
Episode 41
Saat ini Kiara dan rekan - rekanya bersiap - siap untuk melakukan penyergapan di pelabuhan.Mereka harus menghafalkan penyelundupan senjata dan obat - obatan dari pelabuhan Tanjung Priok,Jangan sampai barang - barang itu di bawa keluar dari Jakarta.
Sebelum berangkat tentu mereka menyusun rencana mereka dengan matang para pasukan harus ingat dimana mereka bertugas dan jangan sampai melakukan kesalahan.
Team yang akan mengintai di titik - titik tertentu juga sudah siap,Mereka juga sudah siap dengan senjata mereka.
Saat itu waktu baru menunjukan pukul sebelas siang mereka akan menuju lokasi pukul satu dan akan melakukan pengintaian pada pukul dua.
Kapal berangkat berangkat jam delapan malam jadi mereka harus mengintai siapa pemilik kapal.Mereka tidak hanya melakukan pengintaian tapi mereka juga akan mensterilkan lokasi.Jangan sampai ada peledak yang di pasang oleh pelaku.dan tentunya mereka harus melakukan secara diam- diam.Jangan sampai pelaku curiga dan mengetahui keberadaan mereka,Tapi sayangnya rencana mereka sudah bocor.
Dan saat ibu Robert mencoba menghubunginya,Dan pada saat Robert menghubunginya Kiara sedang mengecek isi peluru senjata apinya.
Kiara segera mengambil ponselnya dan pada saat melihat siapa yang menghubunginya Kiara berdecak kesal.
"Babe!"
"Ada,Apa?"Tanyanya dengan dingin.
"Makan siang denganku babe,Apa kau bisa?"
__ADS_1
"Sory aku tidak bisa,Aku lagi sibuk jadi lain kali saja!" Tolak Kiara.
"Apakah pekerjaanmu sangat banyak?"
"Ini bukan urusanmu Frengki!"
"Oke baiklah babe,Jika kau buntu bantuan hubungi aku babe,Pasti aku akan membantu."
"CK,Memang apa yang bisa kau lakukan?"
"Berjanjilah babe,Jika ada apa - apa hubungi aku,Aku pasti akan datang membantumu!"
"Baiklah aku akan meminta bantuanmu jika memang perlu!"
"Ya,Aku janji!" Jawab Kiara kesal sementara Robert terkekeh.
Setelah selesai berbicara dengan Robert,Kiara segera pergi untuk makan siang dengan rekan - rekanya.Mereka harus mengisi perut mereka dulu sebelum mereka pergi menjalankan misi mereka.
Di luar sana seorang pria berhenti di depan kantor mereka,Pria itu bertugas mengantarkan surat untuk Kiara dan pada saat
pria itu mengantarkan surat waktu sudah menunjukan pukul setengah satu siang,Dimana para petugas sedang bersiap - siap untuk berangkat ke pelabuhan.
__ADS_1
Karena itu hanya sebuah surat jadi tidak ada yang curiga dan surat itu langsung di berikan kepada Kiara.
"Komandan surat untukmu!"Seseorang menghampirinya dan memberikan surat itu.
"Surat!" Kiara mengambilnya dan merasa curiga.
Tidak mau membuang waktu karena mereka sudah mau berangkat,Kiara segera membuka surat itu dan membacanya.
"Jangan pernah mengusik urusanku wanita \*\*\*\*\*\*,Hentikan penyergapan dan kau juga harus menyelamatkan orang - orang dari dua bom yang aku pasang di tempat yang berbeda,Dan jika kau ingin menyelamatkan orang - orang,Maka segeralah temukan benda - benda itu jika tidak banyak korban yang akan mati,Waktu hanya dua jam Bu komandan yang terhormat .Semoga berhasil
Orang yang sangat membencimu.
"Oh my good,Damn!" Umpat Kiara dan para petugas langsung melihatnya.
"Rud,Rencana berubah!"Kiara memberikan surat yang dia dapat dan mereka membatalkan rencana mereka untuk menyusun rencana baru.
Para petugas sibuk membuat rencana kembali dan mereka harus menemukan dua buah bom yang di pasang.
Rencana penyergapan yang mereka buat mereka batalkan karena mereka tidak boleh meremehkan ancaman misterius itu,Karna banyak nyawa yang akan jadi taruhan.
__ADS_1
Gimana reader semuanya penasaran ngak ne sama Kiara apakah dia akan luluh dan jatuh cinta pada musuhnya sendiri.Kalo penasaran jangan lupa kasih dukungannya biar akunya tambah semangat updatenya🌹🌹🌹🌹