Terlahir Sebagai Pangeran Sampah

Terlahir Sebagai Pangeran Sampah
Mendaftar Turnamen


__ADS_3

1 Minggu Kemudian.


Terlihat banyak orang berkumpul, baik itu tua,muda dan anak-anak. Mereka berkumpul bukan tanpa alasan. Sebagian ada yang menemani anak-anak mereka dan sebagian ada yang menonton.


Ya, mereka berkumpul di alun-alun untuk mendaftar Turnamen. Hari ini adalah hari di mana di bukanya pendaftaran Turnamen. Batas waktu untuk pendaftaran hanya 3 hari.


Hari pertama saja sudah banyak anak muda berbaris untuk mendaftar Turnamen.


Sore hari


"Aku berharap tak terlalu lama menunggu" ucap Lucas.


Saat ini Lucas sedang berjalan menuju alun-alun ibukota untuk mendaftar Turnamen. Dia sengaja datang di sore hari lantaran tak ingin lama mengantri untuk mendaftar. Sesampainya di alun-alun antrian masih lumayan panjang.


Kedatangan Lucas di alun-alun membuat suasana yang awalnya tenang jadi ribut.


"Apakah itu yang mengalahkan anak Marques di Restoran Luxine?"


"Ya, bahkan dia berani menyerang murid pribadi Kepala Academy Xernis"


"Nyalinya besar"


Masalah Lucas yang menghajar salah satu anak bangsawan yang merupakan anak Marques dan menyerang murid pribadi Kepala Academy Xernis sudah di ketahui orang terutama anak muda.


Sebagian ada yang berterima kasih kepada Lucas dalam hati dan sebagian ada menanti pertunjukkan yang menarik akan Lucas yang berani menghajar anak Marques.


Anak Marques itu bernama Jester Cambrean. Semua orang sudah mengetahui akan sifat Jester yang suka mabuk,berfoya-foya bahkan dia suka menindas rakyat kecil.


Oleh karena itu, banyak orang yang membencinya. Orang yang pernah di tindas oleh Jester sangat berterima kasih kepada Lucas. Biarpun bukan mereka yang menghajar Jester, namun mereka bersuka cita akan kemalangannya.

__ADS_1


"Seperti biasa kamu jadi perhatian di mana-mana" ucap Axelle tertawa di alam bawah sadar Lucas.


"Cih! itu semua gara-gara orang lain selalu mencari masalah dengan ku" ucap Lucas kesal sebab dia selalu dapat masalah dari seorang Bangsawan.


3 jam telah berlalu, kini giliran Lucas mendaftar.


"Nama dan umur" ucap orang yang bertanggung jawab dalam pendaftaran.


"Zero 15 tahun" ucap Lucas.


"Letakkan tangan mu di atas bola kristal ini" ucap orang itu setelah mencatat nama dan umur Lucas.


Bola kristal itu mirip dengan kristal penguji yang ada di Guild Petualang yang fungsinya untuk mengukur level seseorang.


Lucas mengikuti instruksi orang itu dan meletakkan tangannya di atas kristal itu. Tak butuh lama kristal itu langsung menampilkan level Lucas.


Level : 1.200


'Bakat anak ini hanya di bawah pada Tuan Putri, aku harus melaporkan kepada Raja akan bibit yang bagus ini' batin orang itu.


"Ini nomor peserta mu" ucap orang itu menyerahkan nomor peserta Lucas yang memiliki nomor 300.


"Terima kasih" ucap Lucas setelah mengambil nomor pesertanya lalu dia pergi dari alun-alun itu.


Dalam seminggu ini Lucas sibuk menyelidiki markas utama Organisasi Death Skull yang berada di Hutan Kematian. Hutan Kematian memiliki bentangan hutan yang luas. Dari keseluruhan Benua Forest, Hutan Kematian menempati 20% dari luas Benua tersebut. Bisa di bayangkan luasnya seperti apa.


Dan tidak ada kerajaan yang berani mengklaim Hutan Kematian sebagai wilayahnya, karena semua orang sudah tahu kalau Hutan Kematian merupakan rumah para Beast. Sebagian kerajaan menjadikan Hutan Kematian sebagai perbatasan wilayah kerajaan mereka.


