
“Apa yang sedang kamu pikirkan, Daniel?" tanya Laura dengan lembut.
Daniel menatap Laura dan mulai membuka hatinya. "Aku merasa sangat tertekan, Laura," katanya. "Semua orang terus memberikan tekanan padaku tentang hubungan kita. Aku merasa bahwa aku tidak bisa melawan itu lagi."
Laura mengambil napas dalam-dalam sebelum menjawab. "Kamu tidak sendirian, Daniel," katanya. "Aku juga merasa tertekan dengan situasi ini. Tapi aku tidak akan membiarkan itu merusak hubungan kita."
Daniel menatap Laura dengan tulus. "Aku mencintaimu, Laura," katanya. "Tapi aku merasa bahwa aku tidak cukup kuat untuk melawan semua ini."
Laura meraih tangannya dan menatap matanya dengan penuh kasih sayang. "Kita akan melewati ini bersama-sama, Daniel," katanya. "Kita akan lebih kuat dan saling mendukung. Kita akan membuktikan pada orang-orang di sekitar kita bahwa hubungan kita adalah nyata dan tulus."
Daniel tersenyum, merasa lega setelah berbicara dengan Laura. Ia merasa bahwa ia tidak sendirian dalam situasi ini dan bahwa mereka akan melewati ini bersama-sama. Ia memutuskan untuk berbicara dengan ibunya tentang hubungan cintanya dengan Laura dan membuktikan bahwa mereka dapat memiliki hubungan yang baik dan bahagia.
—
Hari berikutnya, Daniel mengatur waktu untuk bertemu dengan ibunya. Mereka duduk di teras rumah dan mulai berbicara tentang hubungan cinta Daniel dengan Laura. Ibunya merasa khawatir tentang bagaimana hubungan mereka akan mempengaruhi hubungan keluarga dan perasaan kerabat lainnya.
Namun, Daniel berbicara dengan tulus dan jujur. Ia menjelaskan bahwa hubungan cinta mereka adalah nyata dan bahwa mereka saling mendukung satu sama lain. Ia meminta ibunya untuk memahami perasaannya dan memberikan dukungan untuk hubungan cintanya dengan Laura.
"Ibu ada yang ingin aku bicarakan denganmu," jawab Daniel serius.
Ibunya mengangguk dan mereka duduk bersama di kursi di teras rumah. Daniel mulai berbicara tentang hubungan cintanya dengan Laura.
"Ibu, aku ingin berbicara tentang Laura," ucapnya. "Aku tahu kamu khawatir tentang hubungan kami dan bagaimana itu akan mempengaruhi keluarga kita dan orang-orang di sekitar kita.”
__ADS_1
Ibunya mengangguk dan mengatakan, "Ya, aku khawatir. Bagaimana hubungan kalian akan mempengaruhi keluarga dan perasaan kerabat lainnya."
Daniel memandang ibunya dengan tulus dan jujur. "Mama, hubungan kami adalah nyata. Kami saling mencintai dan saling mendukung satu sama lain. Aku minta kamu untuk memahami perasaanku dan memberikan dukungan untuk hubungan cintaku dengan Laura."
Ibu Daniel merenung sejenak sebelum menjawab. "Aku masih khawatir tentang bagaimana ini akan mempengaruhi keluarga kita,” katanya. "Tapi aku melihat bagaimana kamu memperlakukan Laura dan bagaimana kamu menjaganya. Aku percaya bahwa kamu mencintainya dengan tulus."
Daniel tersenyum lega dan merasa terharu oleh dukungan ibunya. "Terima kasih, Ibu. Aku sangat menghargainya. Aku janji bahwa aku akan selalu memperlakukan Laura dengan baik dan menghargainya."
"Ibu juga akan selalu mendukungmu, Daniel. Ibu ingin kamu bahagia dan mendukung hubungan cintamu dengan Laura," ucap ibunya dengan senyum lembut.
Daniel merasa lega dan bersyukur mendengar kata-kata ibunya. Ia tahu bahwa mereka masih harus melewati rintangan dalam hubungan cinta mereka, tetapi setidaknya ia merasa memiliki dukungan dari ibunya.
