
"Oke,Queen katakan padaku apa yang terjadi?"Tanya Antony pada Kiara yang tiba - tiba menelponnya.
"Ya,Ini ada seseorang meletakkan bom di sebuah cafe dan kami tidak tahu di mana mereka meletakkannya,Karna dari tadi kami sudah menelusuri semua tempat yang ada di cafe ini tapi kami tidak menemukannya,"Ujar Kiara pada Antony.
"Serahkan padaku dan Edwar Queen,Jangan kuatir Queen segera kami bereskan!" Ujar Antony.
"CK,Segeralah banyak nyawa yang terancam bukan!"Ujar Kiara.
"Baiklah Queen kami segera meretas Cctv yang ada disana!"
Kiara segera mendekati Rudi dan mengajak Rudi masuk kembali ke dalam cafe,Dia akan mencari bom itu bersama Rudi,Dengan petunjuk yang akan di berikan oleh Antony dan Edwar.
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam dan waktu mereka sudah tidak banyak lagi,Setelah meretas Cctv di cafe yang di berikan Kiara,Antony segera memberitahu Kiara dimana dia bisa menemukan bom yang di letakan oleh para perampok itu.
__ADS_1
"Pergi ke gudang tempat penyimpanan bahan - bahan untuk memasak kebutuhan di cafe itu sekarang juga!"Perintahnya pada Kiara.
"Oke!" Jawab Kiara dan dia segera menuju ke gudang yang di katakan oleh Antony.
"Rud,Kita harus cepat menuju gudang tempat penyimpanan bahan - bahan kebutuhan untuk memasak yang ada di cafe ini!"Perintah Kiara.
"Oke!"Jawab Rudi.
Mereka bergegas menuju gudang dimana bom berada,Kiara berjalan dengan cepat karna waktu mereka sudah sangat tidak banyak lagi.
Oke,Dia akui orang ini memang cerdik,Tapi dia tetap saja terlihat seperti banci melakukan sesuatu tanpa memikirkan nasib orang banyak,Jika tertangkap lebih cocok para bandit itu dia di masukan ke dalam penjara waria sebelum dia benar - benar di tembak mati.
Kiara tetap berbicara dengan Antony dan Edwar lewat earphone,Waktu sudah semakin sedikit dan mereka berpacu dengan waktu.
__ADS_1
"Bagaimana Antony?"
"Tidak perlu kuatir Queen,Aku akan mencari bom itu untukmu,"Ucap Antony sambil terus mengamati ruangan yang sekarang sudah dia retas Cctv nya.
"Oke,"Jawab Kiara Karna dia percaya dengan kemeja anak buahnya di klan mafia.
Antony mulai mencari bom yang di sembunyikan oleh para perampok yang ada di gudang itu.
Waktu sudah menunjukkan waktu sebelas lewat empat puluh menit lagi.Dan mereka hanya punya waktu lima belas menit lagi.
"Perintahkan anak buahnya untuk mencari di bawah tangga,"Perintah Antony pada Kiara,Dan di markas Antony dan Edwar saling pandang Sambil tersenyum,Karna jarang - jarang mereka bisa memerintah bos mereka yang dingin itu.
"Oke,"Jawab Kiara dan mereka mulai menyusuri setiap anak tangga untuk mencari bom yang di sembunyikan oleh para perampok,Dan tidak lama kemudian sebuah bom di temukan di bawah tangga yang ada di dalam gudang.
__ADS_1
Kiara dan Rudi segera mendekati bom yang beberapa menit lagi akan meledak,Beruntungnya itu bom yang mudah di jinakkan dan para penjinak bom mulai menjinakkan benda itu dan sementara Kiara dan Rudi mencari bom yang satunya lagi.
Mereka kembali fokus mencari dan kali ini tidak mudah dan entah dimana bom itu di simpan.