Terpaksa Menikah Dengan Lakilaki Asing

Terpaksa Menikah Dengan Lakilaki Asing
bertemu dg Nadia di mall


__ADS_3

Seminggu pun berlalu berhubung hari ini adalah weekend jadi nenek mengajak Airra untuk ke mall belanja dan makan siang du luar Rangga pun mengntarkan nenek dan Airra ke mall sebenarnya Rangga melas karna dia tau dia akan jadi orang yg membawakan belanjaan Rangga juga tau jika neneknya itu sangat suka belanja bahkan dulu waktu dia remaja dia dan kakek nya selalu membawa belanjaan nenek sampai tangan mereka dua duanya penuh dan sekarang nenek ke mall Airra istrinya, nenek dan Airra berjalan bergandengan sedangkan Rangga dia hanya mengikuti nya dari melakang dia seperti tidak di anggap ada oleh mereka berdua


Nenek "kita harus cari baju dulu ya" ucap nenek kepada Airra


Airra "oke nek tapi Airra lagi tidak membutuhkan apa apa"


Nenek "kita beli yg kita inginkan saja, kamu tenang saja Rangga akan membayar belanjaan kita"


Airra "tapi nek"


Nenek "sudah tidak ada tapi tapian ayok ayok kita kestor yg ini dulu sepertinya banyak barang baru"


Rangga "bagaimana mungkin mereka bisa tidak menganggap ku ada disini" ucap Rangga tapi nenek dan Airra tidak mendengar bahkan mereka malah sibuk mengobrol


Nenek "nah ini seperti cocok untuk mu sayang"


Airra "mas" ucap Airra karna dia melihat muka suaminya itu bt


Nenek "Airra sini aja biarin itu Rangga dia Menag seperti itu dari dulu kalok menemani nenek belanja" ucap nenek sambil menarik tangan Airra


Airra "nek apa ini cocok untuk ku"


Nenek "cocok sayang, mbak tolong sya mau yg ini ya dan yg ini juga"


Setalah selesai belanja di toko itu nenek pun mengajak Airra untuk ketoko yg lain mereka berdua heboh sekali memilih barang barang dan yg paling heboh adalah nenek tentu saja karna di senang sekarng ada Airra yg menemani dia belanja


Nenek "dulu nenek juga sering seperti ini dengan ibunya Rangga, tapi setelah dia gak ada nenek tidak punya teman lagi yg menemani nenek belanja "


Airra "nek gak usah sedih ya kan kita mau belanja, lagian sekarng ada Airra yg bisa nenek ajak"


Nenek "ya tentu saja sayang dan nenek sangat senang"


Nenek dan Airra mengalilingi semua toko yg ada di mall itu dan membeli semua barang.


Sedangkan Rangga dia hanya bisa diam karna dia tidak berani kepada neneknya itu


Rangga "nek sepertinya sudah banyak dan cukup, gimna kalok kita lanjut lagi besok"

__ADS_1


Nenek "enggak lagian ini baru dikit"


Rangga "dikit apaan nek tangan Rangga bahkan sudah penuh dari belanjaan kalian"


Airra "mas sini aku bantu bawain barangnya"


Nenek "Airra gak usah di bantuin kamu sama nenek aja biarin dia yg bawa, lagian Rangga kamu kan laki laki gak usah manja masak nyuruh Airra atau nenek yg bawa barang barang itu"


Rangga "sudah sayang tidak perlu lagian aku sudah terbiasa seperti ini, kamu sama nenek aj situ"


Airra pun mencium pipi Rangga


Airra "semangat ya sayang"


Rangga pun kaget


Rangga "baik lah energi ku sudah penuh kembali"


Gak kerasa sudah 3 jam mereka keliling mall dari jam 10 sampai hampir jam 13 Rangga bahkan kelaperan karna menemani dua wanitanya itu belanja


Airra "iya nek Airra setuju sama mas Rangga"


Nenek "baik lah ayok kita makan dulu"


Mereka pun kesalah satu merestoran Jepang yg ada di mall itu mereka pun makan


Rangga "aku tidak Maslah kalian menghabiskan uang ku tapi aku juga butuh makan untuk membawa belanjaan kalian"


