
Tiga hari pun berlalu seperti biasa Rangga yg sibuk dg kerjaannya dan Airra yg Hanya di rumah menemani nenek.
Besok ada lah satu Minggu dan Airra sudah membuat janji dengan ibunya untuk menjenguk ibunya dengan Rangga karna ibunya ingin mengenal laki laki yang sudah menikahi anaknya itu, keesokan harinya sekitar jam 8 pagi Airra sudah mandi dan Rangga pun begitu mereka sarapan bersama.
Airra "mas hari ini kita jadi kan kerumah ibuku"
Rangga "iya jadi lah, memang maunya jam berapa"
Airra "terserah mas aj bisanya jam berapa"
Rangga "ya sudah setelah sarapan ini kita langsung jalan aj biar kamu bisa sedikit lama bertemu dengan ibumu"
Airra "baik lah mas"
Mereka pun menyelesaikan sarapannya dan langsung siap siap dan tidak lupa untuk pamit ke nenek
Airra "mas tunggu bentar ya aku mau ke kamar nenek buat pamit keluar"
Rangga "baik lah aku tunggu di depan oke"
Airra "nek nek"
Nenek "masuk"
Airra "nek Airra ingin izin ke rumah ibu Airra dg mas Rangga"
Nenek "baik lah rra hari hari di jalan"
Setelah selesai pamitan deg nenek Airra pun langsung menemui Rangga yg sudah menunggu di dalam mobil dan Airra pun langsung masuk ke mobil dan Rangga langsung melajukan mobil nya
Rangga "Rra"
Airra "iya mas"
Rangga "aku harus bersikap seperti apa di depan ibumu, karna gak mungkin kan kita berbicara jujur jika kita menikah karna terpaksa"
Airra "iya juga ya, kalok gitu kita pura pura jadi pasangan yg saling menyanyi aj mas biar ibu ku tidak membuat ibuku kepikiran, oh iya mas nanti kita berhenti di toko kue depan sana ya soalnya aku ingin membelikan kue untuk ibuku"
Rangga pun mengangguk dan setalah sampai di toko kue Airra langsung turun dari mobil dan Rangga dia hanya menunggu dalam mobil.
Setelah membeli kue Airra kembali lagi kemobil dan Rangga langsung melajukan lagi mobilnya menuju rumah Airra dan sekitar 30 menit perjalanan mereka akhirnya sampai dirumah ibunya Airra rumah sederhana yg berwarna putih
Rangga "ini rumah mu" tanya Rangga kepada Airra
Airra "iya mas ini rumah ku"
Dan Rangga langsung memarkirkan mobilnya dan Airra langsung keluar dari mobil dan mengetok pintu rumah ibunya itu
Tok tok tok....
Airra "buk ,ibu"
Ibu Airra "iya tunggu sebentar" jawab ibu Airra sambil berjalan ke arah pintu dan langsung membuka pintu
__ADS_1
Ibu Airra "Airra, kalian sudah datangmaauj masuk"
Airra "oh iya buk ini kenalin suami Airra namanya Rangga, mas kenalin ini ibuku"
Rangga "Rangga bu" sambil menyalami ibu Airra
Ibu Airra "kamu Rangga suami Airra ya, aku ibu ya Airra, baik lah kalian duduk dulu kalian pasti capek"
Airra "Bu mau kemana"
Ibu Airra "mau ngambilin mantu ibu air"
Airra "biar Airra bantu ya buk, mas tunggu bentar ya aku bantuin ibu dulu"
Rangga "baik lah" lalu Rangga pun berdiri dan melihat lihat foto yg ada di dinding rumh itu
Rangga "apa ini dia, kenapa dia jelek sekali" ucap Rangga dalam hati sambil tersenyum
Sedangkan Airra yg sedang berada di dapur dengan ibunya mengobrol
Ibu "Rra kamu bahagia menikah dg suami mu itu"
Airra "bahagia kok buk dia sangat baik kepada ku dan semua orang yg ada dirumah juga baik kepada ku"
Ibu "baik lah jika kamu bahagia ibu juga ikut bahagia, kalok ada apa apa cerita sama ibu"
Airra "iya ibu"
Lalu ibu Airra pun membawakan beberapa kue dan minum untuk mantunya itu dan melihat mantunya itu sedang melihat lihat foto Airra
Rangga "baik buk makasih"
Lalu Rangga pun duduk dan Airra pun ikut duduk dan mengobrol ibu Airra pun banyak bertanya tentang Rangga karna selama mereka menikahibunya tidak tau apa pun tentang mantunya itu.