Hanya orang-orang yang memiliki level tinggi yang berani menjelahi Hutan Kematian. Oleh karena itu, banyak markas para bandit berlokasi di Hutan Kematian. Namun mereka tak berani membuat markas terlalu dalam dari Hutan Kematian. Semakin dalam masuk semakin kuat Beast yang ada.

__ADS_1


Jadi Lucas tidak kaget jika markas utama Organisasi Death Skull berada di Hutan Kematian. Dulu Lucas juga berspekulasi markas organisasi tersebut juga ada di Hutan Kematian. Namun, dia tidak yakin karena tidak ada petunjuk akan hal tersebut dan Lucas juga malas untuk mencari sesuatu tanpa ada petunjuk yang ujung-ujungnya tidak dapat apa-apa.


Dalam seminggu ini juga Lucas menyuruh pasukan bayangannya memata-matai markas mereka. Bukannya Lucas tidak mampu untuk meratakan markas mereka, akan tetapi dari ingatan pria paruh baya itu ada salah satu bawahan Tuan Muda itu yang menjaga markas mereka.


Karena Lucas belum mengetahui kekuatan orang itu ia tidak berani menyerang tanpa ada persiapan.


Saat ini Lucas berada di taman ibukota. Ia hari ini ingin bersantai karena untuk menenangkan pikirannya. Dalam seminggu ini juga pikiran Lucas penuh akan tentang cara menemukan Artefak yang diincar oleh Ras Demigod yang membuatnya kurang istirahat.


Di taman ibukota banyak anak-anak sedang bermain dan mereka di temani oleh kedua orang tuanya. Terkadang Lucas kepikiran tentang kehidupan pertamanya yang dulu juga sering di temani kedua orang tuanya bermain di taman kota.


"Bagaimana keadaan dan reaksi mereka saat mengetahui aku sudah mati?" gumam Lucas yang teringat akan paman dan bibinya yang selama ini udah merawatnya.


Meski di kehidupan keduanya memiliki keluarga lengkap dan penuh dengan kekayaan, dia tetap tidak bisa melupakan masa lalunya. Terkadang ada di saat dia sedang tidur tiba-tiba bermimpi akan paman dan bibinya.


Pernah terbersit di pikiran Lucas ingin menghapus ingatan di kehidupan pertamanya karena dia tidak ingin terjebak akan masa lalunya, tetapi ketika dia teringat akan kebersamaa dengan orang tua dan paman bibinya dia mengurungkan niatnya.


Di tengah lamunanannya tiba-tiba Lucas mendengar suara Axelle.


"Lucas aku ada cara biar kau bisa menghadapi bawahan Tuan Muda itu?" ucap Axelle.


"Apa itu?" tanya Lucas


"Aku bisa meminjamkan kekuatan ku" ucap Axelle.


"Namun, itu tergantung fisik mu seberapa kuat kau bisa menampung kekuatan ku dan untuk saat ini aku tidak bisa membantu menghadapi bawahan Tuan Muda itu karena aku takut mereka akan tahu bahwa aku telah bebas dan akan mengincar ku sekali lagi" jelas Axelle.


Bagaimana pun Magical Beast masih memiliki kekuatan yang besar dan mereka bisa melawan Ras Demigod. Ada satu legenda yang di percaya Ras Demigod kalau ada Magical Beast yang bisa menembus batas kekuatan di dunia ini mereka akan menjadi Hewan Suci yang bahkan kekuatannya bisa menyamai para Dewa.


Karena legenda itu mereka berusaha menangkap Magical beast dengan cara memperbudak mereka dan ketika Magical Beast berhasil menembus batas kekuatan di dunia ini, Ras Demigod nanti akan mempunyai pelayan yang kekuatannya setera dengan Dewa.

__ADS_1


Untuk bisa membuat Magical Beast menembus batas kekuatan di dunia ini tidak lah mudah dan memerlukan sumber daya dan waktu yang lama. Namun, bagi Ras Demigod itu bukan masalah karena mereka mempunyai sumber daya yang melimpah berbeda dengan dengan Ras Manusia.


__ADS_2