
Selepas acara selesai,Jhony memutuskan untuk tinggal dulu di rumah Mika.Jhony juga sekalian diajak oleh Mas Arwan dan keluarga besar untuk membahas tentang acara pernikahannya yg akan di lakukan satu bulan lagi.Namun sebelum mulai membahas acara pernikahan,semua pergi ke masjid dulu karna waktu sudah mendekati Ashar.
Sementara Mika,ia cepat cepat pergi kekamar mandi untuk mengganti pembalut,karna merasa sangat sudah tidak nyaman.Dan benar,telat sedikit saja menggantinya tadi,pasti darah sudah tembus.
"Untung aku tepat waktu" pekik Mika merasa lega selepas dari kamar mandi,lalu kemudian Mika pergi ke kamarnya.
Mika juga sengaja belum mengganti bajunya,karna nanti akan di adakan sesi foto khusus untuk Mika dan Jhony.Itu permintaan Jhony sendiri dan Mika juga tidak enak untuk menolak.Apalagi Mika tau,bahwa semua yg membiayai acara hari ini sepenuhnya adalah Jhony tunangan sekaligus suaminya.Mika ingin mengabulkan keinginan suaminya itu.Sekaligus Mika juga ingin membahagiakan Jhony dengan menuruti kemauannya.
Mika meraih HPnya diatas meja lalu menyalakannya.Dilihatnya lima panggilan telepon dan tiga video call tak terjawab dari Nova sahabatnya.
Masih kepo atau sudah tau ya Nova?hahaa mungkin juga Putra sudah memberitahunya.
Sementara menunggu semua orang pulang dari Masjid,Mika memilih untuk duduk di pinggiran tempat tidur dan memandangi cincin berwarna silver yg tersemat di jari manisnya.
Alhamdulillah...akhirnya aku di lamar juga...
Ehh!!Aku juga sudah menikah!!! Mika menutup mulutnya sendiri dengan satu telapak tangannya dengan mata yg masih memandang kekat cincin berwarna siilver bermata satu yg terlihat berkilauan.Mika benar benar masih tidak percaya bahwa dia benar benar sudah menikah!Buliran air mata bahagia menetes kembali setelah beberapa puluh menit yg lalu.
Ada perasaan bahagia tak terhingga memenuhi relung hatinya.
Aku sekarang sudah menjadi seorang istri!Aku sudah punya suami...Dan aku,,cepat atau lambat akan menjadi seorang ibu,orang tua dari anak keturunan suami ku.Ya Allah...terimakasih atas rizqi berupa jodoh yg Kau datangkan secepat ini...Dan terimakasih telah mengabulkan takdir indah di bulan Oktober yg sangat indah ini.Dan dua hari lagi adalah tanggal dimana 19 tahun yg lalu aku di lahirkan.Terimakasih kado terindah ini Ya Allah...
Terdengar suara suara ramai orang orang yg telah pilang dari masjid dari dalam kamar Mika,bersamaan itu,HP Mika juga bergetar sedikit lama.
Drrrrt Drrrrtt
"Halo assalamualaikum..."
"Wa'alaikumsalam ma...mana calon suamimu ma??Tadi katanya datang kerumah??Kok aku tunggu tunggu lama banget,ngga ada juga video call dari kamu ma??Aku hubungin kamu sampe berapa kali tadi ngga di jawab jawab.Nyebeliiiiiinn!!"
"Hahaaa maaf...tadi memang aku ngga pegang HP pas dia datang"
*Oh,ja*di Nova masih belum tau
"Saking keasyikan pacaran,sampe aku di lupain!Heemmm...Aku lihat prosesi lamaran si Om terharu tau ma...tadi Putra pasang story di WA pas lagi sesi pelukan ma..terharu banget akuuu.Teruas aku chat Putra minta foto si om yg berdua sama calon istrinya,belum di baca baca pesanku."