—
Daniel tersenyum dan duduk di samping Laura. "Semuanya baik-baik saja," katanya. "Tapi sekarang aku hanya ingin fokus pada hubungan kita dan masa depan kita bersama."
Laura menatap Daniel dengan penuh kasih sayang. "Aku mengerti, sayang," katanya. "Aku selalu di sini untukmu dan kita akan melewati ini bersama-sama."
Daniel merasa lega mendengar itu. Ia tahu bahwa ia telah menemukan orang yang benar-benar mencintainya dan akan selalu mendukungnya. Ia memeluk Laura dengan erat dan berkata, "Aku mencintaimu, Laura."
Laura membalas pelukan Daniel dengan erat. "Aku juga mencintaimu, Daniel," katanya dengan penuh kasih sayang.
Mereka duduk di ruang tamu dan mengobrol tentang masa depan mereka bersama. Daniel merasa lega bahwa ia memiliki seseorang yang begitu peduli dengannya dan begitu mencintainya. Ia merasa bahwa ia telah menemukan kebahagiaannya yang sejati bersama Laura.
__ADS_1
Saat mereka berbicara, Daniel menyadari bahwa ia tidak lagi merasa frustrasi dan marah atas tekanan dari orang-orang di sekitarnya tentang hubungan cintanya dengan Laura. Ia merasa yakin bahwa hubungan mereka akan berhasil dan mereka akan melewati semua rintangan bersama-sama.
Setelah menghabiskan waktu bersama Laura, Daniel merasa lebih lega dan bahagia. Ia menyadari bahwa ia telah menemukan kebahagiaannya yang sejati bersama orang yang mencintainya. Ia tidak lagi merasa khawatir tentang masa depannya, karena ia tahu bahwa ia akan selalu memiliki seseorang yang mencintainya dan mendukungnya.
Dengan pikiran yang tenang dan bahagia, Daniel siap untuk menghadapi semua rintangan dan tantangan yang akan datang. Ia merasa yakin bahwa ia akan melewati semuanya bersama-sama dengan Laura dan menciptakan masa depan yang penuh kebahagiaan bersama-sama.
—
Laura duduk di depan pengacara keluarga, tangannya gemetar saat dia menunggu untuk mendengar apa yang akan dikatakan oleh pengacara tersebut. Daniel duduk di sampingnya, tangannya memegang erat tangan Laura.
"Pak, apa maksud dari semua ini?" tanya Laura dengan suara lembut.
Pengacara itu menatap Laura dengan serius. "Laura, saya harus memberi tahu Anda bahwa hubungan Anda dengan Daniel dapat dianggap ilegal dalam beberapa situasi."
Laura terkejut dan terdiam sejenak. "Bagaimana itu bisa ilegal? Saya tidak mengerti," kata Laura dengan heran.
Pengacara itu menjelaskan, "Karena Daniel adalah putra tiri Anda dan anak dari mantan suami Anda, beberapa negara atau wilayah di dunia menganggap hubungan seperti ini sebagai incest dan dapat dihukum dengan hukuman penjara."
Laura merasa jantungnya berdegup kencang dan tidak percaya pada apa yang didengarnya. "Tapi kami tidak melakukan sesuatu yang salah. Kami hanya saling mencintai," ujarnya dengan suara gemetar.
Daniel menatap Laura dengan lembut dan menggenggam tangannya lebih erat lagi. "Kami tahu bahwa ini adalah sebuah risiko ketika kami memutuskan untuk menjadi pasangan. Tapi kami mencintai satu sama lain dan tidak ingin terpisah," kata Daniel dengan mantap.
Pengacara itu mengangguk dan berkata, "Saya mengerti perasaan Anda, tapi saya harus memberitahu Anda tentang konsekuensi hukum dari hubungan Anda. Jika Anda dilaporkan dan dihukum karena melanggar undang-undang tersebut, Anda mungkin akan dijauhi oleh semua orang termasuk keluarga anda sendiri.”
__ADS_1
Laura merasa seakan-akan dunianya hancur. Dia telah kehilangan suaminya dalam kecelakaan mobil dan kemudian menemukan cinta kedua dalam diri Daniel. Sekarang, semua yang telah dia bangun bersama Daniel bisa berakhir dengan hukuman penjara.