
Mereka berdua hanya diam saja,Dan Rudi melihat wajah cantik Kiara sejenak,Entah mengapa dia jadi teringat sesuatu.Mungkin dia harus mencari tahu akan hal ini.
"Kiara,"Rudi memecah keheningan diantara mereka.
"HM!"
"Boleh aku tanya sesuatu?"Tanya Rudi.
Kiara melihat kearah Rudi,Dia seakan tak percaya kok tumben Rudi pake acara izin - izin segala biasanya nyerocos aja kek petasan.
"Tumben minta izin segala,Emang mau tanya apa?"Tanya Kiara pula.
"Apa kau masih ingat dengan kasus bom yang ada di taman bermain dan di perpustakaan?"
"Ya,Kenapa?"Kiara memandangi Rudi dengan curiga.
__ADS_1
"Waktu itu seseorang mengatakan padaku jika ada seorang pria bersamamu, dan membantumu dan aku juga mendengar kau berbicara dengannya saat menjinakkan bom,Apa dia pacarmu yang selalu membantumu selama ini?"Tanya Kiara.
Sungguh dia sangat penasaran dengan hal ini dan dia baru ingat dengan kejadian waktu itu dimana Kiara bisa menemukan bom yang di letakan oleh buronan mereka.
Kiara hanya tersenyum,Kenapa Rudi begitu ingin tahu?Tapi dia tidak akan mengatakannya pada Rudi.Bahwa laki - laki yang selalu membantunya adalah anak buahnya di klan mafia.
Rudi mengikuti langkah Kiara,Dia benar - benar penasaran dengan hal ini dan sangat ingin tahu jadi dia harap Kiara mau mengatakannya siapa yang membantunya selama ini.
"Aku hanya ingin tahu,Di saat kita semua sibuk mencari dimana letaknya bom itu.Tapi orang yang membantumu dengan mudahnya dia menemukan bom itu,Dia pasti bukan orang sembarangan dan dia tidak mungkin membantumu begitu saja kalo tidak ada hubungan spesial!"Ujar Rudi lagi.
Kiara diam saja dan naik keatas motor,Dia tidak mungkin mengatakan kepada Rudi bahwa orang yang menantunya adalah anak buahnya di klan mafia,Jangankan hanya menemukan bom,Merakit bom pun mereka adalah ahlinya.
"Rudi,"Kuara menepuk bahu Rudi.
"Dia hanya orang yang kebetulan aku temui di jalan dan mau membantuku jadi dia tidak ada hubungan apa - apa denganku dan semuanya hanya kebetulan saja!"Jawab Kiara
__ADS_1
"Benarkah?"Rudi tidak percaya sama sekali.
"Percayalah dan jangan terlalu penasaran nanti kau cepat mati sebelum menikah!"Ucap Kiara sambil tersenyum.
'Hae aku serius,Gunung es!"
"Aku juga mau pulang hari sudah malam dan kita bahas soal kasus ini besok di kantor,Kau juga segeralah pulang,Dan jangan coba - coba kau nginap di rumahku lagi!"Ujar Kiara sambil mengancam Rudi.
"Hei,Itu terserah gue lah mau tidur dimana,Di rumah lho juga ngak jadi masalah!"Ujar Rudi.
Kiara tertawa sambil menyalakan motornya,Sebelum pergi Kiara melambaikan tangannya pada Rudi.
Rudi diam saja melihat kepergian Kiara dan sungguh dia tidak percaya sama sekali dengan ucapan Kiara,Dia semakin curiga ada yang di sembunyikan oleh Kiara darinya,Selama mereka menjalin persahabatan tidak pernah sekalipun Kiara menyembunyikan sesuatu darinya.
Tapi hari sudah malam sebaiknya dia pulang,Apa lagi para petugas sudah pada membubarkan diri semua.
__ADS_1
Sementara di tempat lain Robert sedang merancang sebuah bom untuk menjebak seseorang yang selama ini yang sangat ingin dia bunuh siapa lagi kalo bukan polisi wanita yang selalu mengatakan semua transaksinya.
Sementara Michael sibuk di depan komputer dia masih berusaha meretas markas klan mafia black rose.Karna dia masih penasaran siapa sebenarnya pemimpin kelompok mafia yang paling di takuti itu.