
"Bos, dia sudah berada empat lantai di atas mu!" Michael memberi laporan.
Robert mengangguk dan memberi perintah pada anak buahnya untuk naik lebih cepat tapi pada saat itu Michael berkata lagi.
"Bos,Dia berjalan menuju lift!"
"Naik!"Perintahnya pada anak buahnya dan mereka mulai berlari untuk naik keatas.
Sang sniper menghampiri lift dengan tergesa - gesa karena ini saatnya melarikan diri mengunakan benda itu,Dia sudah memperhitungkannya,Lift turun dari atas dan tidak mungkin orang - orang itu berada di dalam lift.
Pria itu segera menekan tombol lift dan berharap lift segera turun tapi sayang benda itu berhenti di tempat lain.
Dia mengumpat kesal dan memutar langkahnya menuju anak tangga,Karna bisa saja orang - orang yang mengejarnya berada di dalam lift lain yang sedang bergerak naik tapi dia tidak tahu anak buah Robert sudah berada satu lantai di bawahnya.
Sang sniper berlari menuruni anak tangga tapi langkahnya berhenti saat dia bertemu dengan anak buah Robert.
"Kalian bertemu dengannya bos!"Ucap Michael.
"Tangkap!"Perintah Robert.
__ADS_1
"What the ****!" Umpat sang sniper dan dia langsung berlari keatas sedangkan anak buah Robert mengejarnya.
"Sebaiknya berhenti,Atau tidak akan kami tembak!"Teriak salah satu anak buah Robert yang sudah menodongkan senjata apinya.
sang sniper mengumpat kesal,Ini benar - benar di luar perhitungannya,Bagaimana mereka tahu jika dialah yang menembak?
Dia ingin mengeluarkan senjata apinya dari balik bajunya tapi pada saat itu sebuah peluru sudah di tembakan kearahnya dari sebuah senjata api yang kedap suara.
Si,Sniper berteriak saat timah panas menembus kakinya dan pria itu langsung jatuh keatas lantai.
Robert berjalan mendekati pria itu dan menatapnya dengan tajam,Sedangkan pria itu meringis kesakitan sambil memegangi kakinya.
"Baik bos!"Jawab anak buahnya
Robert menyimpan pistolnya dan berbicara dengan Michael.
"Kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan Mich?".
"Tenang saja bos,Aku sudah mengacaukan Cctv di gedung itu sedari tadi dan tidak ada yang akan tahu apa yang akan bos lakukan!"Jawab Michael.
__ADS_1
"Bagus!"Robert menyibakkan jas nya dan melangkah pergi,Sedangkan anak buahnya membawa si Sniper yang sudah mereka buat pingsan ke markas.
Setelah menangkap orang yang mau menembaknya,Robert kembali ke kantor sepertinya hari ini mereka tidak jadi pergi ke pabrik,Karena dia mau mengintrogasi orang yang dia tangkap.
Dia akan mencari tahu siapa yang membayar orang itu dan bisa di tebak nyawanya yang jadi incaran,Dia memang memiliki banyak musuh,Musuhnya ada di mana - mana baik di kalangan bisnis atau di dunia mafia,Penembak itu telah mengenalinya sehingga dia begitu yakin membidik sasarannya.
Ketika melihat bosnya sudah kembali Michael bangkit berdiri dan menghampiri bosnya.
"Bagaimana bos?Apa kita jadi ke pabrik?"Tanya Michael.
"Besok saja,Kita pergi ke markas saja hari ini!"
"Oke bos,Aku akan ikut denganmu!"
"Ayo kita berangkat,Orang itu mengincar nyawaku,Dan sepertinya dia sudah sangat mengenaliku ,Dengan begitu aku tidak akan mengampuninya orang yang berani - beraninya melukai ku,Ayo kita berangkat!"Ujar Robert sambil berjalan keluar kantor.
Sebelum mereka masuk ke mobil Robert meminta Michael untuk mencari data orang tadi,
"Mic,Jangan lupa kau cari tahu mengenai orang tadi dan berikan datanya padaku!"
__ADS_1
"Baiklah bos,Aku akan segera mencari datanya?"Jawab Michael