Terlahir Sebagai Pangeran Sampah

Terlahir Sebagai Pangeran Sampah
Wyvern


__ADS_3

Lucas mencoba menggunakan persepsi mana-nya untuk mendeteksi makhluk hidup di sekitarnya. Bagaimana pun dia masih tidak tahu apakah hutan ini berbahaya atau tidak. Biarpun dia kuat dan memiliki pasukan bayangan yang banyak di hadapan kekuatan absulote itu percuma.


Setelah merasakan tidak ada makhluk yang bisa mengancam hidupnya sejauh radius 500 KM dia bernafas lega. Merasakan semua aman dia menuruni gunung itu.


Lucas mencoba menyentuh tumbuhan dan pohon yang ada di dalam hutan. Dia menganggap semua hutan ini cuma ilusi untuk mengisi dimensi khusus ini.


Apa yang dia temukan adalah semua tumbuhan dan pohon yang ada di dalam hutan bukan ilusi itu adalah nyata.


"Bagaimana dia membuat semua ini? Tumbuhan dan pohon di sini umurnya sudah mencapai jutaan tahun"


Lucas yang ingin tahu rahasia apa yang tersimpan dalam hutan ini dia mencoba menelusuri hutan ini sampai ujung.


Sepanjang perjalanan dia menemukan hewan biasa berkeliaran seperti kupu-kupu,tupai,kelinci dll. Lucas masih tidak percaya akan keadaan lingkungannya. Dia mengira setelah di teleportasikan dia akan di kirim ke tempat yang berbahaya.


"Tidak mungkin sesederhana itu, tempat ini pasti ada rahasia tersembunyi yang di simpan di dalam dimensi ini"


"Tetapi apa itu?"


Lucas terus melesat ke depan dan tidak mengendurkan kewaspadaanya. Dia masih tidak tahu bahaya apa yang tersimpan dalam hutan ini.


1 Minggu Kemudian.


Lucas sudah menelusuri hutan ini selama 1 minggu untuk mencoba keluar dari hutan, tetapi dia masih berada di dalam hutan dan tak tahu berapa lama lagi untuknya bisa keluar.


Dalam 1 minggu ini dia tidak menemukan Beast. Dia hanya menemukan hewan biasa.


1 Bulan Kemudian.


"Akhirnya aku keluar dari hutan ini"


Lucas tidak menduga bahwa hutan ini sangat luas dan membutuhkan waktu 1 bulan baginya untuk bisa keluar.


Di depan Lucas saat ini adalah pegunungan yang menjulang tinggi yang disertai dengan hujan petir terus menerus dan tak tahu berapa jumlah pegunungan yang ada di depannya.


Lucas sebenarnya sudah beberapa kali mencoba untuk terbang dan berteleportasi akan tetapi dia tidak bisa, seakan-akan ada hukum yang membatasinya.

__ADS_1


Jadi, Lucas hanya bisa mengandalkan Skill Shadow Step-nya. Pernah lucas bertanya kepada System dan System mengatakan itu karena ada aturan yang sudah di tetapkan oleh pencipta dimensi ini dan hanya makhluk yang ada di dalam dimensi ini yang memiliki kemampuan untuk terbang sedangkan untuk orang luar itu tidak bisa.


Yang membuat Lucas bersyukur akan dimensi ini adalah dia masih tidak menemukan mahkluk yang kuat di dalam hutan.


Baru saja Lucas bersyukur tidak menemukan mahkluk yang kuat. Ketika dia memasuki pegunungan dia sudah di serang oleh Wyvern.


BOOOOOM


"Sial! kadal terbang dari mana ini?"


Lucas marah akan dirinya yang di serang tiba-tiba oleh seekor kadal terbang yang tak lain adalah Wyvern.


"God Eye"


Nama : Wyvern


Rank : A


Level : 6000


ELement : Api


Untuk saat ini Lucas tidak bisa mengalahkan Wyvern itu dengan levelnya. Apalagi dia bisa terbang sedangkan untuknya dia tidak bisa yang membuat Lucas iri terhadap Wyvern itu dan Lucas hanya bisa mengandalkan kekuatan Draco dan Dimitri.


"Dimitri keluar dan bunuh Wyvern itu" perintah Lucas.


"Baik, Tuan" ucap sesosok yang tiba-tiba muncul dari bayangan dan berlutut di hadapan Lucas yang tak lain adalah Dimitri.


