Terimakasih Mas Jhony Ku...

Terimakasih Mas Jhony Ku...
Bertemu kakak


__ADS_3

"Di minum dulu dik tehnya,habis ini kita kerumah mas ku.Biar nanti ngga kemalaman ngantar kamu pulang"


"Iya mas,,Mas juga minum..."


"Iya..."


***di rumah Mika***


Di ruang keluarga,Mas Arwan,Ibu,dan Riko sedang menonton TV


"Buk,ternyata Jhony itu bos furniture lho.Udan punya cabang di sepuluh kota di pulau Jawa" cerita mas Arwan


"Seriusan kamu Ar?" tanya Ibu masih tidak percaya


"Iya,,,td aku tanya tanya in pas aku suruh Ibu masuk ada urusan sesama laki laki tadi tu.Aku tanyain dia beneran belum pernah nikah,kerjaan nya apa,katanya ngakunya sama Mika tukang kayu.Aku juga ga boleh bilang sama Mika dulu,katanya kalau udah nikah aja biarin Mika tau sendiri." jelas mas Arwan


"Wah...beruntungnya mbak Mika" ucap Riko


"Ibu kok malah jadi takut ya Ar?"


"Takut kenapa bu??"


"Ya kalau nanti keluarganya Jhony tau kondisi keluarga kita yg ngga sebanding sama keluarga mereka,terus malah menolak Mika gimana?"


"Ibu jangan mikir kejauhan dulu lah buk...Mas Jhony itu kelihatannya baik banget,sopan" ucap Riko


"Ya kalau Jhony nya Ibu udah tau sendiri,tapikan kalau keluarganya kita belum tau kan??"


"Lihat nanti aja gimana keputusan Mika buk.Kalau jadi ya alhamdulillah,,berarti beruntung,Mika dapat laki laki yg baik,mapan,kita kan jadi ngga perlu khawatir akan kehidupan Mika selanjutnya.Pun kalau tidak jadi,ya sudah ngga papa.Mika juga masih muda,bukan perawan tua yg pingin segera menikah" terang mas Arwan


"Dia itu seumuran sama mas Andri lho buk.Cuma beda bulan.Yaaa berarti ngga terlalu tua tua bangetlah." kata mas Arwan lagi


(Mas Andri adalah saudara sepupu dari Mika.Tepatnya anak dari budhenya Mika)


"Ya ngga papa,,,Ibu dulu sama almarhum bapak juga tuaan bapak jauh.Beda 20 tahun malahan"


****rumah kakak****


Jhony dan Mika sudah tiba di rumah Natadirga kakak kedua Jhony.Rumahnya tidak terlalu jauh dari Rumah Jhony,kalau mengendarai motor hanya lima menit sudah sampai.


"Assalamualaikum..." salam Mika dan Jhony yg sama sama berdiri di depan pintu,posisi Mika berdiri agak ke samping belakang Jhony


"Mas jangan jauh jauh dari aku ya...aku takut" bisik Mika sambil memegangi ujung kemeja Jhony bagian belakang.


"Iyah " balas bisik Jhony sambil mendekatkan wajahnya ke telinga Mika


"Wa'alaikusalam...eh ada dik Jhony!!Ayo masuk masuk..." ajak mbak Tuti kakak Ipar Jhony


Mika dan Jhony menyalami kakak ipar Jhony sebelum masuk kerumah.Mika masih memegangi ujung belakang kemeja Jhony sampai benar benar masuk kedalam rumah mas Nata kemudian duduk di sofa ruang tamu


"Ayo duduk,duduk!"


