
Setelah Airra pulang dari rumah sakit dia pun langsung pulang kerumah suaminya lagi dg menggunakan mobil pribadi dan supir yg siap mengantar nya kemana saja, sedangkan Rangga dia sengaja untuk lembur karna dia tidak ingin melihat Airra istrinya itu dia juga masih memikirkan Nadia pacarnya itu yg tidak ada kabar sama sekali sudah dua Minggu ini yg membuat Rangga khawatir kepada Nadia karna nomor Nadia juga tidak aktif.
Dua minggu pun berlalu hubungan Rangga dan Airra masih saja dingin Rangga bahkan belom sama sekali menyentuhnya tapi Airra gak ada Maslah sama hal itu karna dia tau hubungan mereka tidak di landasi oleh cinta mereka hanya menikah karna paksaan dari nenek jdi menurut Airra wajar saja hal itu terjadi apa lagi setelah dia tau bahwa Rangga memiliki pacar yg bernama Nadia.
Malam pun berlalu dirumah yg merah itu terasa sangat sepi dan di tambah dg hujan yg menemani membuat Airra semakin merasa kesepian dan sampai akhirnya dia pun ketiduran saat dia kebangun jam 12 malam dia melihat bahwa Rangga masih juga belom ada
Airra "kemna laki laki itu apa dia belom pulang juga, tapi ini kan sudah larut malam" ucap Airra
Airra "tapi ya sudah lah lagian bukan urusan ku"
Dan tidak lama setelah itu suara pintu pun terdengar yg menandakan ada orang yg masuk tapi Airra tidak melihat apa apa karna di dalam kamar itu lampunya mati
Airra "siapa itu" Airra pun bangun dan ingin menyalakan lampu tapi saat dia ingin berdiri terdengar suara Rangga
Rangga "em ehhh ada cewek jelek" dg suara yg agak keras dan sempoyongan dan Rangga pun hampir jatuh dan Airra yg sadar bahwa Rangga mau jatoh pun replek mememeluk tubuh Rangga yg kekar itu
Airra "eh eh kamu hati hati dong"
Rangga "kenapa harus kamu sih yg menikah dg ku kenapa tidak Nadia saja" ucap Rangga
Airra "aduh kamu duduk aj deh, kamu berat bngt sih lagian aku juga sebenarnya gak mau nikah sama kamu tapi aku terpaksa aj demi pengobatan ibuku"
Rangga pun memejam kan matanya dan Airra pun ingin melepaskan tangannya tapi saat dia ingin melepaskan tangan nya Rangga malah menarik tangan nya sampai membuat Airra jatuh di atas badan Rangga lalu tidak sengaja mereka pun berciuman Rangga mulai memainkan lidahnya dan Airra hanya diam saja karna dia kaget
__ADS_1
Airra "ah apa apa sih kamu dasar kurang ajar".
Tapi Rangga malah memeluk tubuh Airra dan mulai menggerayangi tubuh Airra dan Airra hanya bisa diam saja karna tidak berani menolak
Mereka pun berciuman Rangga yg mabuk itu pun mulai membuka pakaian Airra dan dia juga mulai menjilat semua tubuh Aira dari lebar, gunung kembar sampai kolam milik Airra dan itu membuat Airra terangsang dan tidak mampu lagi berpikir secara jernih, setelah itu Rangga pun melepas bajunya dan celananya dan batang milik Rangga yg besar dan kekar itu terlihat oleh Airra
Airra "ah ah ah"
Rangga yg mendengar ******* Airra pun semakin semangat dan akhirnya Rangga pun memasukan batangnya ke kolam milik Airra dan Airra yg merasakan itu pun teriak kesakitan
Airra "ah ah sakit"
Rangga "ternyata kamu masih rapet" ucap Rangga sambil mengayunkan batangnya keluar masuk dari kolam milik Airra
Airra "ahhhhhh kamu ngapain"
Rangga pun terbangun dg kaget
Rangga "apaan sih" Rangga pun terdiam saat melihat Airra tidak memakai apa apa dan hanya menutupi badannya dg selimut Airra pun menangis
Rangga "lu ngpain Rangga, kenapa lu lakuin ini kedua" ucap Rangga dalam hati
Rangga "kamu gak papa kan cewek jelek"
__ADS_1
Airra pun masih saja mengangis dan Airra langsung lari ke kamar mandi dan masuk ke kamar mandi untuk menangis dia merasa ada yg slh dan dia juga merasaka sakit di bagian kolamnya Airra sangat lama di kamar mandi Rangga pun merasa bersalah terhadap Airra
Rangga "lu ngpain sih Rangga, ini pasti gara gara gue mabuk semalam, gue harus ngapain sekarang"
Lalu Airra pun keluar dari kamar mandi dg handuk dan rambut yg basah dia berjalan ke arah lemari untuk mengambil baju dg berjalan secara perlahan lahan karna dia merasa kan sakit di bagian kolamnya.
Rangga pun melihat Airra yg berjaln dg wajah yg pucat seperti menahan sakit pun ingin nanya tapi dia tidak memiliki keberanian jadi Rangga memutuskan untuk mandi dan siap siap karna dia akan ke kantor, pagi itu pun hanya nenek yg sarapan di meja makan Rangga tidak sarapan karna dia langsung kekantor dan Airra belom turun karna dia masih menangis apa lagian dia susah berjalan karna sakit di bagian kolam nya
Nenek pun tidak masalah dan malah menyuruh bik Ina untuk mengantar makanan ke kamar Airra untuk dia sarapan
Nenek "bik Ina anter sarapan ke kamar Airra"
Bik Ina "baik nyonya"
Sedangkan Rangga dia mesin kepikiran tentang kejadian semalam dan dia juga merasa berslh Kepada Airra karna sudah memasukkan batangnya ke kolamnya tanpa izin
Rangga "rangga rangga goblok lu" sambil memukul kepada nya
Sepanjang jalan Rangga habmnya memikirkan Airra apa lagi saat melihat wajah Airra yg sangat pucat tapi dan bahkan saat di kantor Rangga tidak bisa pokus karna dia terlalu banyak pikiran dan akhirnya dia setelah selesai meeting dia langsung tidur di kamar yg ada di ruangannya
Asistennya yg bernama David pun hameran kepada bosnya itu karna tidak seperti biasanya tapi asisten nya juga tidak berani bertanya karna sepertiny ahati bosnya itu kurang baik jadi dia memutuskan untuk membatalkan semua janji hari ini dan membiarkan bosnya itu beristirahat
Asistennya itu tau bahwa bosnya itu sudah menikah tapi yg tau cuman dia karna bosnya itu tidak ingin bahwa prnikahannya itu di ketahui bnyak orang apa lagi sampai rekan kerjanya tau jadi David pun menjaga rahasia itu.
__ADS_1
David adalah sahabat Rangga dari dia kecil dan David juga memilik sikap seperti Rangga yg dingin, berwibawa dan tampan tentu saja tapi David belom pernah pacaran sekali pun selama dia hidup karna dia seperti tidak tertarik dg wanita walaupun sebenarnya banyak yg menyukainya dari semua kalangan tapi entah kenapa David tidak mau dg siapa pun dia malah memilih untuk tetap menjomblo dan pokus kepada pekerjaannya.