
Keesokan harinya Rangga melakukan pekerjaan seperti bisa dan nenek Airra mereka berdua akan main kerumah ibu ya Airra agar mereka saling mengenal Airra sudah izin kepada Rangga dan tentu saja di bolehkan tapi Rangga tidak bisa mengantar Airra dan nenek karna dia ada meeting penting yg gak bisa dia tinggalin jadi dia menyuruh supir untuk mengantar Airra dan nenek serta di kawal juga oleh pengawal nenek.
Setelah mereka melakukan perjalanan sekitar 45 menit akhir nya Airra dan nenek sampai di rumah ibunya airra
Tok toktokkkk.....
Ibu Airra "tunggu sebentar"
Ibu Airra "Airra kemu datang gak ngabarin ibu dulu"
Airra "iya buk ini juga mendadak, oh iya buk ini kenalin nenek yg sering aku ceritakan ke ibu dan ini juga nenek dari suamiku"
Ibu Airra "salam kenal nek saya ibunya airra nama saya Lena"
Nenek "iya salam kenal juga dan maaf baru sempat kenalan sekarng, oh iya apa kamu sudah sehat karna kata Airra kamu baru selesai operasi"
Ibu Airra "ayok ayok masuk dulu nek"
Sesampainya di ruang tamu nenek pun di persilahkan duduk dan ibunya airra langsung pamit sebentar untuk membuatkan minuman
Airra "nek maaf ya rumah Airra kecil"
Nenek "gak papa Airra nenek nyaman kok disini"
Ibu Airra "ini minum nya nek maaf gak ada apa soalnya Airra tidak memberi tau jika akan datang dg nenek, padahal jika Airra memberi tau aku akan membuatkan makan yg banyak untuk nenek"
Nenek "gak perlu, lagian itu akan membuat mu repot, oh iya apa itu Airra waktu kecil" tanay nenek sambil menunjuk sebuah foto yg ada di meja
Ibu Airra "iya nek itu Airra waktu masih kecil, dan dia adalah anak ku satu satunya"
Nenek "terimakasih sudah melahirkan gadis cantik ini" ucap nenek sambil memegang tangan ibunya airra
Lalu ibunya airra pun menangis dia merasa sangat terharu.
Nenek "sudah kamu tidak perlu khawatir aku dan cucu ku akan menjaga anak mu ini"
Ibu Airra "makasih nek tolong jaga dia" jawab ibu Airra sambil menangis dan Airra pun ikut menangis melihat ibunya itu terlihat menangis.
Setelah itu mereka melanjutkan obrolan mereka banyak sekali yg mereka obrolkan dari semua hal tentang Airra waktu kecil, tapi entah kenapa Airra sangat senang melihat nenek dan ibunya itu ngobrol dan bahkan sampai tertawa tawa Airra hanya melihat saja dia sangat senang melihat ibunya itu juga terlihat bahagia
__ADS_1
Airra "ayah lihat lah istrinya sekarang sedang tersenyum, dia sangat cantik pantas saja kamu mencintainya" ucap Airra sambil menatap foto ayah nya yg ada di dinding.
Dan tidak terasa hari pun sudah sore saja gak kerasa padahal seperti mereka baru saja mengobrol dan karn asudah sore nenek dan Airra pun berpamitan pulang
Airra "buk Airra pamit pulang dulu"
Nenek "iya Dewi kamu kapan kapan main kerumah kami, kita akan masak masak oke"
Ibu Airra "iya nek baik lah kapan kapan aku akan berkunjung kerumah kalian"
Lalu airra dan nenek pun masuk ke mobil dan mobilnya pun melaju Airra dan nenek melambaikan tangan kepada ibu Airra yg sedang berada di depan gerbang
Ibu Airra "syukur lh Airra di perlakukan dg baik" ucap ibu Airra yg tersenyum sambil melihat mobil mereka melaju
Nenek "Airra ibu mu sangat baik nenek menyukainya"
Airra "iya nek ibu Memeng orang yg seperti itu"
Nenek pun tersenyum begitu juga dg Airra.
Sedangkan Rangga yg berada di kantor dia masih sibuk dg pekerjaan nya, dan Nadia dia masih berusaha untuk menemu rangga walaupun Nadia tidak bis masuk kekantor rangga karna banyak satpam yg menjaga nya tapi dia tetap berusaha untuk bertemu rangga karn nadia tidak mau kehilangan Rangga dan sumber uang nya.
Rangga "biarkan saja dia itu hanya tidak mau kehilangan uang ku bukan aku"
Hari pun sudah mulai gelap sudah waktunya pulang kantor
Rangga "dav"
David "iya ada apa gga"
Rangga "apa aku boleh memakai mobil mu dulu dan kamu memakai mobil ku"
David "boleh saja, tapi Memang kenapa dengan mobil mu"
Rangga "gak ada apa apa cuman kata lu kan ada Nadia di depan kantor dan jika aku keluar menggunakan mobil ku di akan menyetop mobil ku"
David "iya juga ya ,ya udh ini kuncinya"
Rangga "baik la aku pakek dulu mobil kamu ya, aku pulang dulu an"
__ADS_1
Rangga pun keluar dari pintu belakang kantor dan menaiki mobil David dan saat di depan gerbang diaasih melihat Nadia yg berdiri
Rangga "ternyata dia masih punya muka juga" ucap Rangga sambil melajukan mobilnya keluar gerbang
Sedangkan Nadia tidak tau dan tidak sadar bahwa mobil yg baru saja lewat adalah Rangga dia pun masih menunggu sampai mobil Rangga keluar gerbang dan benar saja dugaan Rangga bahwa Nadia benar benar menghadang mobil Rangga
Nadia "Rangga tangga kita perlu bicara" teriak Nadia sambil mengetuk kaca mobil Rangga
Dan David pun hanya diam dan kemudian dia membuka kaca jendela mobil nya
David "maaf ada apa ya"
Nadia "David, mana Rangga aku ingin bicara dg nya" tanya Nadia sambil mencari keberadaan rangga
Nadia "David mana Rangga"
David "Nadia Nadia apa kamu sudah tidak punya malu lagi"
Nadia "aku tanya mana Rangga, kenapa mobil Rangga kamu yg pakek"
David "Rangga sudah pulang dari tadi"
Nadia "gak mungkin kamu pasti bohongkan"
David "ngapin bohong SMA kamu kamu tunggu aja Rangga di sini sampai besok bila perlu, cantik dong tapi begok" ucap David dg ketus
Nadia "apa kamu bilang tadi"
David "sudah lah minggir saya mau pulang jangan menghalangi mobil yg mau lewat"
David pun masuk kemobil dan melajukan mobilnya menuju ke apartemen nya
Sedangkan Nadia dia masih berubah tidak percaya bahwa Rangga sudah pulang setelah hampir satu jam dia berdiri tapi gak ada mobil yg lewat lagi satu pun
Nadia "apa dia benaran sudah pulang, sialan"
Lalu Nadia pun menuju ke mobilnya yg terpakir di pinggir jalan dia sangat kesal karna dia harus ini gagal lagi untuk bertemu dengan Rangga
Nadia "sial sial sial" teriak Nadia di dalam mobil sambil memukul mukul setir mobil untuk melampiaskan emosinya.
__ADS_1
Lalu Rangga yg baru saja sampai dirumah dia langsung mencari Airra dan mencium Airra setelah itu rangga langsung mandi agar bisa makan malam bareng Airra dan nenek. Airra sudah menyiapkan baju di atas kasur untuk Rangga lalu Airra menunggu Rangga di meja makan bersama dengan nenek.