
BAYU PRATAMA HARDINATA adalah seorang pengusaha kaya yang terkenal akan kekuasaannya. dia memiliki banyak anak perusahaan di setiap kota. dia memiliki seorang adik perempuan satu-satunya yang bernama DWI ALMIRA HARDINATA.
bayu sangat menyayangi adiknya itu, dan kini adiknya tengah mengandung anak pertamanya, hasil pernikahannya dengan seorang laki-laki bernama Aldi seorang arsitek yang tinggal di kota yang berbeda dengan bayu dan orangtuanya.
Bayu memang kakaknya Dwi, tapi Dwi melangkahi Bayu untuk menikah dengan pujaan hatinya itu.
sementara Bayu, walaupun umurnya yang sudah 28 tahun tapi belum juga dia menikah, padahal banyak sekali wanita yang mengincarnya, namun dia tidak pernah menanggapi mereka, karena Bayu seorang laki-laki pendiam dan sangat dingin terhadap wanita.
rencananya hari ini Dwi dan suaminya mau kerumah kedua orangtuanya, karena sudah dekat waktu dwi mau lahiran, jadi Dwi memutuskan kalau dia akan melahirkan anak pertamanya di kota kelahirannya itu.
**********
disisi lain ada Tania, gadis cantik yang sederhana sedang membantu ibunya memasak didapur.
untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari ibunya harus berjualan. dia mempunyai warung kecil didepan rumahnya, dan berjualan nasi uduk untuk sarapan pagi.
Tania adalah anak semata wayang dikeluarganya, dan ayahnya juga sudah meninggal sedari dia masih SMP. karena Tania anak yang cerdas jadi dia mendapatkan Beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya di universitas ternama di kota itu.
"Tania, panggil ibunya."
"ya bu," jawab Tania sedang membersihkan piring-piring kotor didapur.
"ibu mau belanja kepasar sebentar ya"
__ADS_1
"biar Tania yang temenin ya bu, pinta Tania. "
"tidak usah nak, biar ibu sendiri saja."
"ya sudah ibu hati-hati ya, jawab tania sambil mencium punggung tangan ibunya"
"iya sayang, jawab ibunya sambil tersenyum. "
***********
ditempat lain ada Dwi yang sedang dalam perjalanan menuju rumah mamanya bersama sang suami.
"mas, aku telfon kak Bayu sebentar ya, aku mau bilang kalo kita lagi dalam perjalanan mau kerumah mama, supaya dia juga datang kesana." ucap Dwi sambil mengambil ponselnya dari dalam tas.
dan suaminya mengangguk sambil tersenyum menoleh kearah Dwi, lalu fokus kembali dengan setirnya.
"Waalaikumsalaam. " jawab Bayu.
"kak, Dwi udah dijalan nih sama mas Aldi, kakak siap-siap ya sambut kedatangan kami. ucap Dwi sambil tersenyum kearah suaminya, Aldi pun membalas senyuman istrinya.
belum sempat Bayu menjawab tiba-tiba ada suara teriakan dari arah ponselnya.
"aaarrghhhh... " ya, itu suara teriakan Dwi adiknya Bayu.
__ADS_1
"Dwi... kamu kenapa Dwi." teriak Bayu diponselnya.
"braaakkkk.... "
ternyata mobil yang dikendarai oleh suaminya Dwi menabrak seseorang.
awalnya mobil itu hampir menabrak sebuah mobil lain didepan, karena menghindar lalu Aldi membelokkan setirnya kearah trotoar dan dia tidak melihat disitu ada orang yang sedang berjalan.
dan seketika itu juga mobil Aldi langsung tertubruk ke sebuah pohon besar didepannya .
karena benturan yang cukup kuat membuat kaca mobil Aldi pecah dan berhamburan mengenai wajahnya, dan seketika itu juga wajahnya pun dipenuhi darah.
sementara Dwi juga mendapat luka dikepalanya tapi tidak separah Aldi dan seketika itu juga dia langsung pingsan.
dan orang-orang yang melihat kejadian itu langsung mendatangi tempat kejadian perkara, dan ada juga yang menghubungi polisi.
**********
"sudah sore begini koq ibu belum pulang ya." gumam Tania.
dan dia pun khawatir dengan ibunya.
__ADS_1
Tania melihat kearah jam dinding, jam sudah menunjukan pukul 8 malam tapi ibunya belum juga kembali kerumah.
setelah selesai shalat isya, Tania keluar mencari ibunya karena dia khawatir dan takut ibunya kenapa-napa.