Terimakasih Mas Jhony Ku...

Terimakasih Mas Jhony Ku...
Sahh


__ADS_3

"Apakah dik Namika Kania bersedia?" tanya salah satu perwakilan dari keluarga Jhony


Dengan penuh rasa malu,Mika mengangguk "Inshaa Allah,saya bersedia" jawab Mika dengan suara yg tak begitu lantang,namun masih sangat terdengar jelas


"Alhamdulillah..." ucap Jhony lirih penuh perasaan lega.Buliran air mata tak sanggup lagi terbendung.Mengalir bebas bersama senyuman penuh syukur.Penantian yg tak mudah,menunggu yg tak sebentar,dan tiba tiba Allah datangkan secepat September berganti Oktober.Sungguh beruntung nasib jodoh Jhony.


Semua mata tertuju pada dua insan yg saling menyematkan cincin,tanda Mika telah menerima lamaran Jhony.Senyum kebahagiaan terpancar dari kedua bibir sepasang calon suami isteri itu.


"Dan untuk acara akad nikahnya,apa dari pihak keluarga nak Jhony ada mempunyai usul?"


"Kalau untuk masalah harinya kapan,itu kami serahkan saja sama adik kami Jhony pak,dik Jhony siapnya kapan,kami ikut saja" kata pak Nata


"Baik kalau begitu,nak Jhony siapnya kapan kira kira nak?" tanya Pakdhe Kardi


"Satu bulan dari sekarang apa cukup waktunya untuk mempersiapkan acaranya?Bagaimana mas Arwan" tanya Jhony


"Inshaa bisa." jawab mas Arwan


"Alhamdulillah...berarti acara akad kita laksanakan satu bulan lagi,terhitung dari sekarang ya?" kata Pakdhe Kardi


"Baik,kamipun juga setuju.Tapi sebelumnya,kami sekeluarga meminta maaf atas ketidakhadiran ibu kami.Maklum pak Kardi,ibu sudah tua,biasa kan orang tua suka adaa saja penyakit yg tiba tiba datang" ujar pak Nata


"Tidak apa apa pak Nata,,kami sangat memaklumi.Saya saja yg lebih muda juga suka adaaa saja penyakit yg tiba-tiba datang hehee"


"Kalau begitu,kita sama pak"


"Hahahaa" terdengar suara tawa renyah dari dalam ruangan acara lamaran tersebut


"Oh iya begini pak Nata" kata Pakdhe Kardi "kami selaku keluarga dari pihak calon pengantin putri,ingin mengutarakan niat kami untuk menikahkan nak Jhony dan dik Mika secara siri terlebih dahulu.Kemarin kami juga sudah berbicara dengan nak Jhony sendiri,dan alhamdulillah nak Jhony sangat bersedia.Bukan karena apa apa,karna dik Mika dan nak Jhony belum terlalu lama saling mengenal,dengan menikahkan siri dulu,mereka berdua akan lebih bebas saling mengenal.Akad nikah yg sudah terencana juga masih akan dilaksanakan 1 bulan lagi kan?Kasihan anak anak kita lama menunggunya hahaha."


"Ya...kalau adik kami sendiri juga menginginkannya,kami juga setuju pak Kardi.Laksanakan saja" jawab Nata kakaknya Jhony


"Baik,kalau begitu kita laksanakan sekarang!Nak Jhony sudah siap?"

__ADS_1


"Inshaa Allah..." jawab Jhony dengan perasaan berdebar debar


Huffhh jantung ku...kenapa rasanya seperti mau lepas.Aku akan menikah sekarang...Bismillah...lancarkalah niat baik ini ya Allah...mudahkanlah prosesnya


"Bagaimana dengan maharnya?" tanya mas Nata


"Sudah ada mas" Jhony membuka waisbagnya dan mengeluarkan kotak kecil berwarna bening lalu membukanya.


Sebuah kalung silver sederhana berbandul hati,yg di tengahnya ada satu berlian kecil. (author pingin banget punya kalung kaya gitu 😍)


Waaaaoww kalungnya bermatakan berlian!!!Kereenn!!! sumpah keren banget calon suaminya mbak Mika batin Riri terkejut juga sangat iri pada sepupunya itu


Mika membelalakkan matanya sebentar dan memejamkannya sesaat. Kapan belinya??apa kemarin sepulang dari sini ya?Kamu bikin aku jadi sangat terkejut seperti ini mas!Terimakasih Mas Jhony...kamu benar benar menepati janjimu yg akan selalu membuatku bahagia!sekarang aku benar benar sangat bahagia.


