Terimakasih Mas Jhony Ku...

Terimakasih Mas Jhony Ku...
pertemuan ll


__ADS_3

****pukul 13.00***


Drrrr....drrrrr....


Hp Mika bergetar getar tanda ada yg menelpon.


"Hallo assalamualaikum mas..."


"Wa'alaikumsalam dik,,ini aku udah sampai di warung"


"Oh ya udah mas,aku jalan kesana sekarang."


"Jalan?emang ga jauh ya rumah kamu?"


"Ga sampai 5 menit sampai kok mas..."


"Okay,aku tunggu ya...hati hati kalau jalan..."


"Iyyaaa..."


"Salamualaikum"


"Wa'alaikumsalam" jawab Mika lalu meletakkan Hpnya di atas meja.


Mika lalu memberi tahu ibunya kalau Jhony sudah sampai di warung,dan meminta Ibunya untuk memberi tahu Mas Arwan karna Mika akan menjemput Jhony di warung.


"Buk,,,aku ke warung dulu ya...dia udah sampai katanya"


"Oo ya,,Ibu jg mau siap siap" jawab Ibu


"Mas Arwan tolong bilangin ya buk..." kata Mika sambil berjalan keluar rumah


"Iyaa..." jawab Ibu


Mika berjalan agak sedikit cepat.Jarak antara warung dengan rumahnya hanya sekitar 100 meter,jadi cukup hanya berjalan kaki saja tidak sampai 5 menit sudah sampai di warung.


Saat masih berada di jalan samping warung,Mika berhenti saat melihat sosok laki laki tampan sedang bersandar di tembok warung dari kejauhan.Kulitnya putih bersih,penampilannya keren dan rapi,rambutnya tidak kusut,orangnya juga tinggi.


"Mashaa Allah...itu Mas Jhony bukan ya?" batin Mika.Karna hanya melihat dari samping,jadi Mika belum terlalu yakin kalau orang itu adalah Jhony.


Jhony pun menoleh ke arah Mika sambil tersenyum girang dan melambaikan tangannya serta menyempurnakan posisi berdirinya.


Mika membalas lambaian tangan Jhony sambil malu malu dan berjalan menghampiri Jhony.


"Assalamualaikum.." sapa Mika sambil mengatubkan kedua tanganya didepan dada dengan sangat malunya.


Jarak Mika dan Jhony kini hanya satu meter.Matanya pun tak sanggup menatap Jhony yg tidak berhenti tersenyum,sehingga Mika hanya tertunduk malu tidak bisa berkata apa apa.Tangannya gemetaran,jantungnya pun berdegup kencang.


"Wa'alaikumsalam..." jawab Jhony membalas salam Mika dan balas mengatubkan tangannya di depan dada penuh dengan senyuman.Matanya terlihat sangat sangat bahagia. "Kok malu malu sih..." kata Jhony sedikit berbisik


Pipi Mika sampai berubah kemerahan saking malunya,gemetaran dan jantungnya semakin berdegup kencang.Mika hanya bisa tersenyum sangat malu,dan menutup mulutnya dengan ujung jilbab.


"Kok diam sih dik...ga usah malu..." kata Jhony lagi


"Mmmm,,sebentar ya mas aku mau beli sesuatu." kata Mika yg merasa sedikit lega bisa berpaling dari hadapan Jhony yg tampan dengab senyumannya yg terlalu manis baginya "Mas suka kopi?" tanya Mika


"Sukaaa" jawab Jhony yg juga masih tidak berhenti tersenyum memandangi Mika


"Ini sih bukan lagi wanita,tapi bidadari.Ahh Mika...aku benar-benar jatuh cinta sama kamu..." batin Jhony sambil terus memperhatikan Mika yg sedang memilih milih sesuatu pada penjaga warung.


"Mas sukanya kopi apa?" tanya Mika menoleh kearah Jhony


"Yg penting ada manis manisnya dik" jawab Jhony asal dan masih tidak luput pandanganya pada Mika


Mika yg mendengar jawaban Jhony semakin tersipu malu,dan secepat kilat menyembunyikan wajahnya.


"Ya udah mba Dewi,white kopie aja.Jadi berapa semua mba??


" Jadi pas 50.000 ya Ka"


"Oh ya," jawab Mika sambil mengeluarkan dompetnya


"Ehh dik,pake ini aja!"Jhony membuka dompetnya."Oh iya,beli ice cream juga buat adik kamu sama ponakan kamu dik,pasti pada suka." kata Jhony kemudian


"Ngga usah repot repot mas,,udah ngga usah..." kata Mika


"Udah ngga papa,sini kamu mau pilih yg mana?" tanya Jhony


"Emmm terserah mas aja deh.Apa aja mau" jawab Mika malu


"Ya udah,," Jhony mengambil beberapa bungkus Ice cream dan mengambilkan satu untuk Mika.

