Terlahir Sebagai Pangeran Sampah

Terlahir Sebagai Pangeran Sampah
Turnamen II


__ADS_3

Pertarungan demi pertarungan di atas arena terus berlanjut hingga Lucas di panggil oleh wasit.


"Selanjutnya peserta nomor 300-400 silahkan naik ke atas arena" ucap wasit.


Lucas yang berada di sudut berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju arena.


Kini semua peserta sudah di atas arena dan mulai mengeluarkan senjata mereka dengan menatap waspada orang-orang yang ada di sekitarnya.


"Kalian sudah tahu kan peraturannya? Siapa saja yang berdiri paling terakhir di atas arena ini akan dianggap jadi pemenangnya, jadi kalian hanya perlu menjatuhkan semua peserta" ucap wasit.


"Mulai"


Setelah wasit mengucapkan kata "Mulai" semua orang yang ada di atas arena mulai melancarkan serangan terkuat mereka.


BOOOM


TRANK


Serangan demi serangan mulai mereka lancarkan terhadap lawan yang ada di depan, tak terkecuali untuk Lucas yang saat ini berada di pinggiran arena sambil menikmati pertunjukkan yang ada di depannya.


"Nak! kenapa kamu ikut turnamen ini? padahal kamu adalah yang terlemah di antara semua peserta yang ada di atas arena" ucap seorang petualang sambil menatap Lucas dari atas sampai bawah.


Menurut petualang itu, Lucas adalah orang lemah dan bukan ancaman baginya yang sudah sering menghadapi situasi antara hidup dan mati sebagai seorang petualang.


Mendengar ada seseorang yang meremehkannya membuat Lucas sedikit tidak senang.


"Lemah! dari segi mana aku lemah, paman?" tanya Lucas.


"Bukankah itu karena aku tidak merasakan aura apa pun dari tubuh mu dan di lihat dari segi manapun kau hanya memiliki tubuh kurus tanpa ada otot sedikit pun" jelas petualang itu terus terang.


Ekspresi Lucas yang awalnya biasa-biasanya mulai berubah sedikit saat dia mendengar petualang itu mengatakan dia memiliki tubuh kurus tanpa otot.


"Kalau begitu ucapkan selamat tinggal kepada arena ini, paman" ucap Lucas menyerang dengan Element Angin dan melempar petualang itu sampai keluar dari arena.


"Apa maks-" belum sempat petualang itu berbicara, dia merasakan ada sesuatu yang melilit tubuhnya dan tanpa tahu apa itu, dia langsung terlempar dari arena.


"Ini apa yang terjadi dan kenapa aku terlempar dari arena?" ucap petualang itu bingung dan masih mencerna kejadian yang baru saja dia alami. Kemudian tatapannya terpaku kepada seorang pemuda yang baru saja dia ajak bicara tadi.


Melihat petualang itu menatapnya dirinya, Lucas hanya balik menatap sambil tersenyum di balik topengnya.

__ADS_1


Petualang itu melihat Lucas menatap balik diri kemudian


dia mengutuk kesialannya karena salah memilih lawan.


'Anak muda itu berpura-pura menjadi babi untuk memakan harimau' batin petualang itu.


Suasana di tiap arena makin intens akibat pertarungan para peserta.


Lucas saat ini sedang berhadapan dengan 3 anak bangsawan.


"Hehehe....akhirnya kita bertemu lagi" ucap salah satu anak bangsawan.


"Apakah kita pernah bertemu?" tanya Lucas.


"Apa kau lupa tentang kejadian di restoran?" jawab salah satu anak bangsawan.


"Oh, ternyata kalian" ucap Lucas yang seakan baru ingat akan kejadian di restoran.


Melihat ekspresi Lucas yang lupa akan perbuatannya di restoran membuat mereka geram. Pasalnya ini baru pertama kali mereka di pandang rendah oleh seorang petualang.


Ketiga anak bangsawan itu saling memandangi satu sama lain, seakan pikiran mereka saling terhubung, mereka langsung mengelilingi Lucas dan tanpa aba-aba salah satu anak bangsawan yang menggunakan pedang langsung menyerang.


"Water Bomb"


Melihat kedua serangan itu, tidak ada kepanikan di mata Lucas. Dia menghindari tebasan pedang itu dengan mudah. Setelah berhasil menghindari tebasan pedang tersebut, Lucas mengeluarkan pedang dari cincin dimensinya yang telah dia siapkan sebelum turnamen.


