
"Jadi mich,Apa kau belum bisa menemukan data siapa orang itu?"Tanya Robert dan dia segera duduk di depan Michael.
"Sory,Bos datanya tidak ada dan aku rasa dia bukan orang sembarangan."
"Oh ya,Jika memang begitu maka ini semakin sangat menarik."
"Sepertinya bos sangat penasaran dengan orang yang selalu ingin mengacaukan sistem keamanan kita!"Ujar Michael dengan menaikan alisnya sebelah.
"Aku begitu sangat penasaran dengan orang yang selalu ingin menganggarkan semua bisnis ku,Apa lagi sama polisi wanita itu,Bahkan wajahnya saja kita tidak pernah tau dan sepertinya dia memang sengaja menyembunyikan identitasnya,Setiap kali konprensi pres selalu anak buahnya yang bicara."Ujar Robert menarik nafas kesal.
"Bos,Sepertinya begitu penasaran dengannya,"
" Tentu saja,Dia adalah target utamaku sekarang,Orang pertama ada di daftar yang harus aku musnahkan."Ujar Robert sambil tersenyum devil.
Dia tidak menyangka jika akan sedikit mengalami kesulitan tahu siapa polisi wanita itu.Dan hal ini membuat dia semakin penasaran dan yang selalu membuat dia kesal dan marah - marah tidak jelas pada semua anak buahnya,Bahkan Michael pun tak luput dari amarahnya.
Dia berharap secepat bisa ketemu dengan polisi wanita itu,Dan jika sampai itu terjadi dia tidak akan melepasnya dan bahkan dia berjanji akan memutilasi wanita itu.
__ADS_1
"Bos gimana kalau kita kirim surat tantangan untuknya?"Tanya Michael
"Entahlah,Tapi itu artinya kita sama saja dengan bunuh diri," Ujar Robert menatap tajam pada Michael.
" Tapi aku yakin dia tidak akan muncul karna dia tahu tidak mungkin aku mau bertemu dengannya langsung,Ingat Michael dia bukan wanita bodoh dia penuh dengan strategi jadi tidak semudah itu kita menjebaknya."
" Coba saja bos,Siapa tahu dia mau datang!"
Robert tampak berpikir sejenak,mereka sudah pernah sekali mengirimkan surat tantangan tapi yang datang bukan Kiara tapi anak buahnya.
Robert berjalan keluar dari ruang kerjanya.
Sementara itu Kiara menghentikan motornya di sebuah cafe dia pikir ingin membeli kue dan di bawah pulang tapi dia berubah pikiran.
Kiara memesan beberapa kue dan secangkir kopi di cafe itu,Dia ingin menikmati waktunya sebentar.
Setelah memesan berapa potong kue dan segelas kopi dan membayarnya,Kiara duduk di depan cafe dimana terdapat sebuah pagar yang membatasi antara cafe dan trotoar.
__ADS_1
Tidak hanya dia saja yang duduk di sana,beberapa pengunjung cafe juga duduk juga duduk di sana.
Pada saat dia sedang menikmati kuenya,Tiba - tiba seorang pria berjaket kulit menabrak meja hingga membuat kopi Kiara tumpah.
Kiara sangat kaget dan melihat pria dan entah siapa dan tampak begitu mencurigakan.
" Sory non sory!" Ucap pria itu dengan wajah ketakutan.
" No problem," Jawab Kiara sambil berdiri karna tumpahan kopi mulai mengalir dari atas meja.
"Akan aku bersihkan,"Ucap pria itu dengan takut karna melihat wajah Kiara yang begitu datar dan dingin.
"Tidak perlu,Dan pergilah!"
" Aku minta maaf," Ucap pria itu sambil menunduk dan berjalan menjauhi Kiara,Karna dia begitu sangat ketakutan pria itu pergi keluar dari cafe.
Setelah selesai membersihkan meja Kiara duduk kembali.Tapi perhatiannya teralihkan pada segerombolan orang yang memakai motor,Dan sepertinya mereka lagi menganggu cewek yang mau masuk ke arah cafe.
__ADS_1