
Setelah selesai bicara dengan temanya,Kiara duduk diatas ranjang,Dia jadi rindu dengan ketiga temanya itu dia berharap kasus ini cepat selesai dan dia bisa bertemu dan berlibur bersama - sama setelah tugasnya selesai.
Kiara diam saja setelah berbicara dengan Clarisa,Sungguh dia merasa sangat tidak mengantuk.
Dari pada gelisah lebih baik dia keluar saja,Menghabiskan sekaleng minuman dan menonton televisi mungkin akan membuat perasaannya sedikit lebih baik.
Ini bukan ide yang buruk jadi Kiara segera bangkit berdiri dan berjalan keluar,Dia menuju dapur dan membuka kulkas mengambil minuman kaleng yang ada di dalam kulkas.
Sementara itu di kediamannya Robert,Robert juga mengalami hal yang sama seperti Kiara,Dia merebahkan dirinya diatas ranjang dan memandang langit - langit kamar.
Sungguh dia penasaran seperti apa pria yang sangat di cintai Kiara,Walau orang itu sudah meninggal tapi Kiara tetap setia dan sangat sulit untuk melupakan pria itu.
Dia merasa sangat sakit saat melihat Kiara menangis.Dia pasti akan mendapatkan Kiara dan pada saat itu,Dia akan memberikan seluruh cinta dan perhatiannya untuk Kiara,Tapi sepertinya dia perlu waktu untuk mendapatkan gadis itu.
Semakin dia memikirkannya semakin dia tidak bisa tidur,Akhirnya dia berinisiatif untuk menelpon gadis pujaannya itu,Dan dia berharap semoga saja Kiara belum tidur.
'Hallo,Ada apa kau telpon malam - malam ganggu tidur ku saja!" Ujar Kiara dengan suara yang dingin.
__ADS_1
"Tidak bisa tidur babe,Kau sendiri kenapa belum tidur?"Tanyanya.
"Aku juga!" Jawab Kiara dan mereka diam dalam beberapa saat.
"Babe!"
"HM,"
"Apa kau sedang memikirkan pacarmu?"Kiara menghembuskan nafasnya dan berkata.
"Iya!"
"Untuk apa kau mau ke rumahku?" Tanya Kiara dingin.
"Menemani mu tidur!"Jawab Robert lagi Tampa filter.
"Mau aku door kepalamu!"
__ADS_1
"Mau babe,Tapi jangan kepalaku tapi door hatiku saja ya!"Ujar Robert sambil terkekeh.
"Katakan padaku,Mengapa kau memikirkan pacarmu?"Tanya Robert lagi.
"Aku hanya berpikir,Mungkin aku harus melupakannya dan berhenti berada di lingkaran masa lalu,Tapi aku takut apakah aku bisa benar - benar melupakan semua kejadian itu!"Ujar Kiara dengan sedih.
"Aku rasa,Kau harus mencobanya,Dan kau harus bisa melawan untuk melupakan masa lalu mu,"
"Entahlah aku sangat ragu Frengki,Karna dia adalah satu - satunya pria yang membuatku merasa sangat nyaman,"Ujar Kiara lagi.
"Sebaiknya kau tidur babe,Dari pada memikirkan Mada lalu yang jelas - jelas tidak akan pernah kembali,Dan itu akan membuatmu sakit,"
"Aku tidak bisa tidur!"Jawab Kiara lagi.
"Ya,Sudah aku mau tidur saja,"Ujar Kiara lagi.
"Akhirnya kau mengantuk juga,Ya sudah selamat tidur babe,Jangan lupa mimpi indah!"Robert menutup telponnya dan dia pun juga mulai memejamkan matanya.
__ADS_1
Akhirnya malam ini di lewati oleh mereka berdua dengan saling mencurahkan isi hati masing - masing.
Kiara tertidur dengan nyenyak dengan dada yang sudah terasa plong,Karna dia sudah berusaha untuk melepaskan Masa lalu yang selama ini selalu membelenggunya,Sampai dia begitu sulit untuk membuka hati untuk cinta yang baru,Trauma yang dia rasakan sangat kuat sehingga dia takut bila seseorang yang dekat dengannya pasti akan mendapat masalah dan akan mendapat musibah,Karna dia bukan saja seorang polisi tapi dia adalah seorang ketua mafia ,Begitu banyak musuh yang mengincarnya.