Terimakasih Mas Jhony Ku...

Terimakasih Mas Jhony Ku...
Perjalanan yg menegangkan


__ADS_3

Untuk pertama kalinya bagi Mika berboncengan dengan seorang laki laki asing di hidupnya,Inshaa Allah kali ini adalah calon suaminya.Karna dulu waktu pacaran dengan Tito,mantannya itu tidak punya motor,dan pertama kali bertemu,Tito mengajak Mika bertemu di sebuah taman desa yg tidak jauh dari rumah Mika.


Tito itu dulu adalah kakak kelas Mika waktu SMP,umurnya pun hanya selisih 1 tahun dengan Mika.Dan di saat pertama kali bertemu itulah Tito mencium Mika di tempat umum,yg membuat Mika langsung tidak mau lagi bertemu dengan Tito.Bahkan tidak ada kata putus juga diantara mereka sampai sekarang.Dan Mika benar benar sudah memutuskan komunikasi dengan Tito.Untungnya Tito juga tidak tahu alamat rumah Mika.


Sudah hampir 20 menit perjalanan.


Mika melirik jam tangannya "Sudah hampir 20 menit perjalanan,tapi kok belum sampai sampai juga ya?" batin Mika cemas. "Ini mas Jhony beneran mau bawa aku kerumahnya kan Ya Allah?Semoga mas Jhony ga macam macam!Atau jangan jangan....mas Jhony punya pikiran mesum!Nggak ngga ngga!!Aku ga boleh berpikiran macam macam!Mas Jhony orang baik,Mas Jhony ga akan macam macam,Mas Jhony beneran mau bawa aku ke rumahnya.Mas Jhony aku mohon jangan apa apain aku ya..." batin Mika berkecamuk dengan perasaannya sendiri.


Mika mencoba membuang prasangka buruknya itu dengan menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan ke arah rumah Jhony.Rumah Jhony memang berada di balik perbukitan,dan untuk menuju kesana pasti melewati pepohonan pepohonan yg rindang,ada juga ladang yg di tanami berbagai sayuran,juga padi.


"Duh....harusnya selama perjalanan aku ngajakin Mika ngobrol.Tapi malah kenapa aku diem aja.Mika juga ngga ngajakin ngomong,apa aku berhenti aja dulu di taman kota ya?Sambil istirahat sebentar.Ah iya" batin Jhony lalu memberhentikan laju kendaraannya yg memang sudah berada tepat di taman kota.


"Ehh ehh kok malah berhenti di taman kota?Apa rumahnya dekat sini atau gimana ya?Kok perasaanku jd kaya giniii...mas...kamu jangan seperti Tito ya...." batin Mika yg terlihat begitu cemas saat Jhony memberhentikan motornya di taman kota


"Turun dulu sebentar dik" pinta Jhony sambil melepas helm dan kunci motornya


"Apa udah sampai mas?Rumah mas yg mana?" tanya Mika cepat masih belum juga turun dari motor


"Belum,sebentar lagi sampai dik.Tapi kita istirahat disini dulu sebentar ya?" jawab Jhony


Deggg


Dengan sedikit cemas,Mika turun dari motor tanpa melepas helmnya.


"Di sini kalau sore pemandangan indah banget dik.Coba deh lihat kesana" Jhony menunjuk ke arah taman bunga yg masih berada di lingkup taman kota.Dan di sana banyak anak anak muda yg duduk duduk sambil bercengkrama satu sama lain.Ada juga pedagang pedagang kaki lima yg berjejer rapi menjajakan dagangannya.


Seakan sudah mengerti maksud Jhony pasti akan mengajak kesana,Mika langsung menolak


"Tapi ngga usah kesana ya mas?" ucap Mika.Mika tiba tiba punya pikiran kalau Jhony akan berbuat seperti yg pernah Tito lakukan dulu.


Jhony berpikir sejenak "Kenapa?bukannya di sana banyak anak muda seusianya juga,kok malah ngga mau" batin Jhony


"Oh ya udah,kita kesana kalau nanti kamu udah jadi warga sini aja ya" jawab Jhony yg malah membuat Mika jadi sangat Malu "Ya udah duduk sini aja dulu.Cape ngga?" tanya Jhony


"Ngga cape kok mas...emang rumahnya mas masih jauh ya??" tanya Mika


"Sekitar 10 menit lagi sampai kok" Jawab Jhony tersenyum


"Emmm,,," jawab Mika manggut manggut sambil melirik kanan kirinya


"Eh,kok Mika kelihatan was was gitu sih?" batin Jhony


"Kamu kenapa dik?Haus atau mau apa?"


"Ehh eng enggak papa kok mas.Kita lanjut aja gimana mas?Aku beneran ngga cape kok.."


"Oke.Tapi kita mampir ke warung soto dulu ya?Aku mau beliin buat Ibu ku di rumah" kata Jhony


"Iya " Mika mengangguk cepat seperti ada raut kelegaan di wajahnya


Merekapun segera menaiki motor dan melajukannya.


