Terlahir Kembali Ke Zaman Dinasti

Terlahir Kembali Ke Zaman Dinasti
Cinta Terlarang


__ADS_3

Alaya masih bersandar di kamar sang raja, dia ingin berpindah ke kamarnya, namun sulit baginya untuk bangun, lukanya yang belum sepenuhnya pulih membuat semua pergerakan yang dia lakukan terasa sakit, namun tiba-tiba datang Raja menemuinya, sang raja mengatakan bahwa dia tidak perlu pindah ke tempat tidurnya Raja lah yang harus berpindah ke kamar lain agar dia bisa istirahat di kamarnya, sang raja menyuruh kyakyang untuk menemani alaya dan tidur bersamanya.


" Apakah kamu bisa menemani Alya tidur malam ini??"


" tentu saja Baginda, Raja Saya akan menemani tuan putri malam ini,"


sang raja pun tersenyum kepada kyakyang, sang raja mengatakan bahwa ia menitip Alaya untuk malam ini saja, dayang setia itu hanya tersenyum kepada raja, iya berpikir sepertinya sang raja sangat takut untuk meninggalkan Alaya sendirian, namun hal itu wajar, melihat semua tindakan Ratu camilla, yang sangat berbahaya ketika melakukan tindakan penyerangan kepada sang putri, Raja pun segera berlalu dari kamarnya meninggalkan Alaya bersama kyakyang,


di sisi lain Alaric setengah memasuki kamarnya, namun langkahnya terhenti akibat panggilan dari ratu Camilla, ia melihat sang ratu yang terlihat mabuk dan berkata-kata seolah tidak tahu arah pembicaraannya, Iya segera menangkap tubuh Sang Ibu yang Limbung, sang ratu terus berbicara tentang Alaya ini itu tanpa adanya perkataannya yang jelas,


" Heyy Alaric, kau jangan bertingkah bodoh untuk mencari perhatian ayahmu dengan mencari obat herbal itu, aku tahu maksud tujuanmu,"


" Ibu sadarlah ibu, ibu sedang mabuk berat sebaiknya Ibu istirahat ini sudah malam,"


" lepaskan aku, jangan terlalu Naif di hadapanku Aku tahu kau sangat memperdulikan gadis bodoh itu kan jawab ibumu??"


" ibu sadarlah apa Ibu katakan itu tidak benar aku mencarikan tumbuhan itu untuk alaya hanya sekedar berpartisipasi sebagai kepedulian aku dengan seorang saudara "


" kau tidak tahu arti persaudaraan Alaric, Apa kau tahu aku dan Ibu Gadis bodoh itu adalah musuh,"


setelah mengatakan itu Ratu Camila pingsan dan jatuh ke pelukan Alaric, lalu alaric segera mengantarkan ibunya kekamar, setelah membaringkan ibunya alaric menyelimuti ibunya, ia pun memandang ibunya dengan perasaan kecewa, kenapa ibunya masih ingin mencelakai alaya walau sudah gagal berkali kali,


Ia pun meninggalkan ibunya yang sudah tertidur, Iya kembali ke kamarnya, lalu menutup pintunya membaringkan badannya di tempat tidur, pikirannya penuh dengan pertanyaan, pertanyaan yang sulit dijawab dan mungkin tidak akan pernah ada jawabannya, Ia memutuskan untuk memejamkan matanya dan menghapus pikiran penasarannya tentang semua hal yang ia pikirkan.


Sinar pagi menyapa dengan hangat dari balik jendela kamar, Alaya dan kyakyang masih belum bangun juga, seperti biasanya Alaya tidur dengan nyenyak sampai tidak tahu jika hari sudah pagi, kyakyang terbangun saat terkena sinar matahari yang terpancar dari balik hordeng kamar sang raja, lalu ia menyadari bahwa hari sudah mulai siang, saat ingin membangunkan Alaya ia melihat Alaya tertidur dengan pulas, membuatnya tidak tega untuk membangunkannya, Ia pun berlalu dengan mengendap-mendap agar Alaya tidak bangun dari Tidurnya yang pulas, saat keluar malah ia menabrak seseorang yang sudah berada di situ Entah berapa lama, membuat kyakyang berteriak kecil, ternyata itu alaric yang sudah berada di situ entah berapa lama, Iya segera menutup mulut kyakyang agar tidak membangunkan tidurnya alaya,

__ADS_1


" kyaaaa,"


" ssstttt... Jangan berteriak Apakah kau mau alay terbangun?? " ( menutup mulut kyakyang dengan tangannya)


" Lebih baik kau segera pergi dan siapkan perlengkapannya," ( perintah ala Rich kepada dayang Setia Alaya )


kyakyang pun berlalu dari tempat itu, Alaric memasuki kamar sang raja, ia melihat Alaya yang tengah tertidur membuatnya sangat ingin mencium Alaya, Iya sangat menggemaskan ketika tertidur, Alaric membelai pipi Alaya dengan lembut, saat ingin menciumnya ia malah terbangun dan membuat Alaric terkejut pipinya memerah, Alaya mengedarkan pandangannya namun tidak didapatinya dayang kesayangannya itu, lalu ia menanyakannya kepada Alaric ke mana kyakyang pergi.


