
Episode 40
Kiara menyusul Rudi yang sudah duluan masuk kerumahnya.
"Kenapa lho,Kok tiba - tiba aja ke rumah ada masalah?" Tanya Kiara penasaran karna tidak biasanya Rudi seperti ayam sayur terlihat sangat lemas dan sedih.
"Sini duduk di sebelah gue!" Ujar Rudi menepuk sofa di sebelahnya.Dengan segera Kiara menghampiri Rudi dan duduk di sebelahnya.
Ketika Kiara sudah duduk di sebelahnya Rudi langsung menyandarkan kepalanya di bahu Kiara.
"Ra,Kapan ya kita bisa santai dan liburan menemui keroco - keroco kita di luar negri dan bermain bersama menghabiskan waktu dengan suka cita!"Ujar Rudi sambil menghela nafasnya.
"Aku juga Uda capek Rud,Ingin istirahat juga,Tapi kasus kita kali ini sangat pelik dan licin,Padahal aku sudah mengerakkan seluruh team ma...,eh team kita!"Ujar Kiara hampir kelepasan membuka identitasnya.
__ADS_1
"Iya,Aku sangat Rindu om sama Tante juga!"Ujar Rudi lagi dan dia melirik wajah Kiara yang kelihatan lebih sedih.
"Lho kenapa Ra,Jangan bilang kamu ingat dia!"Ujar Rudi menatap wajah Kiara dengan intens.
"Iya,Rud aku sangat merindukannya dan karna kasus ini aku bahkan belum sempat mengunjunginya lagi,"Setetes air mata jatuh di pipi mulusnya.Rudi merengkuhnya ke pelukannya.
"Menangis lah bila itu bisa membuatmu lega,Aku berharap kau berusaha untuk melupakannya,Dan berusahalah untuk membuka hatimu lagi."Ujar Rudi sambil mengelus belakang Kiara.
"tapi aku tidak bisa Rud,Membiarkan orang - orang yang ku cintai berada dalam bahaya.Dan aku tidak ingin merasakan kehilangan lagi aku tidak kuat Rud kalo aku harus kehilangan lagi!"Ucapnya sambil tersedu - sedu.
Beberapa menit mereka berdua melepaskan semua unek - unek yang ada di kepala mereka,Setelah merasa tenang Kiara melepaskan pelukannya terhadap Rudi.
"CK,Sepertinya aku harus mandi lagi,"Ucap Kiara seraya mengibaskan tangan ke wajahnya.
__ADS_1
"Mau aku temani!" Ujar Rudi dengan senyum miringnya.
"What?Dasar saudara angkat laknat,"Kiara langsung menatapnya dengan tajam.
Rudi hanya terkekeh dan langsung berdiri menghampiri Kiara,Dia berdiri di depan Kiara sambil tersenyum.
"Siapa juga yang mau mandi in bongkahan es kayak lho,Bisa - bisa gue beku jadi boneka salju,"Ujar Rudi yang pergi meninggalkan Kiara dengan wajah yang kesal
Setelah Rudi pergi barulah Kiara bergerak segera masuk kamar dia ingin segera merendam badannya sejenak agar lebih rileks,Sebelum mereka berangkat untuk melakukan misi.
Setengah jam kemudian Kiara keluar dari kamar dan berjalan kearah dapur Tampa mau melihat Rudi yang lagi duduk di sofa depan tv.
"Kiara,"Rudi memangilnya dan mengikutinya dari belakang.
__ADS_1
"Kiara mengambil segelas air dan meneguknya dengan cepat,Sedangkan Rudi berdiri tidak jauh darinya.
Reader setia semuanya aku usahain update terus tapi aku mohon bantuannya jangan lupa vote,like n komen ya biar cerita ini bisa lebih banyak peminatnya dan bisa menjadi novel yang sangat di minati,Dan jangan lupa mampir juga ke novel ke tigaku yang berjudul PELANGi,😍😍😍😍😍