Terlahir Sebagai Pangeran Sampah

Terlahir Sebagai Pangeran Sampah
Tantangan Putri Esline


__ADS_3

"Katakan"ucap Alex.


"Syaratnya mudah saja,kalahkan aku dengan duel 1 VS 1"ucap Esline.


Lucas mengangkat alisnya mendengar syarat dari Esline.


'Apa tujuan Esline yang sebenarnya?' batin Lucas.


'Apa dia tahu akan kekuatan ku? Tidak mungkin,aku tidak pernah mengungkapkan kekuatan ku pada siapa pun dan ini hari kedua aku berinkarnasi ke dunia ini ' batin Lucas menggelengkan kepalanya.


Tiba-tiba Lucas mendengar notifikasi dalam benaknya.


[Ding! Mendapatkan Quest]


Kalahkan Putri Esline dalam duel 1 VS 1


Hadiah : ?????


Hukuman : Level Host akan di kurangi setengah


'Apa ' Lucas terkejut ketika dia mendapatkan Quest dari System.Meski Lucas terkejut tapi eskpresi wajahnya tetap dingin.


Mendengar pertanyaan Esline tentu membuat keluarga Lucas kurang setuju.Bagaimana pun Lucas tidak mungkin bisa mengalahkan Esline.


Sebenarnya Esline bukan hanya terkenal akan kecantikannya saja karena dia memiliki julukan lain,yaitu Putri Es.


Ya,element Esline adalah Element Es.Salah satu element langka di Dunia Void.Penguasaan Eslin terhadap Element Es-nya bisa di bilang hampir sempurna.


Kini semua orang menatap Lucas menunggu jawabannya.Di pikiran mereka Lucas akan langsung menolak akan syarat dari Esline dan tak mau membatalkan pertunangannya.Di dunia ini siapa yang mau menolak calon istri yang kecantikkannya bak dewi.


"Aku setuju"ucap Lucas


Semua orang tersentak kaget mendengar jawaban Lucas tak terkecuali Esline


"Nak,kamu harus memikirkan ulang akan pertarungan mu dengan Putri Esline"bujuk Argus


Argus bingung, dapat dari mana kepercayaan anaknya.


"Ayah tenang saja,aku tidak akan mengecewakan ayah dan ibu"ucap Lucas tersenyum.


Melihat mata anaknya yang penuh percaya diri.Argus hanya bisa menghela nafas tanda bahwa dia setuju dengan keputusan anaknya.


"Tuan Putri tolong ikuti saya ke lapangan latihan Militer"ucap Lucas dengan memimpin jalan menuju lapangan latihan militer.


Di lapangan latihan militer


Saat ini Lucas sudah berada di tengah lapangan bersama Esline yang berada di hadapannya.Sedangkan untuk keluarga mereka berdua berada di bangku penonton.


"Akan aku beritahu peraturan untuk duelnya"ucap Jendral yang di tugaskan oleh William untuk menjadi wasit duel mereka.


"Pertama di larang membunuh lawan"


"Kedua di larang membuat lawan cacat permanen"


"Ketiga bertarung dengan adil kalau ketahuan curang akan di jatuhi hukuman sesuai peraturan kerajaan"


"Apa kalian berdua paham"


"Paham"ucap mereka serentak


"Kalau begitu.Mulai"


WHOSSS


Esline langsung mengeluarkan auranya.Seketika lingkungan sekitar yang berjarak 10 meter berubah menjadi es dengan Esline sebagai pusatnya.

__ADS_1


Jarak Lucas dan Esline sebenarnya adalah 50 meter tapi Lucas tetap bisa merasakan suhu yang ada di sekitarnya turun drastis.


"God Eye"gumam Lucas


<>


Nama : Esline Gremory


Umur : 15 tahun


Job : Mage


Level : 65


HP : 80.000/80.000


MP : 100.000/100.000


Element : Es,Angin


Note: Author sengaja gk menampilkan Skill Esline biar kalian penasaran:v


'Tidak ku sangka kalau Esline memiliki 2 element dan sepertinya tidak ada tahu kalau dia punya 2 element kecuali keluarganya' batin Lucas sambil melirik keluarga Esline yang berada di bangku penonton.


"Siapkan diri mu aku akan mulai duluan"Setelah Esline memperingati Lucas dia langsung menghilang dari tempatnya berdiri.


Di mata orang lain mungkin Esline seperti menghilang.Namun itu bukan menghilang tapi pergerakan Esline yang terlalu cepat.


Lucas tetap tenang di tempatnya berdiri dengan wajah dinginnya.


"Kenapa pangeran sampah itu tidak bergerak?"