SLASSSH


Beberapa Water Bomb berhasil di potong jadi dua oleh Lucas. Namun, bukannya menghilang Water Bomb itu malah meledak dan Lucas yang terkejut terlempar cukup jauh.


BOOOMM


Meski Lucas berhasil menahan ledakan tersebut dengan lengan kanannya di saat terakhir, tetap saja lengan kanannya terluka. Akibat luka tersebut darah menetes dari lengannya.


"Hahaha......bagaimana rasanya sihir ku" ucap anak bangsawan yang memegang staff.


Tanpa mau repot menjawab Lucas hanya acuh tak acuh. Kemudian dia mengeluarkan potion tingkat menengah untuk meminumnya.


Belum sempat Lucas meminumnya sebuah bayangan muncul di atas kepalanya.

__ADS_1


BOOOMMMM


Karena refleksnya yang cepat, Lucas berhasil menghindarnya.


Melihat ke arah asal serangan, Lucas bisa melihat bahwa serangan itu berasal dari seorang anak bangsawan berotot pengguna pedang besar.


"Cih!" ucap Lucas kesal.


Sebenarnya hal mudah mengalahkan mereka jika satu lawan satu karena level mereka di bawah Lucas. Permasalahannya adalah mereka menyerang Lucas bersama-sama. Dengan kerja sama mereka yang terorganisir makin menyulitkan Lucas untuk menyerang.


Akibat keributan yang mereka buat, banyak perhatian penonton beralih ke pertarungan mereka.


"Siapa pemuda yang menggunakan topeng serigala itu? bahkan dia melawan ketiga bangsawan itu" tanya salah satu penonton.


"Aku juga tidak tahu" jawab temannya yang duduk di sebelah.


"Dia adalah Zero atau sering orang memanggilnya Lone Wolf" ucap seorang petualang muda.


"Tahu dari kamu?"


"Tahu dari mana? Siapa yang tidak tahu akan ketenaran Lone Wolf bagi petualang yang berasal dari Kerajaan Merty" ucap petualang muda tersebut dengan bangganya.


Jarak antara Kerajaan Merty dan Kerajaan Envuelle tidak terlalu jauh. Jadi tidak aneh ada orang-orang yang berasal dari Kerajaan Merty. Mengenai turnamen ini juga telah tersebar ke seluruh Benua Forest.


Bagi mereka yang berasal dari Kerajaan Merty, tentu tidak asing dengan pemuda bertopeng serigala. Malah sebagian pemuda yang di Kerajaan Merty, entah itu muda atau tua menjadikan pemuda bertopeng serigala itu sebagai idola mereka, setelah mendengar pencapaian pemuda itu dalam waktu setengan tahun.


Siapa juga yang tidak kagum akan pencapaian Lucas dalam setengah tahun. Baru pendaftar telah menjadi petualang rank Gold dan dalam setengah tahun berhasil naik menjadi petualang rank Platinum di usia di bawah 20 tahun. Bukan hanya itu, setiap misi yang dia kerjakan tidak pernah gagal, baik itu misi C,B atau A.


Pembicaraan mereka bertiga yang tak di sembunyikan membuat penonton yang awalnya tidak mengenal Lucas menjadi tahu siapa itu Lucas.


Setelah memdengar prestasi yang dilakukan Lucas dalam setengah tahun membuat penonton dan bangsawan bertanya-tanya akan latar belakangnya.


'Berasal dari mana pemuda itu'


Di Kursi Keluarga Kerajaan.


" Dalam setengah tahun dia berhasil menjadi petualang rank Platinum. Sepertinya aku harus menyelidiki latar belakang pemuda itu dan entah kenapa aku merasakan aura yang familiar darinya" gumam Esline yang makin penasaran akan identitas pemuda yang pernah di temuinya di restoran.


Sebaliknya Henry yang duduk di sebelah Esline memiliki ekspresi muram. Sebab, dia tidak menyangka kalau pemuda yang dia singgung memiliki bakat lebih tinggi darinya.

__ADS_1


"Aku harus membunuhnya sebelum terlambat" batin Henry dengan tatapan tajam ke arah arena.


__ADS_2