Jhony berhenti di sebuah warung soto dan masuk kedalam warung,sedangkan Mika menunggu di samping motor sambil mengamati sekelilingnya.


Tak lama kemudian Jhony keluar dari warung dengan membawa bungkusan plastik dan mengaitkannya di bagian depan motornya.


"Udah mas?"tanya Mika


"Udah,yuk."


Mereka kembali menaiki motor dan melaju menuju rumah Jhony.


"Sampai" ucap Jhony tersenyum sambil melepaskan helmnya.


Mika turun dari motor dan mengamati sekeliling rumah Jhony sambil melepas helmnya pelan pelan.


"Rumahnya ga jauh beda dari rumah aku ternyata.Kayanya rumahnya juga bangunan tua." batin Mika


Jhony memperhatikan Mika yg masih mengamati sekeliling rumahnya.Lalu mengajaknya masuk ke dalam rumah.


"Yuk dik,kita masuk" ajak Jhony


"Emm mass!!" Mika memegang tangan Jhony sehingga Jhony mengurungkan langkahnya


"Kenapa dik??"

__ADS_1


"A ak akuu..."


Belum sempat Mika meneruskan kalimatnya,Jhony sudah paham maksud Mika


"Ngga usah takut,mas di samping kamu terus kok" Jhony mengusap pelan pergelangan tangan Mika yg masih memegangi tangannya


Mika tampak sangat gugup.Jantungnya berdebar debar.Tapi Mika tetap mencoba tersenyum walau sangat terlihat tidak santai.


"Salamu'alaikum..." ucap Jhony dan Mika.Mika lalu melepaskan tangannya yg masih memegang tangan Jhony


Karna tidak ada yg menjawab,Jhony langsung membawa Mika masuk dan mempersilahkan Mika duduk di ruang tamu.


"Duduk dulu dik,mas mau panggilin Ibu dulu" pinta Jhony


"Makasih..." ucap Mika tersenyum


Jhonypun membalas senyuman Mika hingga membuat Mika salah tingkah


"Buk...Ibuk..." panggil Jhony mencari cari ibunya


"Kayanya ibu lagi keluar dik.Bentar ya,mas bikinin minum dulu" kata Jhony


"Mas,ngga usah bikin apa apa.Bener deh" sahut Mika


"Ngga papa,,,sebentar kok" jawab Jhony tersenyum lalu berjalan menuju dapur


Mika memandangi suasana di dalam rumah itu dengan penuh senyuman.


"Rumahnya masih kuno,suasananya juga masih asri.Jauh dari keramaian.Kayanya nyaman banget tinggal disini" batin Mika lalu senyum senyum sendiri.


Tiba tiba...


"Lho!siapa kamu??" tanya seorang wanita tua yg tiba tiba muncul dari luar rumah dengan raut wajah hampir marah.


Mika yg menyadari suara itu,langsung berdiri dan meraih tangan wanita tua itu.


"Assalamualaikum buk,,nama saya Mika" Mika dengan gugupnya menyalami wanita tua itu yg masih memandangi nya penasaran


"Wa'alaikumsalam.Iya terus kamu siapa?Kok bisa di sini?" wanita tua itu tiba-tiba menaikkan nada suaranya


"Owh...temannya Jhony.Terus kesini sama siapa?" tanya wanita tua itu lagi


"Sa saya tadi datang bersama mas Jhony buk.Ibu,,,ibunya mas Jhony ya?" tanya Mika kemudian dengan perasaan sedikit takut


"Iya...ibunya Jhony.Ya udah duduk lagi sana.Kamu rumahnya dimana?" tanya Bu Inah


"Di kota W bu." jawab Mika dan tanganya tiba tiba jadi gemetaran


"Loh.Jauh juga." Jawab bu Inah dan ikut duduk di kursi tamu.


"Eh ibuk sudah datang.Dari mana buk?"tanya Jhony sambil meletakkan dua gelas gagang teh manis


"Itu,tadi ngobrol ngobrol sama bu Nani di rumahnya"jawab Ibu


" Emmmh.Oh iya bu,Jhony mau kenalin Ibu sama Mika." kata Jhony


"Iya tadi sudah kenalan" jawab Ibu


"Buk,,Mika ini Inshaa Allah calon istri ku buk.Aku mau minta restu dari Ibu" kata Jhony pada bu Inah


"Ooooh...Ibu sih terserah kamu saja.Kamu kan juga sudah umurnya nikah,ngga usah nunggu lama lama lagi,Ibu maunya secepatnya saja."