" Apa kau tahu ke mana kyakyang pergi??"


" Sepertinya dia sudah terbangun lebih awal darimu,"


" Benarkah??" ( tanya Alaya kepada Alaric )


" Iya kau ini sangatlah keterlaluan kau ini perempuan namun selalu bangun siang "


Iya segera mendekap tubuh Alaya, Iya membelai rambut Alaya dengan lembut beralih ke pipinya tak lama ia mencium alaya dengan sangat lembut, membuat Alaya menikmatinya Ia juga tidak tahu mengapa ia tidak bisa menolaknya Alaric melepas ciumannya, dan mengatakan bahwa dia akan mengatakan kepada sang raja bahwa dia menyukai Alaya, hal itu tentu saja membuat Alaya khawatir, sebab pengakuan dia itu malah akan menjadi bumerang bagi kerajaan nantinya.


Alaric menggenggam tangan Alaya dengan lembut lalu menciumnya, Alaya tidak pernah merasakan alaric selembut ini sebelumnya, kali ini alaya yang mencium alaric dengan lembut, Alaric membalasnya, saat tengah asik berciuman kyakyang datang bersama sang ratu, membuat alaric dan alaya panik dan salah tingkah satu sama lain.


namun sebelumnya ratu telah melihat mereka saling menikmati momen itu, sang ratu tersenyum kepada mereka, lalu ia menyuruh alaric untuk pergi bersama nya, sepertinya sang ratu ingin menanyakan sesuatu kepada alaric, ia pun mengikuti sang ratu keluar kamar, sementara kyakyang membantu alaya untuk membersihkan tubuhnya, perasaan tak enak muncul di benak alaric, ia takut sang ratu mengetahui perasaanya kepada alaya,


namun sepertinya sang ratu juga sudah mengetahuinya, ia tahu ada cinta terlarang yang tumbuh antara alaya dan alaric.


membuat sang ratu mengingat kisah kelamnya antara ia dan baginda raja.

__ADS_1


" apa kau tahu alaric, bahwa ayah mu adalah kakak tiriku, dan sepertinya kau dan alaya akan mengikuti kesalahan ayah mu "


"cinta terlarang yang tumbuh diantara kami sangat kuat, kami selalu melakukan apa yang kau lakukan pada alaya tadi "


alaric hanya terdiam, ia tak mampu berkata-kata saat ratu chyara menceritakan kisah cintanya bersama sang ayah.


" lalu apa yang terjadi ibu katakan?? " (tanya alaric yang sudah tidak sabar mendengarkan cerita lengkap sang ratu)


" kami saling mencintai satu sama lain dalam satu atap, dulu kakek mu tidak mengetahui hubungan antara aku dan ayah mu,"


" namun sepintar- pintarnya kami menyembunyikanya dari kakekmu, tetaplah kebohongan akan terkuak pada waktunya "


" kakekmu sangat marah mengetahui hal itu, ia menyuruh ayahmu untuk menikahi ku, dan meninggalkan istana untuk selama lamanya,"


" ayahmu berjuang membangun istana ini dengan kerja kerasnya, "


" setelah itu lahirlah alaya yang kini tumbuh menjadi putri yang sangat cantik "


" apakah ibuku mengetahuinya??"(tanya alaric kepada ratu chyara)


" iya dia mengetahuinya, maka dari itu dia sangat membenci alaya,"


" aku harap kau tidak melakukan kesalahan yang sama seperti ayahmu dulu "


ratu chyara berlalu dari hadapan alaric, ia benar benar tidak menyangka akan hal ini, iya tidak tahu jika ayahnya adalah kakak tiri dari ratu chyara.

__ADS_1


alaric tahu jika ia melanggarnya, ayahnya tidak segan-segan untuk mengusirnya dari istana, lalu bagaymana ia bisa hidup tanpa keluarga nya di luar sana, ia menghelai nafas dengan berat lalu menatap langit pagi yang sangat indah, ia tidak tahu jika ia akan mengikuti kesalahan yang sama seperti sang ayah.


__ADS_2