"Mungkin dia ketakutan"


"Cih,dasar pangeran sampah"


Meski mereka berbicara pelan yang hanya bisa di dengar oleh mereka berdua.Tetap saja Lucas bisa mendengar pembicaraan mereka dengan level Lucas saat ini.


Lucas tidak menghiraukan hinaan mereka terhadap dirinya.


'Kita lihat saja nanti hasilnya' batin Lucas


"Ice Needle"tiba-tiba terdengar suara lembut di belakang Lucas.


BOOOM


'Apakah dia sudah kalah' batin Esline setelah dia melancarkan serangannya.


Saat ini pandangan semua tertuju di tempat Lucas Berdiri dengan pandangan mereka terhalang kepulan debu.


"Apa kakak akan baik-baik saja?"tanya Lilia khawatir ke Ana.


"Kita berdoa saja semoga kakak mu tidak apa-apa"jawab Ana tersenyum dengan penuh kekhawatiran di dalam hatinya.


Setelah kepulan debu menghilang.Kini tatapan semua orang terpaku pada sebuah Barrier berbentuk setengah lingkaran dengan warna emas.


'Sudah ku duga' gumam Esline setelah dia melihat barrier yang ada depannya.


"Serangan yang bagus"ucap Lucas dengan menepuk-nepuk bajunya untuk menghilangkan debu.


"Kamu selama ini menyembunyikan kekuatan mu kan?"tanya Esline


Lucas mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan Eslien tentang kekuatannya.


Melihat Lucas tidak menjawab membuat dugaan Esline benar.

__ADS_1


"Apa Alasan mu untuk menyembunyikan kekuatan?"


"Hah.."Lucas menghela nafas berat.


"Alasan? tidak ada"


"Oke.Kita akhiri pertarungannya sampai di sini"sesudah Lucas bicara dia menghilang dan muncul di belakang Esline.


'Cepat ' batin Esline.


"Lightning Spear"ucap Lucas


'Gawat! tidak sempat '


"Ice Shield"


BOOOM


Perisai es milik Esline langsung hancur berkeping-keping sedangkan untuk dia terlempar ke belakang dan langsung menghantam dinding lapangan.


"Ugh"seteguk darah keluar dari mulut Esline.


Khawatir akan kondisi Esline.Alex langsung menghilang dari tempatnya dan muncul di sampingnya di susul oleh Ayah dan Ibunya.


Setelah memeriksa tubuh Esline.Alex menghela nafas.


"Syukurlah tidak terjadi apa-apa"ucap Alex.


Namun yang membuat Alex heran dan kagum adalah penguasaan Lucas terhadap terhadap element petirnya.


Di Dunia Void pengguna element petir langka.Bahkan kalau di hitung tidak lebih dari 10 orang setahu Alex.


Dan sekarang pemuda tampan yang menjadi lawan cucunya adalah pengguna element petir di tambah penguasaanya yang bisa di bilang sempurna.Alex bicara tersebut bukan tanpa alasan.Buktinya adalah keadaan Esline yang tidak terluka.Biasanya pengguna element petir, mereka tidak bisa mengontrol secara akurat jumlah mana yang di keluarkan yang bisa menyebabkan luka meski sudah meminimalkan pengeluaran mana mereka.


Namun Lucas berbeda dengan pengguna element petir yang lain.Ia bisa meminimalkan pengeluaran mana-nya sehingga tidak menimbulkan luka terhadap lawannya.


"Tunggu apa lagi? umumkan pemenangnya"ucap Lucas dingin ke arah Jendral yang menjadi wasit.


Jendral yang menjadi wasit tersadar dari keterkejutannya mendengar suara Lucas.


"P-pemenang duel-nya adalah Pangeran Lucas"ucap Jendral gugup yang masih tak percaya akan apa yang sedang di lihatnya.


Semua orang yang ada di lapangan latihan militer tersadar dari keterkejutan setelah mendengar suara Jendral.


Kini semua orang memiliki ekspresi rumit.Baik itu keluarga kerajaan,Jendral dan prajurit.


Tak pernah terlintas di kepala mereka kalau pemenang duel ini adalah Lucas.Semua orang sudah tahu akan kekuatan Esline yang akan keluar jadi calon pemenang dari duel ini.Namun kejadian yang ada di depan mereka berkata lain.


'Anak ini ' batin Ana sambil memandang wajah Lucas dengan tersenyum bahagia.


Awalnya Ana juga tidak percaya akan kemenangan Lucas.Meski begitu dia tetap mendukung anaknya.


[Ding! Quest selesai]


[Selamat kepada Host mendapatkan hadiah Job Necromancer]


Lucas tidak bisa tidak bahagia saat mendengar notifikasi System di dalam benaknya.


***Jangan lupa


Like


Komen


Vote

__ADS_1


Rate***


__ADS_2