"Mas Nata kemana mbak?" tanya Jhony


"Masmu td di teras belakang,sebentar mbak panggilkan dulu" jawab mba Tuti


"Ngomong ngomong,ini siapa Jho?Calonnya ya?" tanya mbak Tuti memberhentikan langkahnya sebentar sebelum memanggilkan suaminya


"Inshaa Allah mbak..." ucap Jhony menyiratkan senyuman Mika juga tersenyum mengikuti Jhony

__ADS_1


"Cantik ya" ucap mba Tuti lalu bergegas memanggil suaminya dan Mika lagi lagi menunjukkan ekspresi malu andalannya


"Mas aku deg degan..." bisik Mika


" Santai aja cantik,pegang tanganku kalau grogi" ucap Jhony dengan entengnya


"Hais,kesempatan dalam kesempatan namanya!!" celetuk Mika lirih


Jhony meringis sambil memperhatikan Mika yg tengah fokus mengamati ruangan yg di dudukinya


"Ehh...kamu Jhon." kata mas Nata yg lansung di sambut uluran tangan Jhony dan Mika


" Gimana kabarnya mas?" tanya Jhony


"Ya beginilah keadaan masmu.Sehat ngga sehat ya tetep harus cari uang" jawab mas Nata basa basi


Jhony tidak membalas ucapan kakaknya hanya menyiratkan senyuan


"Kenalin mas,ini teman aku." kata Jhony


Mika lalu menyalami kakaknya Jhony lagi sambil memperkenalkan diri


"Nama saya Mika pak" ujar Mika


"Saya Natadirga masnya Jhony,tepatnya kakak nomer dua.Rumahnya mana dik?"


"Rumah saya di kota W pak"


"Nih ayo di minum dulu,adanya cuma kaya gini disini" kata mbak Tuti sambil meletakkan baki berisi minuman dan satu toples makanan ringan ke atas meja


"Makasih mbak..." ucap Jhony dan Mika serempak


"Alhamdulillah lancar mas..."


"Kamu ngga ada niatan buat buka cabang di luar kota?" tanya mas Nata lagi


"Inshaa Allah mas..." lalu tersenyum


Jhony memang tidak menceritakan ke 10 cabang perusahaannya di beberapa kota yg berada di pulau jawa kepada keluarganya termasuk Ibunya juga.Mereka hanya tau satu perusahaan yg ada di kota P yg Jhony rintis mulai dari nol.Bagi Jhony,,,merahasiakan jauh lebih baik daripada menunjukkan kepada kakak kakaknya yg Jhony sudah sangay tau seperti apa sifat mereka.Perusahaan furniture yg di rintisnya dari nol,yg sama sekali tidak ada dukungan dari keluarganya,bahkan Jhony dulu sempat di remehkan,sampai berdiri,berkembang,dan akhirnya bisa memiliki 10 cabang di luar kota.Biarkan mereka tau sendiri nanti,begitu pikir Jhony.


"Ohh...mas Jhony punya toko sendiri" batin Mika yg coba menangkap pembicaraan antara Jhony dan kakaknya


"Oh iya,ada maksud apa datang kesini kamu Jho??" tanya mba Tuti


"Begini mba,,mas Nata khususnya.Saya datang kemari untuk memperkenalkan teman wanita saya.Inshaa Allah saya berniat ingin menikahi Mika,saya juga sudah minta restu sama Ibu,dan ibu bilang kalau supaya di percepat saja pernikahannya,dan karna itu,saya mohon sama mas Nata untuk bersedia menemani saya untuk melamar Mika." ujar Jhony


"Ya,,,kalau kamu sendiri sudah yakin,sudah mantab sama pilihan kamu,mas sangat bersedia sekali.Kamu juga sudah sangat cukup umur untuk nikah,,dik Mika sendiri bagaimana?Sudah benar benar yakin mau jadi istrinya Jhony?" jawab mas Nata yg kemudian juga menanyai Mika


"Inshaa Allah saya sudah yakin pak.." jawab Mika yg tanpa sengaja menggenggam jemari Jhony dengan kuat sambil mencoba untuk bersikap santai padahal sedari masuk rumah mas Nata,Mika sudah sangat gugup.