"Assalamualaikum..." salam Jhony masuk kedalam kamar Mika
"Wa'alaikumsalam..." Mika berdiri menyambut dan mencium punggung tangan Jhony
"Mas cariin,ternyata kamu di sini dik..."
"Nova telpon mas..." ucap Mika lirih dan kembali duduk di pinggir tempat tidur di ikuti Jhony
"Suara siapa tadi ma???Calonmu ya??" sahut Nova masih dalam panggilan telepon
"Heee iya"
"Video Call sekarang!!!"
tut.panggilan terputus dan berganti menjadi panggilan video call
Mika dan Jhony saling berpandangan sebelum kemudian mengangkat panggilan video dari Nova
__ADS_1
"Mana ma calon suamimu?Eh tunggu?Kamu tumben make up an?Kesambet apa kamu ma!"
Mika hanya tersenyum dan mengarahkan kamera pada Jhony yg duduk di sampingnya.
"Hay Nova..." sapa Jhony sambil melambaikan tangan dan memasang senyuman manisnya
"Hay mas...salam kenal ya...Eh tunggu!!!Om?"
"Apa..." Jhony menyeringai
"Om Jhony!Oooooooom!!!!" teriak Nova yg seketika mengalirkan air mata rasa tak percayanya
Sejenak tak ada kata kata apa apa,hanya senyuman lebar dari pasangan pengantin baru yg terus memandangi sahabatnya Mika yg tengah menangis tidak percaya
"Kalian jahat ngga ngasih tau aku!!!Kalian bukan temanku!!!!Aku masih belum percaya!!!Mika!!!Kamu jahat!!!" Nova berteriak teriak terharul
"Maaf...dan terimakasih banyak ya Nova sayang..." ucap Mika tersenyum dan juga meneteskan air mata
"Udah jangan nangis Va...kamu bikin istriku nangis juga kan jadinya" ucap Jhony tersenyum sambil mengusap air mata Mika dengan tissue
"Istri???Apa lagi yg sudah kalian perbuat dan aku ngga tau??!!!"
"Terimakasih ya Nova,sudah memperkenalkan aku dengan seorang bidadari cantik ini" Jhony menempelkan daguya di bahu sisi kiri Mika "hari ini kami lamaran,,alhamdulillah acaranya lancar,,dan kami juga sudah menikah"
"Sialan!!!Bahkan kalian menikah juga aku ngga di undang!!Mana cincin kalian!!!?"
Dengan penuh senyuman Mika dan Jhony memperlihatkan cincin yg sama sama tersemat di jari manis mereka.
"Cincinnya bagus banget!Tapi yg punya cincin keterlaluan sama aku!!"
"Surprise!!" ucap Jhony lalu mencium cepat pipi kiri Mika dan menyiratkan senyum bahagianya
Mata Mika terbelalak kaget hingga pipi Mika memerah setelah mendapat kecupan dari Jhony.Jantungnya berdebar kencang,untuk pertama kalinya ia dicium suaminya,dan di depan sahabatnya pula
"Kata sahabatmu ini,biar jadi kejutan katanya..."
"Iya benar benar terkejut aku sekarang!!Tega kalian sekarang bermesraan di depan aku!!Sejak kapan kalian dekat?Kapan kalian ketemunya?Kenapa aku ngga di kasih tau kalau kalian selama ini sudah sangat dekat!!!"
"Besuk kita ceritain ya sayang ya?" ucap Jhony menghadap wajah Mika yg juga tengah memandangnya dengan ekspresi tertegun
"Habis ini kami masih ada acara lagi Nova...maaf ya kita akhiri dulu video call nya"
"Iya pengantin baru!!!Selamat ya om sama Mika...semoga kalian langgeng,sakinah mawaddah wa rahmah sampai kakek nenek,sampai maut memisahkan,punya anak yg buanyakkkk sebanyak banyaknya!!!"
"Aamiin..." ucap Mika dan Jhony serentak
"Kalian masih punya hutang penjelasan sama aku ya!!"