Dimitri memandang rendah Wyvern yang ada di depannya sambil berkata.


"Berani sekali kadal terbang seperti mu menyerang Tuan ku dan hanya ada satu hukuman berani menyinggung Tuan ku....MATI" ucap Dimitri dengan mengangkat tangan kanan dan tangan kiri menarik sesuatu seakan-akan dia memegang busur sambil berkata.


"Dark Bow"


Setelah dia mengucapkan mantra sihir, Element Kegelapannya mengembun dan membentuk busur beserta anak panahnya lalu dia melepaskan anak panah tersebut.

__ADS_1


Wyvern yang merasakan energi sihir yang besar sedang menujunya dan tak mau kalah dia meludahkan api dari mulutnya untuk menghentikan anak panah yang melesat dengan cepat.


BOOOOOMM


Ledakan keras terjadi saat dua serangan bertabrakan dan menghancurkan gunung di sekitarnya.


Lucas mengutuk Dimitri dalam hatinya karena tidak memberi tahu kalau serangannya bisa sekuat ini dan beruntung dia sempat membuat Absolute Barrier dengan seluruh mana-nya, meski Absolute Barrier-nya retak dan hanya dengan sentuhan sedikit jarinya saja itu langsung hancur.


Setelah kepulan debu hilang Lucas bisa melihat Wyvern itu sedikit terluka di bagian tubuhnya. Namun, luka itu bukan apa-apa bagi Wyvern yang terkenal akan sisiknya yang hampir sekuat sisik naga. Bagaimana pun Wyvern masih satu keluarga dengan Ras Naga. Jadi tidak aneh pertahanannya hampir sekuat naga.


"Lumayan" ucap Dimitri mengangguk terhadap lawannya yang bisa menahan panahnya.


"Ku berharap kamu bisa menahan sihir ku yang satu ini" ucap Dimitri.


"Dark Hell Sword"


Sebuah pedang raksasa dari Element Kegelapan tercipta di atas kepala Dimitri dan dia ayunkan ke arah Wyvern.


Merasakan sebuah ancaman dari pedang raksasa itu, Wyvern membuka mulutnya lebar-lebar dan menciptakan sebuah bola berwana merah menyala dari element apinya. Perlahan tapi pasti bola yang terbentuk di mulutnya semakin membesar sampai sebesar bola basket lalu dia tembakkan ke pedang raksasa.


Wyvern menganggap serangannya akan bisa menahan pedang tersebut, tetapi realita berkata lain. Setelah bola api itu berbenturan dengan pedang raksasa, bukannya terjadi ledakan. Namun, bola itu langsung terbelah dan pedang raksasa itu terus melesat menuju Wyvern itu sampai tubuhnya terbelah menjadi dua.


Tak sampai di situ, sebuah jurang yang dalam terbentuk akibat serangan Dimitri.


[Ding! Membunuh Wyvern mendapatkan 1.500.000 exp dan 1.200.000 PS]


"Kerja bagus" ucap Lucas memuji Dimitri karena berhasil membunuh Wyvern tersebut.


Kemudian Lucas membangkitkan Wyvern tersebut dan menjadikan tunggangannya, tetapi sebelum itu dia menyuruh Dimitri kembali ke bayangannya.


"Ayo kita berangkat" ucap Lucas menepuk punggung Wyvern yang telah jadi pasukan bayangannya.


Dengan Wyvern sebagai tunggangannya Lucas memasuki kawasan yang penuh akan gunung-gunung yang menjulang tinggi beserta petir yang selalu menyambar-nyambar.


Lucas tidak berani menyuruh Wyvern-nya terbang tinggi, sebab banyaknya petir yang menyambar dan dia yakin saat dia terkena sambaran petir itu dia pasti tidak akan mati, tetapi akan terluka cukup parah.

__ADS_1


Sama seperti ini, Lucas terus terbang selama 2 hari untuk memasuki bagian terdalam kawasan yang penuh gunung-gunung tinggi, sampai dia melihat sebuah Altar besar yang tiap sisinya di kelilingi sebuah pilar yang tinggi dan besar.


Namun, apa yang membuat Lucas terkejut dan menghirup udara dingin adalah sesosok naga hitam dan merah yang menyala di sela-sela sisiknya, tak lupa sebuah tanduk hitam dan sayap yang besar menambah penampilannya makin menyeramkan.


__ADS_2