
"Babe aku hanya memberi perhatian pada pacarku,Apa salah?"
"What,Jangan asal bicara kapan aku jadi pacarmu?" Tanya Kiara tidak terima.
"Cepat atau lambat kau pasti akan jadi pacarku babe!"Jawab Robert dengan percaya diri.
"Jangan bermimpi di siang bolong,Apa kau mau aku melubangi kepalamu!" Ucap Kiara dengan sinis.
"Babe daripada kau melubangi kepalaku,Lebih baik kau lubangi hatiku saja!"Ucap Robert menggoda Kiara.
"What the hell,Jangan mimpi,"Kiara mematikan telponnya sedangkan Robert terkekeh.
Robert berjalan kembali ke kursinya dan segera duduk ,Dia masih penasaran dengan polisi wanita musuhnya yang selama ini selalu menggagalkan semua bisnis ilegal nya,Dia ingin tahu seperti apa wajah gadis itu,Sebelum dia benar - benar pensiun,Dan dia akan memberikan pelajaran yang beharga ketika nanti dia mengirim barang ilegal ya untuk yang terakhir kalinya.
Pada saat dia sedang memainkan jarinya di keyboard komputer Michael menghampirinya.
"Apa yang sedang bos lakukan?"
__ADS_1
"Aku ingin mencari seseorang!"
"Siapa,Apa dia musuh baru bis?"
"Tidak dia tetap musuh bebuyutan ku,Aku masih sangat penasaran dengan polisi ini!"Jawab Robert.
"Wow,Ternyata bos masih penasaran dengan gadis itu,Tapi sangat sulit bis karna akses untuk melihat datanya semua tertutup dengan sangat rapi,Sepertinya dia bukan orang sembarangan,Dengan sulitnya kita mencari identitasnya!'Ucap Michael.
"Jika ada yang lebih menantang aku sangat suka mic!"Ujar Robert lagi.
"Bos bagaimana jika gadis yang sedang kau incar adalah gadis yang sama,Yang saat ini sedang kau cari?"Tanya Michael.
"Kenapa tidak mungkin,Bisa saja kan,Bukankah gadis yang bos incar juga belum jelas identitasnya,Dan dia bekerja dimana,Dia bekerja di kantor ini cuma sebentar dan setelah kejadian yang dia masuk keruangan ku dia langsung resign dari kantor ini,"Ujar Michael.
Robert nampak sedang berpikir dan dia juga mencerna apa yang di bicarakan Michael ada benarnya juga.
"Aku akan menyelidikinya!"Ujar Robert lagi.
__ADS_1
"Ya bos mulai sekarang harus terus mengawasi gadismu itu!"
"Sudahlah,Ayo kita pergi,"Ajak Robert seraya mematikan layar komputernya.
Mereka keluar ruangan bersama -sama,Karena mereka akan pergi ke pabrik,Mereka tidak tahu jika seorang penembak jitu sedang menunggu dan orang itu sedang mengintai dengan teropong yang ada di tangannya.
Saat Robert keluar orang itu langsung bersiap - siap untuk menembak targetnya.
Matanya sudah mengintip di balik teropong yang terdapat di senjata apinya.Dan sudah siap menekan pelatuk tapi keinginannya terhenti saat Michael berhenti dan menghampiri bosnya.
Kenapa dia jadi berhenti,Apa dia sudah tahu kalau dia adalah target yang harus di musnahkan dengan segera.
Dia harus menunggu lagi Karna dia tidak boleh dalam misinya kali ini.Dan tak lama kemudian dia melihat mereka sudah keluar dari gedung.
Pada saat itu Robert berdiri di samping pintu mobil dan hendak masuk ke dalam,Dan Tampa ragu pelatuk senjata api di tekan dan peluru melesat dengan cepat kearah Robert,Dan kepala Robert adalah sasarannya.
Tampa menyadari bahwa ada pembunuh yang mengincar mereka dan pada saat jarak peluru sudah dekat,Robert menunduk karna dia hendak masuk kedalam mobil,Dan pada saat itu.
__ADS_1
"Trang,"Peluru melewati atas kepala Robert,Dan mengenai bagian pintu mobil karena peluru yang di tembakan melesat dari sasaran.