__ADS_1


"Yg ini buat kamu dik,special dari aku" bisik Jhony sambil mendekatkan bibirnya ke telinga Mika,tapi juga tidak terlalu dekat banget.


"Makasih mas..." kata Mika saat menerima ice cream dengan kedua tangannya dan tentunya beserta senyuman sangat malunya


"Sekalian sama ice creamnya jadi berapa semuanya mba?" tanya Jhony pada pemilik warung


"Jadi,,,85 ribu ya mas"


"Ini mba..." Jhony menyerahkan selembar uang seratus ribu


"Ini kembaliannya,mas...makasih ya...Ngomong ngomong mas ini siapanya Mika ya?" tanya mba Dewi pemilik warung


"Temen mbak!!" saut Mika


Jhony yg mendengar jawaban Mika hanya tersenyum geli.


"Pinginnya sih mau saya nikahin mbak,kalau dianya mau" kata Jhony tertawa kecil sambil mendekati Mika


"Mika emangnya udah siap nikah??Mas nya ini ganteng lho,sayang kalau di tolaaak,mau aja ya..." tanya mbak Dewi dari balik etalase sambil menggoda Mika


"Apaan sih mbak Dewi...belum ah" jawab Mika salah tingkah


"Tuh,,kata mbaknya aku ganteng lho dik,kamu ga mau di nikahin sama orang ganteng??" goda Jhony lalu bergegas menaiki motornya.


"Apa sih maaaas..." kata Mika lirih yg semakin salah tingkah saja "Mbak makasih ya...aku pulang dulu" pamit Mika


"Iya...makasih ya..." kata mbak Dewi


"Sama sama..." jawab Mika


"Ayuk dik,naik" Jhony meminta Mika untuk ikut naik motor bersamanya


"Mmmm,aku jalan aja" jawab Mika cepat


"Jauh ngga???" tanya Jhony


"Deket kok"


"Beneran ga mau ikut nih?"


Mika menggeleng malu lalu berjalan di ikuti Jhony yg mengendarai motor dengan sangat pelan.


Merasa lucu dengan cara jalan Mika yg tergesa gesa penuh malu dan salah tingkah,Jhony lalu tertawa kecil. "Gemes banget deh sama tingkahnya" batin Jhony


"Ibuuuk..." panggil Mika yg langsung masuk kerumah meninggalkan Jhony di halaman rumah sendirian


Jhony merasakan sisi kekanakan Mika saat memanggil ibunya.Kini jantungnya juga berdebar debar,tapi tidak sampai gemetaran seperti Mika.Saat ibunya Mika keluar bersamaan dengan Mika yg bergelayut manja ditangan ibunya,Jhony tersenyum dan menyalami Ibu.


"Assalamualaikum bu,,,saya Jhony..." salam Jhony sambil mencium tangan Ibu


"Wa'alaikumsalam...saya ibuknya Mika,,mari mari silahkan masuk" kata Ibu


"Assalamualaikum..." ucap Jhony saat memasuki rumah


"Wa'alaikumsalam..." jawab Ibu dan Mika


"Sandalnya di pake aja mas,ga usah di lepas"kata Mika yg melihat Jhony sudah melepas satu sandalnya.


" Oh,?iya." kata Jhony lalu memakai sandalnya lagi


"Ini rumahnya Mika mas Jhony,,mari silahkan duduk." pinta Ibu


"Terimakasih bu,," ucap Jhony


"Mas Arwan mana buk?" tanya Mika pada Ibu.


"Masih di masjid,tadi Brian ibu suruh kesana manggil bapaknya" jawab Ibu


"Oh ya udah,aku bikin minum dulu" kata Mika


"Eh dik,itu di gantungan motor ada daging,tolong di ambil ya?Ibu saya ga bisa makan daging bu,makanya saya bawa kesini saja,soalnya di rumah jg ngga ada yg mau masak juga." kata Jhony


Mika lalu keluar mengambil daging di motor.


"Waahh,,terima kasih,malah kok repot repot jadinya,,memangnya Qurban apa aja di tempatnya mas Jhony?" tanya Ibu


"Cuma sapi bu,tiga ekor" jawab Jhony.Sebenarnya yg satu ekor adalah sapi Qurban dari Jhony sendiri.Selama 3 tahun berturut-turut Jhony selalu berqurban sapi saat Idul adha.Tapi Jhony tidak memberitahukan Mika ataupun Ibu.