Nenek "iya tentu saja lagian siapa lagi yg akan menghabiskan uang mu jika bukan nenek dan istrimu"


Rangga "iya nek Rangga tau tapi kalian sudah belanja Banyak dari baju, celana, sepatu ,tas, perhiasan,dan bahkan piring gelas kenapa gak beli online aja sih"


Nenek "sulah kamu gak perlu manja, lagian kamu jarang juga menemani nenek belanja"


Rangga "baik lah nek"


Airra "sudah lah kita lanjutin makannya dulu ya" ucap Airra kenapa nenek dan suaminya yg sedang sibuk berdebat sambil tersenyum

__ADS_1


Lalu setelah makan nenek mampir ke 2 toko lagi untuk membeli parfum dan tas yg di cari tapi setelah itu nenek mengajak pulang karna sepertinya nenek sudah capek, tapi saat mereka ingin pulang tidak sengaja bertemu dg Nadia


Nadia "Rangga" teriak Nadia dan langsung memeluk Rangga


Rangga "kamu apa apa sih" membentak Nadia sambil mendorong Nadia


Nenek dan Airra yg berjalan tidak jauh dari Rangga pun kaget apa lagi Airra di seperti tidak bisa bicara atau bergerak


Nadia "aku mau mntak maaf, oh kamu sama nenek apa kabar nek dan ini penjaga nenek yg baru ya" ucap Nadia sambil menyapa nenek


Nenek "tolong ya jaga mulut mu dia istri dari cucu ku"


Nadia "pasti nenek bohong juga kan gak mungkin Rangga menikahi cwek seperti ini"


Lalu Rangga yg melihat muka Airra yg sedih dia langsung menghampiri Airra dan memegang tangan Airra


Rangga "tolong jaga bicara anda dia istri saya"


Nenek "dasar wanita murahan kau bahkan bisa mencela orang lain tanpa melihat diri mu dulu"


Rangga "sudah lah nek gak ada guna bicara dg orang seperti ini, dan kamu saya perjelas lagi ya kita sudah tidak punya hubungan apa apa lagi jadi tolong jangan ganggu saya atau keluarga saya karna saya tidak akan tinggal diam jika kamu mengusik mereka paham kamu"


Nadia "Rangga kamu lihat saja aku akan membuat wanita itu pergi dari hidup mu, dasar wanita perebutan pacar orang dan kamu ya kamu jangan bangga karna sekarng sudah menjadi istrinya Rangga itu tidak akan lama aku akan memastikan hubungan kalian akan hancur"


Rangga pun menggandeng nenek dan Airra lalu berjalan menuju ke mobil mereka dan Rangga langsung melakukan mobilnya menuju ke arah rumah dan di dalam mobil mereka semua tidak ada yg bersuara Airra yg masih sedih ,nenek yg masih sangat marah , dan Rangga yg serius menyetir karna dia tidak bisa bicara apa apa lagi dia sudah sangat muak dg Nadia


Rangga "berani sekali dia membuat keluarga ku sedih" ucap Rangga dalam hati


Begitu pun dengan nenek


Nenek "dasar wanita murahan berani sekali dia mengatai cucu ku seperti itu dia kira dia siapa kamu lihat saja aku akan memastikan kamu akan merasakan sakit yg cucu ku rasakan" ucap nenek sambil menggegam tangannya dia sangat emosi kepada Nadia


Sedangkan Airra dia hanya menundukkan kepala nya dia terus menangis


Airra "sakit sekali rasanya mendengar wanita itu mencela ku, walaupun aku tau suami ku sudah memutuskan hubungan dg nya" ucap Airra dalam hati


Rangga yg melihat istrinya itu menangis pun memegang tangan Airra untuk membuat Airra sedikit tenang , Rangga benar benar emosi dg Nadia tapi dia mencoba menahan nya dan memilih meninggalkan Nadia tapi bisa di pastikan bahwa Rangga akan memberi dia perhitungan atas apa yg sudah dia lakukan kepada istrinya.

__ADS_1


__ADS_2