Mika yg duduk sedikit jauh dari posisi Jhony hanya bisa memandangi penuh perasaan yg berdebar debar.Jari jarinya nya tak henti hentinya memainkan selembar tissue hingga meremas remasnya sampai tak lagi berbentuk.


Jhony duduk di hadapan mas Arwan,yg di dampingi oleh 2 orang saksi masing-masing dari pihak Jhony dan Mika.Mas Arwan juga didampingi oleh temannya yg seorang penghulu,yg sengaja juga diundang untuk mengajarinya prosesi ijab qobul.


"Bismillahirrahmanirrahim...." ucap mas Arwan yg kemudian menjabat tangan Jhony dan mengucapkan Ijab dengan sangat lancar dan juga Jhony yg hanya dengan sekali tarikan nafas berhasil melafalkan kalimat ijab qabul hingga terdengar suara riuh kebahagiaan setelahnya


Air mata mengalir membelah pipi "Alhamdulillah..." Jhony menyembunyikan wajahnya dengan kedua telapak tangannya sambil menunduk.Lega,bahagia,haru,bercampur menjadi satu di dalam hatinya.


Mika yg juga terharu lalu dipeluk oleh mbak Ifa sambil berulang kali mengucapkan selamat.


"Selamat tante Mika...selamat...semoga pernikahan mu bahagia,langgeng selama lamanya"


"Aamiin...makasih mbak...makasih..."


"Ibuk..." Mika berhambur memeluk ibunya


"Selamat ya Ka...ibu doain kamu selalu bahagia."


"Aamiin buk..."

__ADS_1


"Anak gadis ibuk sudah jadi istri sekarang"


"Doain yg baik baik terus untuk kami ya buk..."


"Pasti"


Mika lalu memeluk budhe budhe dan tantenya,tak lupa pula Riri sepupunya yg juga ikut terharu


"Selamat ya mbak Mika..."


"Makasih Riri..."


Mika mendekat pada Jhony,namun sebelumnya dengan cepat Mika memeluk mas Arwan.Tangis haru bahagia pecah bersama keduanya.


"Sudah...jangan buat suamimu cemburu!peluk dia juga."kata mas Arwan masih dengan suara parau


Mika mengeratkan pukannya pada kakaknya itu dan masih terus menangis.Tak peduli berapa jumlah pasang mata memandang termasuk Jhony pula yg ikut terharu.Mas Arwan meraih tangan Jhony dan memintanya untuk mendekat.Mas Arwan lalu memeluk Jhony bersamaan dengan adiknya.


" Semoga kalian bahagia adik adikku..." ucap mas Arwan yg semakin deras mengeluarkan air mata


Seketika seluruh ruangan menjadi sangat haru.Putra,keponakan Jhony yg sedari tadi mengabadikan momen dengan kamera HPnya juga ikut meneteskan air mata sambil terus merekam.


Mas Nata yg melihat adegan tersebut merasa seperti ada yg mencambuk dirinya Betapa bahagianya adikku sekarang.Mendapatkan keluarga baru yg begitu saling menyayangi.Tidak seperti keluarga kami yg selalu memikirkan kepentingan sendiri sendiri.Bahkan aku sendiri tidak sesayang itu pada Jhony.Bukan cuma aku,semua saudaraku bahkan tidak seharmonis ini.Maafkan kakakmu ini Jhon...maaf kamu yg harus selalu mengalah sejak dulu.Maafkan kami yg egois ini.Kamu layak bahagia adikku... Air mata mas Nata ikut mengalir.


Setelah adegan pelukan itu,masih bersimbah air mata di keduanya,Mika mencium punggung tangan Jhony.Dan Jhony meletakkan telapak tangan kirinya di kepala Mika sambil melafalkan do'a.


"Suit suit..." terdengar suara mas Andri sepupunya Mika mulai menggoda


"Aku udah nikah...wleee" entah mengapa dengan spontan Mika menanggapi godaan mas Andri sambil menjulurkan lidahnya pula.Dan seketika,seluruh isi ruangan yg haru itu berubah menjadi gelak tawa yg membuat Mika teramat sangat malu dengan kelakuannya sendiri.


Jhony yg menyadari istrinya sangat malu,lalu tersenyum sambil memeluk hingga Mika berhasil menyembunyikan wajahnya di dalam pelukan Jhony.


Bukan mas Andri namanya kalau tidak semakin menggoda Mika yg tanpa mempedulikan di sekelilingnya tengah berada di dalam pelukan Jhony.

__ADS_1


Setelah beberapa saat,suasana sudah begitu kondusif.Acara di lanjutkan dengan makan bersama.Mika yg masih sangat malu,tidak mau duduk jauh jauh dari Jhony.Dan itu membuat Jhony merasa menjadi orang yg paling bahagia di siang hari itu.


__ADS_2