu
"Mm m m Mika mas" aduuuh...Nova nih apa apaan sih!!!akukan udah bilang ga mau di kenalin sama cowok!!! batin Mika kesal
Nova yg sedari tadi diam tak bersuara kemudian muncul saat Jhony dan Mika sudah tidak bersuara
"Kok pada diem..." ucap Nova
"Lah mau ngomong apalagi sih Va" kata laki laki itu
"Ma,,,kamu masih nyambung kan??" tanya Nova
"Hallo...Nova,udah dulu ya,aku mau liatin Lala dulu,takutnya kebangun ga ada aku di sampingnya,nanti Lala nangis lagi" kata Mika mencoba mencari alasan agar menyudahi obrolannya.
"Iya deh ma,,,eh ga pamit dulu sama Mas Jhony?" katanya lagi
aduh Nova... batin Mika "Udah dulu ya mas" kata Mika tanpa basa basi
"Iya dik Mika,eh boleh minta nomer HPnya ga dik?" pinta Jhony
"Nova ada nomerku.Udah dulu ya Nova Assalamualaikum..." Mika lalu mendengar ada suara yg lantang menjawab salamnya
"Wa'alaikumsalam..." jawab Jhony lalu di susul Nova.Mika pun menutup telponnya
"Novaaaaa!!!Nyebelin deh" gumam Mika sambil menampakkan ekspresi cemberutnya
__ADS_1
Mika pun masuk kedalam rumah dan menuju kamar Lala.