TERNYATA MAFIA ITU SEORANG POLISI

TERNYATA MAFIA ITU SEORANG POLISI
Episode 65


__ADS_3

Kiara pulang kerumah dengan keadaan lelah,Dia baru saja menemui pria yang ada di dalam daftar.


Dia pergi mencari pria itu,Karna dia merasa pria itu mencurigakan tapi sayang dia tidak mendapatkan apa - apa.


Dia membuka kunci rumahnya,Dia merasa sangat lelah,Lebih baik dia segera mandi dan beristirahat.


Setelah masuk kedalam rumah ,Kiara menyalahkan semua lampu dan setelah itu dia masuk kedalam kamarnya.


Dia mandi dengan cepat dan setelah itu dia makan malam,Entah mengapa hatinya merasa sepi,Karna sudah berapa hari ini Frengky tidak menghubunginya.


Kiara menghela nafasnya dan berhenti menikmati makanya dia jadi tidak berselera.


Suasana yang sepi membuat hatinya tak menentu dan dia benci itu,Dia benci perasaan yang mulai tumbuh dia merindukan godaan dan candaan Frengky,Dia bertanya apakah mungkin dia mulai menyukai pria itu.


Kiara merenggangkan otot tangannya,Lupakan hal yang tidak penting mending dia mencari informasi tentang buronan yang sedang ia cari saat ini.


Ketika dia sedang merenung tiba - Tiba pintu rumahnya ada yang mengetok,Hari sudah menunjukan pukul setengah dua belas malam siapa malam - malam seperti ini bertamu.

__ADS_1


Dia mengutip dan membuka pintu rumahnya sambil memegang pistol di tangannya.


"Hei,Apa - apa an ini komandan,Aku salah apa?" Ujar Rudi yang kaget pas pintu rumah di buka Kiara langsung menodongkan pistol ke kepalanya.


"CK,Kau itu selalu saja seperti jelangkung,Datang tak di undang pulang tak diantar!"Ujar Kiara sambil menurunkan pistolnya dan berjalan masuk kerumah.


"he he he he!"Rudi hanya terkekeh sambil mengiringi langkah Kiara masuk kerumah.


"Komandan apa kau tidak rindu sama om dan Tante,Ku lihat kau sudah lama tak pulang?"Tanya Rudi sambil duduk di sofa.


Kiara menarik nafasnya kasar.Siapa juga yang tidak merindukan orang tuanya tapi akhir - akhir ini pekerjaannya sangat menguras waktu dan tenaganya.


"Iya sih,Aku juga merindukan mereka dan rumah,Bisa tidur nyenyak dan makan enak!"Ujar Rudi sambil menatap langit - langit rumah.


"Dasar jelangkung,Kau itu beneran rindu mama sama papa,Atau makanan dan tempat tidur empuk di rumahku!"Ujar Kiara tersenyum sinis.


"Dua -duanya lah komandan!"Jawab Rudi.

__ADS_1


"Oh iya,Ngapain malam - malam ke rumahku?Tanya Kiara lagi.


"Ada informasi bahwa orang yang bernama Robert itu malam esok akan datang ke club malam di jalan xx!"Ujar Rudi.


"Jadi maksudmu kita harus kesana besok malam?"Tanya Kiara lagi.


Rudi menatap Kiara dengan aneh,Kenapa komandannya bertanya yang dia sendiri sudah tau jawabannya,Rudi menelisik wajah Kiara lalu dia mendekati wanita yang ada di depannya,lalu dia menempelkan tangannya ke kening Kiara.


"Apa - apan sih Rud,Emang gue sakit apa?"Ujar Kiara menepis tangan Rudi dari keningnya,


"Siapa tahu aja lho emang lagi saki!" Ujar Rudi.


"Jaga mulut lho,Kalo ngak mau tuh mulut gue dor,Ingat gue masih komandan lho kalo lho lupa!"Ujar Kiara sambil melotot.


"Siap komandan!" Ujar Rudi berdiri tegap Sambil memberi hormat.


"Kenapa sih lho,Bikin gue kesal aja!"

__ADS_1


"Lho katanya kamu komandan aku!"Ujar Rudi yang kembali duduk.


"Dianggap komandan salah,Dianggap teman salah ,Dianggap saudara juga salah,Serba salah gue kalo Uda berhadapan dengan gunung es!" Gimana Rudi yang masih bisa di dengar oleh Kiara,Kiara semakin kesal di buat nya.


__ADS_2