
setelah jam pelajaran selesai, tania dan yuna keluar dari ruang kelasnya .
tiba-tiba, tepat di tengah halaman kampus, ada seorang pria yang memanggil nama tania.
" tania...tunggu. "
" seperti ada yang memanggilmu, tania. "
kata yuna yang ada disebelah tania.
mereka pun menghentikan langkahnya ketika mendengar ada seseorang yang memanggilnya.
tania dan yuna memutar badannya melihat kearah suara yang memanggilnya itu.
" andri... " kata tania heran.
" iya, ini aku. " kata andri dengan melebarkan senyumannya.
" kamu kenal sama dia, " tanya yuna kearah tania.
" iya yun, perkenalkan ini andri. dia temanku dulu sewaktu di SMP. "
" hai... perkenalkan nama saya andri. "
kata andri sambil mengulurkan tangannya kepada yuna.
" saya yuna. " kata yuna membalas uluran tangan andri.
" nama yang cantik, secantik orangnya. " kata
andri , dia pun tersenyum kepada yuna, sementara yuna yang tau andri tersenyum kepadanya menjadi salah tingkah.
" ehemmm... " tania berdehem karena melihat mereka yang belum melepaskan jabatan tangannya.
andri dan yuna pun tersadar, dan langsung melepaskan jabatan tangan mereka.
" oh ya, ndri. kamu ngapain disini?"
tanya tania.
" aku kesini karena ada urusan sedikit. "
jawab andri.
" ooohhh..." kata tania.
" kalian mau pulang kan, yuk... "
__ADS_1
mereka bertiga pun keluar dari lokasi perkampusan.
sampai didepan gerbang kampus, tania terkejut melihat seorang pria sedang berdiri menunggunya didepan kampus dengan mobil mewahnya. pria itu tak lain adalah bayu.
" pak bayu... " kata tania terkejut.
" tania, dia siapa? " tanya yuna berbisik kearah tania.
" dia bos ku." jawab tania pelan kearah telinga yuna.
" tampan sekali dia tania," bisik yuna ketelinga tania. dan dia melihat kearah belakang disana ada andri. dia berbisik lagi kepada tania.
" yang dibelakang itu juga tampan. "
kata yuna dan tersenyum geli melihat ulahnya sendiri.
tania juga tersenyum mendengar perkataan yuna dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah yuna setiap melihat pria tampan.
bayu melangkah mendekati tania dan kedua temannya itu.
" siapa mereka tania, apa kamu tak ingin memperkenalkannya kepadaku." kata bayu lembut.
" oh iya, kenalkan pak, ini sahabat saya yuna," kata tania menunjuk kearah yuna.
" dan yang ini andri, teman saya sewaktu SMP dulu. " kata tania menunjuk kearah andri.
" perkenalkan, saya bayu. BAYU HARDINATA PRATAMA." kata bayu memperkenalkan namanya kepada Kedua teman tania dengan tersenyum.
" yuk, kita pulang. " ajak bayu kepada tania.
" bapak duluan saja ke mobil, saya mau bicara sama teman saya dulu. " kata tania.
bayu menganggukkan kepalanya dan melangkahkan kakinya kearah mobil dan berdiri disamping mobil itu.
" maaf yuna, aku harus pulang dengan pak bayu. " kata tania merasa tak enak hati karena sudah janjian akan pulang bersama.
" tidak masalah tania, aku bisa naik taksi kok." kata yuna, karena mobil yuna sedang ada di bengkel.
" andri, tolong kamu hantarkan yuna pulang ke rumah ya. " kata tania memohon kepada andri.
andri yang mendengarpun terkejut, ia juga tak enak hati kalau menolak permintaan tania.
" oke..." jawab andri sambil mengacungkan jempolnya.
" tidak perlu ndri, aku bisa koq pulang sendiri." kata yuna sedikit malu.
sebenarnya dia senang kalau andri mau mengantarnya pulang, dia hanya berpura-pura menolak saja.
__ADS_1
" yuna, kamu harus mau diantar andri pulang, aku tak mau kamu pulang sendirian." kata tania. yuna yang mendengar hanya diam saja.
" ya sudah, aku duluan ya." kata tania.
" hati-hati. " jawab andri dan yuna serempak. mereka saling berpandangan.
yuna yang melihatnya pun tersenyum dan memutar badannya kearah bayu dan terus melangkahkan kakinya menuju mobil bayu.
bayu membukakan pintu mobil untuk tania, tania pun segera masuk kedalam.
setelah menutup pintu untuk tania, bayu bergegas masuk kemobil, dan mengendarai mobilnya.
bayu melajukan mobilnya ke sebuah danau kecil. danau itu sangat indah apalagi ketika di sore hari. hembusan angin yang membuat udaranya jadi terasa sejuk dan segar. begitu pula dengan air danaunya yang hijau, membuat pemandangan menjadi lebih indah.
bayu menghentikan mobilnya didepan bangku yang ada disana.
" ngapain kita kesini pak. " tanya tania.
" apa kamu tidak menyukai tempat ini, kalau begitu kita akan pergi dari sini " kata bayu serius.
" bukan begitu pak, saya suka tempatnya. " kata tania tersenyum.
" baguslah kalau kamu suka. " jawab bayu santai.
" ayo kita turun. " ajak bayu.
bayu dan tania keluar dari mobil. mereka berdua duduk di sebuah bangku yang ada di danau itu.
" duh laper nih, itu bakso menggoda sekali sih... "
gumam tania dalam hati.
" kamu mau itu. " kata bayu yang melihat tania terus menatap kearah gerobak penjual bakso, yang tak jauh dari tempat mereka duduk.
" ah, tidak pak. saya hanya melihat-lihat saja."
kata tania sedikit malu.
"kenapa pak bayu bisa tau sih kalau aku memang mau bakso itu, tapi kalau ku jawab iya, aku kan malu. "
kata tania dalam hati.
" kamu duduk disini sebentar ya, jangan kemana-mana. " kata bayu.
" iya pak, " kata tania.
bayu melangkah pergi mendekati gerobak bakso itu. dan memesan dua porsi untuk mereka.
__ADS_1