
Sampainya dirumah Rangga langsung beristirahat sedangkan Airra dia memilih untuk menemui nenek terlebih dahulu untuk menyapa dan sekalian bercerita kepada nenek tentang liburan nya dengan Rangga di Jepang
Tok tok tok
Airra "nek ini Airra apa Airra boleh masuk"
Nenek "boleh sayang masuk saja"
Airra "nenek Airra kangen nenek" ucap Airra sambil memeluk nenek
Nenek "apa kali baru sampai"
Airra "iya nenek Airra baru aj Dateng"
Nenek "Rangga kemna"
Airra "dia sudah ke kamar duluan nek"
Nenek "baik lah apa kamu tidak ingin istirahat dulu karna kamu pasti capek"
Airra "Airra gak terlalu capek nek karna Airra di pesawat sudah istirahat"
Dan Airra pun mengobrol banyak hal menceritakan tentang hubungan dia dg Rangga , dan tentang Rangga dan pacarnya yg sudah putus
Airra "nek mas Rangga sekarang sudah baik kepada ku, dan sepertinya mas Rangga sama pacarnya yg waktu itu nenek ceritakan sudah putus"
Nenek "wah syukurlah nenek ikut senang, nenek sangat bahagia jika kalian berdua sudah akur"
Setelah cerita dan gak kerasa waktu sudah menunjukan sekitar jam 10 malam dan akhirnya Airra pun pamit untuk ke kamarnya karna sudah waktu nenek istirahat.
Sedangkan didalam kamar Rangga sudah selesai mandi dan sedang membuka leptopnya untuk mengecek pekerjaan dan Airra pun memutuskan untuk mandi juga karna dia setelah itu ingin membereskan barang barang yg ada di koper seperti baju baju, oleh oleh dan lain lain nya.
Pagi harinya Rangga yg sudah bangun duluan pun langsung mandi dan memakai pakaian Rapi untuk berangkat ke kantornya dia mengajak tidak membangunkan istrinya itu Karna Airra sepertinya masih tidur dg pulas jadi dia hanya menulis surat ucapan selamat pagi dan menyiapkan roti dg selei coklat kesukaan Airra dan segelas susu yg di letakkan tepat di meja samping kasur, setelah itu Rangga pun berangkat ke kantor karna di kantor lagi ada kerjaan yg harus cepat dia cek dan selesaikan.
Airra pun bangun dari tidur sekitar jam 9an dan melihat suaminya sudah tidak ada di sampingnya dan melihat foto dan susu yg terletak di meja disampingnya
Airra "ya tuhan aku kesiangan"
__ADS_1
Saat melihat itu Airra pun langsung mengambil surat yg ada di meja itu lalu membacanya ( selamat pagi sayang, aku sudah berangkat kerja dan oh iya aku sudah siapin sarapan buat kamu nanti di makan ya) Isi tulisan dari surat itu yg membuat Airra seketika tersenyum
Airra "bagaimana mungkin dia bisa seromantis ini" sambil mengambil roti dan langsung memakannya Samapi habis kemudian setelah itu Airra pun langsung mandi dan turun ke bawa karna dia bosen di dalam kamar.
Waktu makan siang pun datang Airra makan siang bersama nenek sambil mengobrol sedangkan Rangga dia makan siang makanan yg sudah di siapkan oleh asistennya tapi saat Rangga hendak makan tiba tiba Nadia masuk keruangnya dg di ikuti oleh David yg sedikit marah marah
Nadia "sayang sayang minggir aku ingin menemu Rangga"
David "tolong jangan membuat keributan sini, anda silah kan pergi"
Nadia "sayang" teriak Nadia sambil membuka pintu ruangan Nadia
Rangga pun kaget karna Nadia masuk keruangnya
Nadia "sayang tolong beritau asisten dan sekertaris mu ini untuk tidak melakukan ini kepada ku"
David "maaf bos wanita menerobos masuk padahal saya dan jenni sudah melarangnya"
Rangga pun memberi syarat untuk jenni keluar dan David tetap di dalam ruangan ini
Rangga "ada apa lagi Nadia, saya juga sudah menjelaskan bahwa hubungan kita sudah berakhir"
Rangga "tidak ada yg perlu di bicarakan lagi silah kan kamu pergi dari sini sebelom aku menyuruh satpam untuk menyeret mu keluar"
Nadia "sayang aku mintak maaf atas kejadian itu aku tau aku salah tapi aku mencintai mu"
Rangga "silah kan keluar sebelom kesabaran ku habis" ucap Rangga dg nada yg tinggi kepada Nadia mantan kekasihnya itu
Tidak lama setelah itu satpam pun datang
Nadia "Rangga tolong jangan seperti ini sayang , pak lepasin apa kalian tidak tau aku ini siapa"
David "seret pak"
Nadia "Rangga liat saja aku akan memberi tau kepada istri mu bahwa aku adalah pacar mu, aku akan membuat istrimu itu menceraikan mu" ancam Nadia kepada Rangga tapi rangga hanya diam
Rangga tentang seperti itu Karna tidak ada yg di takuti karna Airra juga sudah tau semua tentang dia dan Nadia sebelomnya bagaimana
__ADS_1
Rangga "dasar wanita murahan".
