Terlahir Sebagai Pangeran Sampah

Terlahir Sebagai Pangeran Sampah
Iblis Gryon


__ADS_3

Setelah Lucas berhasil mempelajari Skill barunya dia berniat melakukan pencarian Artefak yang bisa membangkitkan Bloodline tersebut malam ini.


Di tengah malam hari yang gelap hanya bulan dan bintang sebagai penerang malam.


Sesosok bayangan melesat keluar dari jendela penginapan lantai 2 yang tak lain adalah Lucas.


Tujuan Lucas saat ini adalah mansion Walikota.Lucas yang sudah tahu lokasi pasti gua yang di buat oleh salah satu Seven Deadly Sins dengan cepat tiba di taman belakang mansion Walikota.


Awalnya Lucas ingin menggunakan Teleportasi tetapi System melarangnya karena Lucas masih belum terbiasa dan perlu waktu untuk membiasakan diri dengan Hukum Ruang dan Waktu.


Jika Lucas langsung menggunakan Teleportasi tanpa membiasakan diri terlebih dahulu bisa-bisa dia terjebak di badai Ruang dan Waktu dan berakhir tercabik-cabik.


"System bagaimana sekarang?"tanya Lucas karena dia tidak tahu cara memasuki gua yang berada di bawah tanah.


[Host harus berdiri di tengah taman]


Lucas mengikuti instruksi System berdiri di tengah taman dan dia menunggu sampai tiba-tiba muncul sebuah Array di bawah kakinya dan Lucas langsung menghilang dalam Array tersebut.


"Ini di mana?"


[Host sekarang sudah berada di dalam gua yang di ciptakan oleh salah satu Seven Deadly Sins]


Lucas sekarang berada di sebuah lorong yang gelap gulita tanpa pencahayaan.


"System apa kau yang membuat Array tadi?"tanya Lucas sambil membuat bola api dari sihirnya untuk menerangi jalannya.


[Benar, Pintu masuk yang sebenarnya sudah hancurkan oleh seseorang jadi System membuat Array Teleportasi]


"Di hancurkan?"


[Ya, System tidak tahu siapa yang menghancurkan]


Lucas terus menelusuri lorong gua yang gelap tersebut dengan hati-hati karena dia tidak tahu bahaya apa yang menantinya di depan.


Tak terasa 2 jam sudah berlalu dan Luccas tidak menemukan apa-apa di sepanjang jalannya sampai terlihat sebuah cahaya di ujung lorong.


"Apakah itu ujung lorong ini?"


Melihat cahaya di depannya Lucas mempercepat jalannya.


Sebelum Lucas bisa melewati ujung lorong itu dua sosok bayangan muncul di depannya dan langsung menyerang Lucas tanpa peringatan.


BOOOOMMM


Untungnya Lucas memiliki refleks yang bagus sehingga dia bisa menghindari tepat waktu.


"Apa itu?"


Pandangan Lucas terhalang kepulan debu yang di sebabkan oleh serangan dua sosok bayangan tersebut.


Setelah kepulan debu itu hilang Lucas bisa melihat dua sosok bayangan yang menyerangnya.


Mereka berdua memiliki kulit berwarna merah dengan tanduk dan sayap kelelawar di punggung mereka.


"God Eye"

__ADS_1


Nama : Iblis Gryon/Penjaga Neraka


Rank : A


Level : 4000


ELement : Kegelapan


"Sebenarnya apa yang ada di ujung lorong ini sampai-sampai penjaga pintunya saja Iblis Rank A"gumam Lucas penasaran.


Lucas yang masih tenggelam dalam pikirannya tersadar saat mendengar suara dari salah satu Iblis Gryon.


"Manusia apa yang kau lakukan di tempat ini"ucap salah satu Iblis Gryon dengan suara seraknya.


"Dan bagaimana kau bisa menemukan tempat ini"lanjutnya


"Apa yang ku lakukan di sini bukan urusan kalian termasuk bagaimana aku menemukan tempat ini"jawab Lucas acuh tak acuh.


"Sepertinya manusia rendahan ini bosen hidup"ucap Iblis Gryon yang dari tadi diam saja.


"Kalau begitu mari kita bersenang-senang dengan manusia rendahan ini"ucap Iblis Gryon dengan suara serak tadi.


"Shadow Hand"


Sebuah tangan bayangan muncul di bawah kaki Lucas yang berusaha menangkapnya.