"Mas ini banyak banget loh?" kata Mika yg sudah membawa bungkusan plastik besar


Jhony hanya menjawab dengan tersenyum.

__ADS_1


"Lah,iya kok banyak sekali ini mas Jhony..." kata Ibu


"Iya bu,makanya saya bingung mau di apain,jadi saya bawa kesini aja,daripada dirumah ngga ada yg mau masak." kata Jhony


"Makasih ya mas..." ucap Mika.Kali ini,senyum Mika terlihat manja.


"Sama sama..." jawab Jhony sambil tersenyum manis


Mika lalu kedapur untuk menaruh daging dan membuatkan minum.


"Assalamualaikum!!!" teriak Brian keponakan Mika yg masih berada di jalan tapi suaranya sudah terdengar sampai rumah.


"Wa'alaikumsalam" jawab Ibu dan Jhony


Jhony yg belum tau siapa yg memberi salam,lalu menengok ke arah pintu


"Kebiasaan deh Brian,orangnya belum sampai di rumah,tapi suaranya sudah sampai duluan.Itu keponakannya Mika mas,anaknya kakaknya Mika." kata Ibu


"Ohh" jawab Jhony tersenyum sambil manggut manggut


"Nenek..." ucap Brian seperti akan bilang sesuatu,tp tidak jadi karna melihat ada Jhoni."ehh ada orang toh" kata Brian kemudian


"Nah ini orangnya yg suka teriak teriak mas..." kata Ibu "Ayo salim dulu sama om" lanjut ibu


"Om siapa?" tanya Brian dengan percaya dirinya sambil menyalami Jhony


"Ini temennya tante Mika"kata Ibu


"Aku Jhony,kamu Brian kan?"


"He'em.Ohh... om berarti yg mau nikahin tante?"


"Briaaaaan!!!" teriak Mika dari dapur lalu muncul di ruang tamu dengan membawa minuman dan camilan dengan baki.


"Tante,jadi om Jhony ini yg mau nikah sama tante?" tanya Brian dengan polosnya


"Briaaaan..." ucap Mika lirih dengan muka kesal pada Brian


Jhony hanya tersenyum geli melihat ekspresi Mika menatap Brian dengan serius,seolah olah seperti musuhnya.


"Bapakmu sama Om Riko sama tante Fita kemana?Kok ngga ikut pulang?" tanya Mika dengan wajah kesalnya sambil menaruh baki di atas meja ruang tamu


"Bapak sama om Riko masih bersih bersihin yg bekas untuk pembagian daging Qurban.Katanya sebentar lagi pulang" jawab Brian "Kalau tante Fita ngga tau,main sama temennya kali" tambah Brian


"Di minum mas,,." kata Mika saat menaruh gelas minuman kopi di depan Jhony


"Makasih..." ucap Jhony sambil tersenyum


"Mama kemana nek?" tanya Brian pada neneknya


"Mamamu di kamar,lagi nidurin dek Diya" jawab nenek


"Ooohh..."


"Oh iya,om tadi beliin ice cream buat Brian loh" kata Jhony


"Wah,ice creaaaaam...mana Om?"


"Tante taruh kulkas" sahut Mika


Brian pun berlali ke dapur untuk mengambil ice creamnya di kulkas,lalu kembali lagi ke ruang tamu dengan membawa ice cream yg td di warung Jhony memberikannya special untuk Mika.


"Briaaannn...!!!Itu yg punya tante!!kamu ambil yg lain aja..." teriak Mika seolah lupa bahwa Jhony ada di sana


"Alah tante...aku mau yg inii..." rengek Brian


"Engga boleh!!Itu punya tante,balikiiiin!!Kamu ambil yg lain aja"


"Briaaan...Mika....malu sama mas Jhony,kamu udah besar juga ngga mau ngalah sama ponakan" lerai Ibu


Mika yg sadar atas kelakuannya langsung menarik Brian kedapur.


Jhony yg melihatnya hanya tertawa kecil sambil geleng geleng kepala.


***di dapur***


"Briaaan..itu yg punya tante yg ngasih om Jhony khusus buat tante.Nanti kalau tante makan ice creamnya tante kasih deh" bisik Mika sambil meminta ice creamnya dari Brian


"Iya deh..." jawab Brian lesu


"Pokoknya jangan di makan ya,tante mau kedepan dulu"

__ADS_1


"Iyaa iyaaa..."


__ADS_2