Terlahir Sebagai Pangeran Sampah

Terlahir Sebagai Pangeran Sampah
Informasi yang Mengejutkan


__ADS_3

"Hello" ucap Lucas menyapa pria paruh baya yang sedang asik bermain dengan tiga wanita muda.


Pria paruh baya yang mendengar ada seseorang menyapanya menoleh ke arah Lucas. Melihat seorang pemuda bertopeng serigala berdiri di pintu masuk dia mengerutkan keningnya.


'Apa kedua penjaga itu tidak mendengar perintah ku? Aku bilang jangan biar ada seseorang yang masuk' batinnya kesal akan kedua penjaga itu yang tidak mendengarkan perintahnya.


Lucas tidak menghiraukan ekspresi kesal pria paruh baya itu dan langsung duduk di sofa di seberang pria paruh baya itu dan mengambil cawan berisi anggur di atas meja.


"Bocah, apa kau tahu ini tempat apa" ucap pria paruh baya itu dengan ekspresi masih kesal.


Pria paruh baya itu tidak berani langsung menyerang Lucas karena dia tidak bisa melihat kekuatan pemuda bertopeng serigala di depannya.


"Tahu" balas Lucas sambil meminum anggur di tangannya.


"Apa kau kesini untuk mengajukkan misi?" tanya pria paruh baya.


Lucas menggelengkan kepalanya kemudian berkata.


"Aku kesini untuk bertanya di mana letak markas utama kalian" ucap Lucas dengan santai.


Ekspresi pria paruh baya itu makin jelek ketika mendengar perkataan pemuda bertopeng serigala di depannya. Dia bukan orang bodoh yang tidak tahu apa arti dari perkataan pemuda bertopeng serigala di depannya dan dia sudah bisa menebak kalau kedua penjaga pintu masuk sudah di bunuh oleh pemuda bertopeng serigala itu.


"Aku sarankan kau pergi dari sini, aku akan mengampuni mu untuk saat ini karena melihat umur mu yang masih muda dan sangat di sayangkan jika kau mati" ucap pria paruh baya.


"Dan aku juga memberi saran untuk memberitahukan letak utama markas kalian jika kau ingin hidup lebih lama" balas Lucas dengan santai tanpa ada rasa takut.


"Bocah, lebih baik kau pergi dari sini atau kau akan menyesal" ucap pria paruh baya itu dengan membocorkan auranya sedikit.


Meski tidak bisa melihat kekuatan Lucas, dia masih memiliki Artefak Rank B dan dia menganggap pemuda bertopeng serigala di depannya menggunakan sebuah Artefak yang bisa menyembunyikan kekuatan.


Lucas menghela nafas karena dia tidak berniat bertarung, namun pria paruh baya di depannya tidak mau mengasih tahu letak markas utama mereka.


"Jangan salahkan aku bertindak kasar"


Selesai berkata begitu tiba-tiba tekanan kuat menimba pria paruh baya itu termasuk 3 gadis muda tersebut.


Keempat orang yang ada di depan Lucas seketika tidak bisa bergerak di sebabkan auranya.

__ADS_1


"Ini tidak mungkin" pria paruh baya itu tidak percaya pemuda bertopeng serigala di depannya memiliki kekuatan yang lebih besar darinya.


"Siapa kau sebenarnya?" lanjut pria paruh baya itu.


"Tidak perlu tahu siapa aku? Yang ingin ku tanyakan di mana letak marka utama kalian?" ucap Lucas.


"Jangan harap aku akan mengatakan di mana letak markas kami" cibir pria paruh baya.


Tak mau berdebat terlalu lama dengan pria paruh baya itu, Lucas mendekati pria paruh baya dan mencengkeram kepalanya.


"A-Apa yang mau kau lakukan?" ucap pria paruh baya itu dengan rasa takut yang sudah menyelimutinya.


Di dunia ini siapa yang tidak takut akan kematian dan bagi mereka yang hidup penuh bergelimang harta tentu tidak ingin mati dan akan selalu mengupayakan bagaimana cara menghindari kematian termasuk pria paruh baya itu yang tidak ingin mati.


"Reading Memory" ucap Lucas.


Setelah membaca ingatan pria paruh baya itu Lucas mengerutkan keningnya dan masih mencerna ingatannya tersebut.


"Ini bukan sekedar Organisasi pembunuh bayaran biasa" ucap Lucas terkejut mengetahui sebuah informasi yang tidak ketahui oleh siapa pun kecuali para petinggi dan ketua Organisasi Death Skull.