Kemudian Rangga kembali melanjutkan makan siangnya sambil mengirim pesan kepada Airra
( Kamu jangan telat makan ya sayang) ISIS pesan Rangga kepada Airra
Sedangkan Airra yg sedang berada dirumah dia juga yg sedang makan siang dg nenek dan hpnya berada di kamarnya.
Setelah itu Airra duduk di ruang tv bersama nenek sambil menonton tv dan Airra merasa sangat bosen berada di rumah seperti ini dia sebenarnya ingin kerja lagi tapi Airra tau bahwa Rangga tidak akan mengijinkan nya.
Pada sore harinya Airra berencana untuk menanam bunga dan sayur sayuran di taman belakang untuk mencari kesibukan karna dia merasa sangat bosen Hanay berapad di dalam rumah jadi Airra memintak untuk ibu Ina menyaipkan peralatan di berkebun dan nenek juga membantu Airra mereka berdua melakukannya dg sangat semangat ya walaupun sebenarnya ada tukang kebun yg bisa melakukan nya tapi nenek dan Airra memilih untuk melakukan nya sendiri nenek terlihat sangat bahagia dan bik Ina beserta yg lain juga tersenyum ketika melihat nenek bahagia seperti ini karna selama mereka kerja disini apa lagi bik Ina yg paling lama bekerja di rumah ini dia seolah melihat lagi nenek yg dulu yg selalu ceria dan penuh dg senyuman tapi setelah kematian anaknya dan suaminya dia menjadi sangat dingin dan bahkan dia juga tidak prnh tersenyum lagi sama seperti Rangga.
Tapi setelah kedatang Airra kerumah ini semuanya seakan berubah semua isinya menjadi hangat dan seperti terisi energi yg positif, sudah lama sekali rumah yg besar dan merah ini sangat sepi tapi sekarang rumah ini menjadi hangat dan ramai lagi.
Nenek juga merasa begitu dari pertama kali dia bertemu Airra dia merasa nyaman dekat dg Airra karna Airra memiliki keceriaan dan kehangatan dan nenek merasakan itu hanya dg melihat matanya.
Sore itu sekitar jam 5 Rangga pun pulang dari kantor yg dia langsung melihat rumah yg kosong dan dia juga melihat ke arah taman yg ramai dan dia langsung menarok tas kerjanya di atas meja makan dan langsung ke arah taman di situ dia melihat nenek dan Airra yg sedang berkebun dan di lihati oleh pekerja rumah
Rangga "baru kali ini aku melihat nenek seperti ini" ucap Rangga sambil melihat dari jarak yg agak jauh sambil tersenyum karna Rangga merasa sangat bahagia melihat nenek dan istrinya itu tersenyum.
Airra pun menyadari bahwa suaminya sedang melihatnya
Airra "mass"
Rangga pun berjalan ke arah istri dan neneknya
Rangga "kalian lgi ngapain"
Nenek "apa kamu tidak melihat yg sedang kamu lakukan"
Airra "aku dan nenek sedang menanam bunva dan sayur"
Rangga "kenapa tidak menyuruh tukang kebun saja itu kan kotor"
Airra "kami bisa melakukannya sendiri jadi kenal harus menyuruh tukang kebun iya kan nek"
Nenek "iya benar sekali"
__ADS_1
Nenek dan Airra pun tersenyum Rangga pun ikut tersenyum melihat nenek dan istrinya itu seolah sedang ingin menindasnya.