Mika benar benar terkejut mendengar ucapan Ibunya Jhony. "Hah?Semudah itu Ibunya memberi izin nikah sama anaknya?Masa ngga nanya nanyain dulu?" batin Mika


"Kamu bener Mika,mau kamu di nikahin sama Jhony?" tanya bu Inah


"Inshaa Allah buk..." jawab Mika malu malu


"Tapi kalau sudah nikah harus mau tinggal di sini loh" kata Bu Inah lagi


"Kalau saya,ikut mas Jhony saja buk,bagaimana baiknya"


"Iya,,,aku tetap tinggal disini bu,,kalau ngga,terus ibu mau tinggal sama siapa?Masa aku biarin Ibu tinggal di rumah sendirian" timpal Jhony


"Ya udah,kamu buru pergi ke rumah kakak kakakmu sana!Bilang kamu mau nikah,terus minta dianter buat ngelamar secepatnya!Ibu sudah malu sama tetangga tetangga,Ibu punya anak perjaka tua"ucap Ibu dengan entengnya

__ADS_1


Deggggg


Jantung Mika berdetak kencang "Lamaran?Kok?Apa ngga terlalu cepat?Ibunya mas Jhony kok bicaranyanya bisa semudah itu.Kaya ngga harus mikir dulu,ini kan tentang pernikahan,bukan hanya sekedar..." batin Mika yg sudah tidak mau lagi melanjutkan prasangka nya


"Iya buk...habis ini aku kerumah mas." kata Jhony lalu beralih memandangi Mika penuh senyum kebahagiaan


Mika yg merasa di hujani senyuman muanis oleh Jhony jadi tersipu malu dan salah tingkah.


"Ibu mau ke kamar dululah.Cape ibu tadi duduk lama lama di rumah Bu Nani" sambil beranjak dari tempat duduknya dan menatap Mika sekilas tanpa berkata kata


"Iya,ibu istirahatlah" ucap Jhony "Oh iya buk,tadi ku beliin soto ayam Mas Poh kesukaan Ibu,masih ada di plastik,tadi ku taruh di meja makan"


"Iya nanti Ibu makan.Ibu mau rebahan dulu sekarang" ucap Ibu sambil berjalan memasuki kamar


"Mm...mas,?" tanya Mika ragu


"Kenapa dik??"


"Ibunya mas,tadi serius?"


"Maksud kamu yg Ibu bilang tadi?"


Mika mengangguk ingin mendengarkan kejelasan Jhony


"Iya serius dik,,,maaf ya,Ibu aku memang gitu sikapnya."


Mika mengangguk lagi


"Tapi kenapa ibu ngga tanya tanya tentang aku?Apa ibu ngga suka ya mas sama aku?" tanya Mika lalu menunduk dalam


"Heey,,,engga dik,,." Jhony memegang jemari Mika "Aku tau sifat Ibuku memang terlihat ngga mengenakkan.Mas minta maaf sekali lagi.Tapi memang,di keluarga ku,sudah terbiasa untuk tidak ada yg mencampuri urusan masing-masing,termasuk Ibu juga.Kaya sekarang nih ya,aku mau nikah,aku ngenalin kamu sama Ibu,minta restu,tapi karna bagi ibu itu sudah menjadi keputusan ku.,siapapun yg aku pilih,ga akan ada yg keberatan.Jadi bukan karna Ibu ngga suka sama kamu dik..."


"Aku jadi harus gimana mas?"


"Ya kamu tetap harus nikah sama aku dong cantiik" goda Jhony


Mika jadi tersipu malu


"Apa kita akan menikah secepatnya mas?" tanya Mika


"Kira kira kamunya sudah siap lahir batin belum?"


Mika menarik nafas panjang dan menghembuskannya cepat.


"Kalau aku sih,ikut gimana baiknya aja mas..."


"Secepatnya aku akan melamar kamu dik,," Jhony menatap lekat wajah Mika dengan tatapan sungguh sungguh


Mika tersenyum lebar dan menggangguk mantab


"Mas beneran ga bohong kan?Beneran mau nikahin aku kan?Bener mau jadi suami buat aku?Mas beneran seriuskan ini??"


"Ya Allah...ini calon istri aku kenapa jadi


gemesin banget kaya gini sih..." ucap Jhony lalu mencubit hidung Mika


"Awwwwh!!! Ya aku juga butuh kepastian sepasti pastinya mas..." ucap Mika merendah


"Mika,,,mas beneran ini serius demi Allah!!Mas ga bohong in kamu,ngga sedang mempermainkan kamu,aku serius pingin kamu jadi istriku"


"Aku masih ga percaya aja rasanya mas...Tapi aku ini cuma wanita bodoh,ga berpendidikan tinggi,ngga kaya mas"ucap Mika sambil menatap foto wisuda Jhony yg terpampang jelas di ruang tamu lalu tersenyum simpul


"Kayanya kamu kemarin minta di ajarin bahasa Inggris ya sama aku?Kita mulai pelajaran sekarang yuk?" canda Jhony


"Hiiishh malah bercanda"


"Kamu tau nggak artinya I?


" Aku!" jawab Mika sumringah


" Kalau I love you?"


"Itu mah semua orang kayanya juga sudah tau mas,,,artinya tuh aku cinta kamu" jawab Mika dengan wajah datar


"Aku lebih lebih leeebihhh cinta lagi kamu dik"

__ADS_1


Mika tertawa sambil menutup mulutnya setelah menyadari apa yg di ucapkan Jhony yg tanpa sadar ternyata pelajaran nya hanyalah trik menggombal.


__ADS_2