"Iya...nanti kalau sudah ada waktu,kami ceritain" reda Jhony
"Ya udah selamat menikmati hari hari kalian,maaf ganggu.Assalamualaikum..."
"Wa'alaikumsalam warahmatullah..."
__ADS_1
"Temenmu benar benar galak ya dik hahaa" ucap Jhony
Mika menoleh terpana memandang wajah penuh senyuman di depan matanya.
"Sayaaang...kamu nggak mau memeluk suamimu?" Jhony membalikkan pelan badan Mika hingga mereka dalam posisi saling berhadapan
Mika benar benar hanya terdiam dan terus memandangi suaminya tanpa berkedip.Tanpa aba aba,dengan penuh naluri kelaki lakiannya,Jhony melekatkan bibirnya pada bibir Mika.Dengan pergerakan yg sangat lembut,Jhony mencurahkan segala perasaannya dengan terus menikmati bibir Mika.Mika tak bergeming.Tubuhnya serasa kaku,jantungnya berdetak tak berirama.Tak ada perlawana maupun balasan pula dari Mika.Mika memejamkan matanya dan membiarkan suaminya terus menjelajahi ruang di dalam mulutnya.Jhony tau gadis polosnya ini belum lihai membalas setiap pergulatan bibirnya.Namun hasrat itu tak lagi dapat terbendung.Lagian,gadis yg di ciumnya sudah sah menjadi istrinya.Setelah puas,menikmati bibir,Jhony mencium pipi Mika secara bergantian,beralih ke hidung,kening,dan berakhir pada ubun ubun Mika sambil merengkuh tubuh tak bergeming itu.
"Aku mencintaimu istriku..."
"Suamiku..." ucap Mika sambil melingkarkan kedua tanganya memeluk erat pinggang Jhony
"Jangan menangis sayang...aku,a ku minta maaf.Kamu pasti kaget ya?Maafkan aku sayang..."
"Engga mas...mas berhak atas diriku!Maafkan aku yg begitu cengeng ini..."
"Lalu kamu sedang sedih atau bahagia sekarang??"
"Sangat bahagia,sayang...Hari ini aku sangat sangat sangaaaaat bahagia.Terimakasih sudah memilihku untuk dijadikan istrimu mas..."
"Hey...dari kemarin kemarin sampai sekarang sudah berapa kali kamu berterimakasih,,,aku yg harusnya berterimakasih karna kamu sudah mau menerimaku menjadi suamimu sayang..."
"Aku akan terus mengucapkan terimakasih mas..."
"Aku juga!Aku akan selalu mengucapkan terimakasih juga dik..."
"Jadi aku sudah bisa memeluk mas setiap detik aku mau?
" Ya...tentu sayang,,dan aku tidak akan pernah menolak jika istri gemas ku ini ingin memelukku setiap detik"
"Aku ngga gemesin...aku malu maluin"
"Siapa yg bilang istriku yg cantik,lucu,dan sangat menggemaskan ini malu maluin!Kamu wanita sempurna di mataku sayang..." Jhony mengeratkan pelukannya
"Gombaaaallll" Mika mencubit lengan Jhony berkali kali lalu kembali memeluk suaminya semakin erat
"Sudah sayang...kita lanjutkan lagi nanti malam pelukannya...Saatnya kita foto foto.Momen bahagia hari ini harus kita abadikan sayang...Ayok kita kedepan"
"Iya" Mika mengangguk dan memasang senyum manis
Chup
Jhony mencium bibir Mika dengan cepat.
"Kamu sangat menggemaskan dengan raut wajah seperti ini sayang..."
"Aku,,a aku..."
Chup ciuman mendarat sekali lagi dibibir Mika
"Jantung ku serasa mau copot mas" ucap Mika yg ntah itu ia sadari atau tidak
Jhony terkekeh sambil berdiri dan meraih telapak tangan kiri Mika,lalu menuntunnya ke ruangan tempat dilaksanakan nya acara lamaran sekigus pernikahannya tadi.
__ADS_1