
Aku adalah seorang wanita muda bernama Airra Zalika Hartono, aku berumur 22 tahun dan masih menjadi mahasiswa semester akhir di salah satu universitas.
Semua berawal dari aku dan ibuku kehilangan ayahku karna terjadinya kecelakaan maut yang merenggut nyawanya di saat itu lah kehidupan kamu mulai berubah yg tadinya penuh dengan tawa tiba tiba berubah menjadi sangat dingin seperti rumah tanpa penghuni, tapi apa boleh buat kehidupan kami masih berlanjut walau pun tanpa kehadiran ayahku semua nya begitu menyakitkan bagiku tapi aku harus bangkit karna masih ada ibu yang harus aku jaga
Lalu aku memutuskan untuk bangkit lagi aku mulai masuk kampus lagi, ketemu dengan teman teman ku, aku juga mencari kerja paru waktu buat menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan kehari hari aku dan ibuku.
Dan pada akhirnya aku mendapatkan pekerjaan di salah satu restoran yg ada tidak jauh dari kampusku, aku mulai berkerja sambil kuliah dan disaat ini aku bertemu dengan seseorang yang mengbuat hidup ku berubah
Saat aku pulang kerja aku tidak sengaja melihat seorang nenek-nenek yg sedang duduk di pinggir jalan dan sepertinya sedang kesakitan lalu aku pun menghampirinya.
Aku "hai nek, nenek kenapa" tanya ku kepada nenek itu
Nenek "aku terjatuh nak, dan kaki sanagt sakit" jawab si nenek
Aku pun membantu nenek berdiri dan mendudukkan di kursi di pinggir jalan "nek apa perlu ku antar kerumah sakit"
Nenek "tidak usah aku hanya ingin pulang kerumah saja nak"
Aku "tapi nenek tidak bisa jalan gimna kalok nenek hubungi anak atau keluarga nenek buat menjemput nenek disini"
Nenek "aku tidak membawa hp, aku juga tidak hapal nomor cucuku"
Aku "apa nenek tau alamat rumah nenek biar aku antar" lalu nenek itu pun memberikan alamat rumahnya kepada ku dan aku pun memberhentikan sebuah taxsi, lalu aku pun membantu nenek untuk naik ke mobil dan melajukan mobil nya sampai memasuki perumahan yg mewah.
Aku "nek, apa benar ini alamat rumah nenek" aku pun bertanya kembali ke nenek
Nenek "iya nak ,rumah ku sudah dekat dari sini" dan akhirnya nenek itu pun memberhentikan taxsi itu di depan sebuah rumah yang mewah yg berpilar besar dan berhalaman luas.
Nenek "ini rumah nenek" aku pun terdiam karna kaget dengan rumah yg sangat mewah ini dan aku pun membantu nenek itu turun lalu nenek itu menekan bell dan gerbang pun di bukakan oleh satpam.
__ADS_1
Satpam "nyonya besar?"
Nenek "iya ini aku tolong bantu aku masuk kedalam" lalu saat masuk kerumahnya aku lebih kaget lagi karna rumah itu terlihat sangat mewah
Setelah selesai membantu nenek sampai dirumahnya dengan selamat aku pun berpamitan pulang
Aku "nek aku pamit untuk pulang"
Nenek "kenapa buru buru duduk dulu"
Aku "enggak nek maksih, aku harus pulang karna ibu ku di rumah sendirian" lalu nenek itu pun membuka tasnya dan mengambil uang
Nenek "makasih sudah membantuku nak, ini uang buat ongkos kamu pulang"
Aku "enggak usah nek mksih aku masih punya uang kok lgian aku membantu nenek bukan untuk uang" lalu Nenek itu terus memaksa ku tapi aku tetap menolaknya dan akhirnya nenek itu memntak nomor telepon ku, dan aku pun memberinya lalu aku pun Pulang.
Nenek "anak itu cantik dan sangat baik sekali"
Nenek "hai nak"
Aku "iya hai nek gimna kakinya apa kah sudah sembuh"
Nenek "sudah nak berkat mu ,oh iya kenalin ini cucu nenek"
Aku " hai aku Airra"
Cucunya "iya hai Rangga" btw namanya cucu dari nenek itu adalah (Rangga putra Wijaya Kusuma)
Nenek "oh nama mu Airra nama yang bagus oh iya kita pesan makanan dulu" lalu nenek itu pun memesan makanan.
__ADS_1
Dan nenek itu mengajak ku ngobrol banyak hal dan cucunya itu hanya diam saja sepertinya cucu nenek ini adalah orang yg dingin angkuh dan sombong terlihat dari raut wajahnya tapi aku tidak terlalu menghiraukannya.
Setelah selesai makan siang nenek itu berpamitan pulang dg cucunya.
Nenek "nenek pulang duluan ya lain kali kita ketemu lagi ya Airra"
Aku "iya nek hati hati di jalan" lalu mereka pun pergi dan aku juga pergi karna aku masih harus lanjut kerja.
Nenek "gimnga rangga?"
Rangga "gimana apa nya nek"
Nenek "wanita yg tadi cantik kan, dia juga baik nenek suka sama dia"
Rangga "maksud nenek?" Dengan ketus
Nenek "iya nenek mau nanti kalok kamu punya istri kayak dia yg cantik dan sopan"
Nenek sengaja ngmng kayak gitu karna dia tidak suka dengan pacar Rangga yg bernama Nadia.
Rangga "nek tolong jangan gitu, kn nenek tau Rangga sudah punya Nadia"
Nenek "iya kan baru pacar, lagian nenek tidak suka dengan pacar mu itu dia seperti nya cuman mau uang mu" ucap nenek
Rangga "tapi nek"
Nenek "gak ada tapi tapian ya Rangga kalok nenek bilang gak suka ya gak suka" lalu Rangga pun hanya bisa diam karna dia tau sifat neneknya itu tidak bisa di bantah tapi disisi lain Rangga juga sangat sayang kepada pacarnya itu tapi dia juga gak bisa membantah neneknya itu yg mengurusin dari kecil jadi dia pun bingung gimna cara biar nenek nya itu biasa menerim Nadia pacarnya itu dg baik.
Lalu Rangga pun mengantar neneknya itu pulang kerumah dan setelah selesai nganter nenek nya Rangga pun kembali ke kantornya karna dia msih ada kerjaan dan dia juga ada janji untuk menemani Nadia shopping.
__ADS_1
Rangga dan Nadia sudah pacar selama 3 tahun Nadia adalah seorang model terkenal, Rangga Sangat sayang kepada Nadia ya walaupun seperti Nadia hanya ingin uang dari Rangga tapi menurut Rangga itu tidak masalah tapi yg tidak di ketahu Rangga adalah bahwa Nadia itu memiliki selingkuhan yg juga seorang model laki laki. Dan nenek tau tentang Nadia yg selingkuh dari cucunya itu karna dia pernah melihat Nadia di mall sedang berpelukan dg laki laki lain dan nenek pun akhirnya menyuruh orang untuk mencari tau semua tentang Nadia dan setelah nenek tau semua nya di situ lh saat nenek tidak suka dengan Nadia karna dia bukan perempuan yang baik.