"Kalin boleh pergi" ucap Lucas.


Mereka bertiga segera pergi dan sebelum pergi mereka mengucapkan terima kasih karena telah mengampuni nyawa mereka.


Setelah tiga wanita itu pergi Lucas menyandarkan punggungnya ke sofa dan memandang langit-langit. Dia masih memikirkan informasi yang baru saja dia dapatkan.


"Siapa Tuan Muda yang mereka maksud?" ucap Lucas.


Dari ingatan pria paruh baya itu Lucas mengetahui kalau ketua mereka merupakan Penyihir Rank S dan rumor yang mengatakan kalau ketua Organisasi Death Skull adalah Penyihir Rank B itu semua merupakan kebohongan yang sengaja di buat oleh ketua mereka untuk menipu musuhnya. Terlebih lagi ada sosok pria muda yang selalu di panggil "Tuan Muda" oleh ketua dan para petinggi Organisasi Death Skull.


Mereka tidak tahu akan latar belakang Tuan Muda yang selalu mereka ikuti dan yang pasti kekuatan Tuan Muda yang selalu mereka panggil tidak ketahui. Termasuk wajahnya karena tiap kali Tuan Muda itu muncul dia selalu pakai jubah hitam yang selalu menutupi wajahnya.


Dan apa yang membuat Lucas tertekan adalah Tuan muda itu sedang mencari sebuah Artefak jenis pedang dan Tuan Muda itu sengaja membentuk Organisasi Death Skull untuk mencari Artefak tersebut di seluruh Benua Forest. Bukan hanya itu saja, di setiap Benua juga ada Organisasi yang dia bentuk untuk mencari Artefak tersebut.


Tak perlu melihat wajah dari Tuan Muda itu Lucas sudah bisa menebak kalau identitas dari Tuan Muda itu adalah Ras Demigod dan dia masih tidak tahu sekuat apa Ras Demigod.


"Aku tidak bisa membiarkan mereka mendapatkan Artefak itu" ucap Lucas.

__ADS_1


Lucas masih tidak tahu tujuan utama dari Ras Demigod dan yang pasti dia tidak bisa membiarkan Artefak itu jatuh ke tangan Ras Demigod.


"Axelle berapa lama lagi kekuatan mu bisa kembali ke puncaknya?" tanya Lucas ke Axelle yang ada di alam bawah sadarnya.


"Aku memerlukan waktu sekitar 5 tahun untuk bisa mengembalikan kekuatan ku ke puncaknya" jawab Axelle.


"Apa tidak bisa lebih cepat?"


"Bisa, menggunakan kristal mana"


"Berapa banyak?"


"1 juta kristal mana tingkat tinggi"


'Apa! 1 juta kristal mana tingkat tinggi, kemana coba aku harus mencarinya' batin Lucas


"Memangnya kenapa kamu ingin aku mempercepat mengembalikan kekutan ku?" tanya Axelle.


Setahu Axelle tidak ada kekuatan di dunia ini yang bisa mengancam Lucas dengan serius kecuali Ras Dragon. Untuk Ras Demigod masih di hukum di dalam dimensi buatan Dewa Ruang dan Waktu. Apa lagi Lucas punya Job Necromancer. Meski kekuatan Lucas masih lemah dengan kecepatannya yang sekarang hanya menunggu waktu saja untuk menembus Rank S.


"Ras Demigod mulai bergerak"


"Apa! Ras Demigod mulai bergerak" Axelle terkejut mendengarnya. Dia paham apa maksud Lucas, yang berarti Ras Demigod sudah bisa memecahkan segel buatan Dewa Ruang dan Waktu dan mereka mulai bergerak untuk mencari Artefak yang dulu menyebabkan mereka di hukum di dimensi khusus.


"Kamu harus mempercepat untuk mencari sisa dari Magicak Beast" saran Axelle. Dia yang paling tahu akan kekuatan dari Ras Demigod. Meski semua Magical beast berhasil di kumpulkan Lucas tidak cukup untuk menghadapi Ras Demigod, tetapi untuk saat ini sekecil apa pun kekuatan itu masih di perlukan.


"Ya" ucap Lucas mengangguk


.


.


.


Maaf lama up nya 🙏🙏🙏


Ini author sibuk ngurusin surat lamaran kerja makanya beberapa hari tidak bisa up

__ADS_1


__ADS_2