"Terimakasih mas...nanti kapan waktunya,biar saya diskusikan dulu sama keluarganya Mika" ucap Jhony


"Ya,,siap siap.Mas tunggu.Biar nanti mas yg kabari kakakmu yg lain,kamu persiapkan diri kamu saja Jho"


"Baik mas..." ucap Jhony


"Ya udah ayo di minum dulu ini,ayo dik Mika jangan malu malu" kata mas Nata


"Dik Mika asalnya dari mana?" tanya mba Tuti

__ADS_1


"Saya dari kota W bu,desa Tuwali tepatnya" jawab Mika


"Loh,kalau desa Tuwali saya dulu pernah menggarap jalan ring road disana lho dik,kenal sama pak Suryan?" sahut mas Nata


"Oh sangat kenal pak...itu pak kades kami,dulu sebelum jadi kades,pak Suryan itu teman akrabnya almarhum bapak saya,tapi setelah bapak meninggal pak Suryan sudah jarang sekali main kerumah,apalagi sekarang sudah jadi kades,pasti ya sibuk terus hehee" ujar Mika


"Emmm...saya dulu kenal pak Suryan ya selama menggarap pekerjaan jalan itu.Para pekerja jalan nginepnya di rumah pak Suryan itu soalnya,sampai berapa lama ya itu lupa saya" kata mas Nata


"Emmm..."


"Yah...ternyata saya malah sudah pernah main kesana.Jadi ngga bingung jalan besuk kalau mau kesana lagi" ucap mas Nata


Jhony hanya tersenyum saling pandang mendengar ucapan mas Nata


"Udah terlalu sore,dik Mika nginep di sini aja ya?" pinta mbak Tuti


"Mmm.. terimakasih bu,tapi saya harus pulang,soalnya tadi janjinya sama Ibu saya cuma sebentar" jawab Mika tersenyum


"Ya ngga papa,sebentar lagi kan kamu juga jadi adik ipar saya,ngga papa nginep sini semalam aja"


"Hehee makasih bu tawarannya" Mika nyengir sedikit risih dengan permintaan menginap kakak iparnya Jhony


Jhony yg sadar dengan ekspresi Mika langsung menyuruh Mika meminum tehnya.


"Ayo dik dihabiskan tehnya,sudah mau maghrib,nanti malah kemalaman pulang nya." pinta Jhony


Mika menggangguk sekali dan mengikuti Jhony yg sudah terlebih dahulu memegang gelas dan meminumnya berbarengan dengan Mika yg juga sudah memegang gelas tehnya.


"Ini berhubung sudah mau maghrib,kami mau permisi dulu mas,mbak..." pamit Jhony


"Di bilang nginep aja disini kok,,ngga usah pulang!" sahut mbah Tuti cepat


"Lain kali mbak,aku juga mau mampir rumah dulu soalnya,mau mandi hehehe"


"Ya sudah,mas tunggu kabarnya kapan." ucap mas Nata


"Siap mas...kami permisi dulu" pamit Jhony lagi sambil berdiri di ikuti Mika lalu bersalaman dengan mas Nata dan kakak iparnya.


"Makasih pak,buk,,," ucap Mika saat bersalaman dengan calon kakak iparnya


"Sama sama..."


"Kami pulang mas,mba assalamualaikum" pamit Jhony sekali lagi


"Assalamualaikum..." ucap Mika


"Wa'alaikumsalam..." jawab kakak nya " Hati hati lho dik Jho " tambah mba Tuti


Jhony mengangguk lalu memakai helmnya.


"Sini mas pakein helmnya" ucap Jhony pelan pada Mika


"Aku bisa mas..."


"Ngga papa,mas yg pingin makein"


"Hmmm"


"Dah,yuk naik"

__ADS_1


Mika mengangguk lalu menaiki motor dan segera Jhony melajukan sepeda motornya menuju kerumahnya.


__ADS_2