Lucas langsung menghindar saat melihat tangan bayangan itu yang ingin menangkapnya.


"Oh! Kekuatan manusia rendahan ini lumayan"ucap Iblis Gryon yang tidak banyak bicara.


Lucas yang mendengar dirinya selalu di sebut manusia rendahan tentu kesal lalu dia mengeluarkan Daggernya dari Inventory.


Iblis Gryon yang melihat Lucas tiba-hilang langsung waspada dan mencoba merasakan keberadaan Lucas lewat auranya.


"Di belakang" ucap Iblis Gryon yang tidak banyak bicara.


Namun,Iblis Gryon yang suaranya serak tidak memiliki refleks cepat seperti temannya, alhasil lehernya tergores dan mengeluarkan darah berwarna hitam.


Iblis Gryon yang suaranya serak menyentuh lehernya yang tergores dan melihat darah di tangannya dia langsung marah sambil berkata.


"Kamu manusia rendahan beraninya melukai Ras Demon yang agung ini"


"Hanya ada satu kata buat mu MATI!"lanjutnya


Saat Iblis yang suara serak itu ingin menyerang Lucas dia di hentikan temannya.


"Tunggu dulu! Apa kau tidak lihat manusia rendahan ini bisa menggunakan sihir yang telah lama hilang?"


"Apa maksud mu?"


"Alasan kita tadi tidak merasakan keberadaannya dan tiba-tiba muncul di belakang adalah dia menggunakan Teleportasi" jelas Iblis Gryon yang tidak banyak bicara.


"Apa! Teleportasi"


"Iya,Teleportasi dan lebih baik kita serang bersama-sama"

__ADS_1


Dan mereka langsung menyerang Lucas dari dua sisi berbeda sambil merapalkan mantra sihir.


"Dark Prison"


"Dark Disc"


Seketika Lucas terjebak dalam penjara kegelapan dan dia tidak bisa melihat apa pun.


Belum sempat Lucas melakukan apa pun sebuah serangan lain tiba-tiba datang dari arah belakangnya dan karena tidak sempat menghindar atau menangkis Lucas membuat pelindung.


"Absolut Barrier"


BOOOOMMM


KRAKK


Terjadi ledakan benturan antara sihir Lucas dan Iblis Gryon bahkan membuat pelindung Lucas retak.


"Jika seperti ini terus aku pasti akan kalah"gumam Lucas.


[Kenapa Host tidak mencoba Skill baru yang di dapatkan setelah bergabung dengan Bloodline Ras Malaikat Kuno]


"Mari kita coba Skill itu"ucap Lucas.


"Transformasi Ancient Angel"


WHOOOSS


KRAAKK


BOOOOOM


Penjara kegelapan yang mengurung Lucas langsung hancur ketika terkena aura Lucas.


"Apa yang terjadi"ucap Iblis Gryon yang suara serak terkejut karena Penjara Kegelapannya tiba-tiba hancur.


"Ini adalah aura Ras Angel"ucap Iblis Gryon yang tidak banyak bicara terkejut ketika mengenali aura yang menghancurkan Penjara Kegelapan milik temannya.


Kini mereka berdua melihat ke tempat Lucas berada.


Di depan mereka berdiri sosok pemuda tampan dengan sayap putih berjumlah 16 dengan mahkota di atas kepalanya dan yang paling mencolok dari pemuda tampan tersebut adalah warna iris matanya, yaitu putih dan hitam.


"S-Siapa kau sebenarnya?"ucap Iblis Gryon yang tidak banyak bicara.


Dia tahu betul bahwa pemuda tampan yang berada di depannya bukan Ras Angel biasa.


Lucas tidak menjawab dia hanya menatap mereka berdua.


BUGH


Kedua iblis tersebut langsung berlutut karena tidak bisa menahan aura milik Lucas setelah di tatapnya.


Lucas berjalan santai ke arah iblis tersebut.Sesampainya di depan mereka Lucas mengeluarkan api berwarna putih dari telapak tangannya dan melemparkan api putih tersebut ke mereka berdua.


"Aaaaaahh"mereka berdua berteriak keras ketika api putih tersebut menyentuh kulit tubuh mereka.

__ADS_1


Api putih tersebut terus membakar mereka berdua sedikit demi sedikit di mulai dari kepala sampai kaki.


Lucas sengaja tidak langsung membunuh mereka dan ingin menyiksa mereka karena telah berani menyebut dia manusia rendahan.


__ADS_2