
Episode 46.
"Rudi,Apa kau sudah menemukan bomnya?"
"Sudah,Tidak sulit karna bom ada di patung gajah!"
"Bagaimana model bomnya?"
"Sebuah bola berputar di tengahnya dan kami sedang berusaha mempelajarinya!"
"Oh my good,Ternyata bomnya sama!"Gerutu Kiara dan dia mulai melihat kabel - kabel yang terdapat di bom.
"Queen rileks," Antony menepuk bahunya dan berjongkok di dekatnya.
"Ton,Tinggal dua menit!"Ucap Kiara dan para petugas lainya tampak was - was dan jantung mereka berdetak dengan cepat.
"Ikuti aku dan katakan pada pada rekanmu apa yang harus dia lakukan!"Perintah Antony sambil tersenyum dalam hati,Kapan lagi bisa memerintah orang yang paling kejam dan dingin itu.
Kiara mengangguk,Dan dia sangat mempercayai akan kemampuan kaki tangannya di klan mafia itu.
"Potong kabel hijau,"
__ADS_1
"What!"
"Potong Queen,Jangan tertipu dengan warnanya!"
Kiara mengangguk dan mengikuti apa yang di perintahkan oleh Antony dan dia juga mengatakan pada Rudi apa yang harus dia lakukan.
"Kuning dan jangan sentuh yang warna merah !" Ucap Antony lagi dan Kiara mengikutinya sambil matanya melotot kepada Antony,Antony tahu apa arti tatapan dari bosnya itu,Bila misi ini gagal matilah dia pasti akan di jadikan gantungan kunci.
Angka di bom sudah menunjukan tiga puluh yang menandakan tiga puluh detik lagi benda itu akan meledak Dengan jantung yang berdetak dengan kencang dan sambil menahan nafasnya Kiara menggunting kabel warna kuning dan sungguh dia merasa jantungnya akan melompat keluar dari dadanya.
Setelah beberapa detik kabel terpotong angka berhenti begitu juga dengan bola yang berputar di tegah - tegah bom.
"Yes!" Jawab Antony.
Para petugas bersorak karena bom sudah di jinakkan dan Tampa di duga Kiara tersenyum kepada Antony dan menepuk pundaknya.Sementara Antony bernafas dengan lega karna tidak jadi akan di jadikan gantungan kunci oleh bosnya yang kejam dan dingin sedingin kutub Utara.
"Antony,Kau memang bisa di andalkan!"
Antony hanya tersenyum miring,Karna berumur - umur mereka bersama belum pernah bosnya memuji hasil kerjanya walau terkadang semua hasil kerjanya kebanyakan berhasil.
Seorang petugas menghampiri Antony dan menepuk bahunya.
__ADS_1
"Bung,Kau sangat hebat bagaimana kalau kau bergabung di akademi kami?" Tawarnya.
"Tidak,Aku tidak tertarik!" Tolak Antony dan dia berjalan mendekati Kiara yang sedang berbicara dengan Rudi.
Dia berdiri di sebelah Kiara dan berbisik di telinga Kiara,
"Queen sudah selesai kan tugasnya?"
Kiara menoleh kearah Antony dan melototi matanya,Karna dia belum memerintahkan Antony untuk pergi.Antony yang di tatap dengan tatapan membunuh itu hanya terdiam dan menundukkan kepalanya .
"Sudah berani kau,Bergerak sebelum aku perintahkan,Apa kau sudah bosan jadi manusia,"Ujar Kiara sambil menatap Antony tajam.
"Maaf Queen,Mana berani aku melangkahi anda ;"Jawab Antony sambil masih menundukkan kepalanya.
Edwar yang melihat interaksi bosnya dengan Antony rasanya ingin sekali dia tertawa ngakak,Bika saja di situ tidak ada bosnya,Bila bosnya tahu dia mentertawakan mereka,Bisa - bisa dia benar - benar akan berakhir di kandang bembi,Bembi adalah singa peliharaan Kiara yang ada di markas mereka.
"Kamu itu sangat berani ingin pulang sebelum Queen menyuruhmu untuk pulang,apa kau sudah bosan hidup,"Ujar Edwar berbicara lewat earphone yang masih terpasang di telinga Antony.
"Bilang pada Edwar nanti kita akan ke markas bersama!"Ujar Kiara,Karna dia tahu pasti Edwar masih melihat mereka lewat layar komputernya.
Sebentar lagi kita memasuki konflik antara Kiara dan Robert ya,Karna berapa bab ini kita masih menceritakan. masalah tugas - tugasnya Bu polisi,Kita belum bahas masalah percintaan antara Kiara dan Robert.Mangkanya kalo penasaran selalu stay ya di novel aku dan jangan lupa tinggalin jejaknya ya❤️❤️❤️
__ADS_1