Hari pun semakin sore Airra dan Rangga pun berpamitan untuk pulang
Airra "buk Airra pulang dulu, ibu jaga diri kalau ada apa apa kabarin Airra ya"
Rangga "kamu pamit dulu buk" ucap Rangga sambil menyalimi ibu mertuanya itu"
Ibu Airra "baik lah nak, kalian hati hati di jalan" ucap ibu Airra sambil melihat Airra dan Rangga melajukan mobil
Ibu Airra "yah kamu lihat kan anak kita satu satunya sudah menikah sekarang" ucap ibu sambil mengingat ayahnya Airra.
Sedangkan Airra dan Rangga yg sedang dalam perjalanan pulang pun hnya saling diam dan tidak ada suara karna sebenarnya Airra sedih meninggalkan ibunya sendiri di rumah sedangkan Rangga dia sedang memikirkan tentang Nadia yg akan segera pulang dari Belanda
Rangga "Rra tolong jika nanti ada orang yg berbicara aneh aneh kepada mu atau mungkin menemui mu, kamu jangan hiraukan dia"
Airra "memang ada apa mas" tanya Airra karna dia bingung dg ucapan suaminya itu.
Rangga "gak ada apa" jawab Rangga, Rangga sengaya bilang begitu untuk berjaga jaga karna dia tau sifat Nadia dia adalah orng yg akan melakukan segala hal jika menginginkan sesuatu
Airra "baik lah mas, oh iya mas makasih ya buat hari karna kamu mau menemu ibu ku"
__ADS_1
Rangga "ngapin terimakasih lagian itu sudah seharusnya"
Akhirnya mereka sampai di rumah dan Rangga langsung masuk ke kamarnya untuk berbaring sebentar dan Airra pun begitu mereka berdua berbaring bersebelahan dan tiba tiba Rangga kepikiran untuk mandi berdua dg Airra
Rangga "Ra"
Airra "iya mas ada apa"
Rangga "gimana kalok sekarng kita mandi"
Airra "ya mas mandi saja duluan"
Rangga "maksud ku kira mandi berdua" ucap Rangga kepada Airra dan entah kenapa Rangga sudah tidak terlalu canggung kepada Airra sekarang
Airra "bareng mas" jawab Airra
Rangga "ya sudah lupain aja" ucap Rangga dengan ketus
Airra "ya sudah mas ayok, gitu aja ngambek"
Rangga "siapa yang ngambek"
Airra "ya kamu lah, lihat saja muka mu sudah seperti kanebo kering begitu"
Dan Rangga pun langsung menggendong Airra kedalam kamar mandi dan mereka pun melepas baju mereka dan Rangga langsung memeluk Airra
Terasa sangat hangat apa lagi waktu gunung Airra menempel di tubuh Rangga itu sangat hangat dan batang milik Rangga pun langsung bangun seolah dia tau kenikmatan akan datang
Rangga "gimna kalok kamu bulan depan ikut aku ke Jepang"
Airra "ngapin mas"
Rangga "aku ada kerjaan di sana, ya sambil kita jalan jalan mau gak" ucap Rangga sambil meraba tubuh airra
Airra "wah kita jalan jalan mas"
Rangga "iya mau enggak"
Airra "ya tentu saja aku mau"
Lalu Rangga pun mencium bibir Airra yg sedang ada di pangkuannya dan Rangga langsung merampas gunung milik Airra yg besar dan kenyal itu lalu setelah itu langsung menjilat dan mengemutnya sampai akhirnya memasukkan batangnya ke kolam milik Airra mereka melakukan itu tepat di bawa shower yg mengalir membuat sensasinya semakin seru
Airra "ah ah ahh mas ahhh ah"
Airra "enak mas ah ah"
Rangga "ah ahhhh ah"
Airra "terus mas ah ah"
Lalu Rangga pun melepaskan batangnya dan menyuruh Airra masuk ke beat-up yg di penuhi dengan air dan busah itu mereka pun melanjutkan nya disna mereka melakukan nya dg sangat ganas sampai akhirnya mereka mengeluarkan Carin secara bersamaan.
Rangga "ah ahhh".
__ADS_1
Airra "ah ah ahhhhh ah"
Lalu mereka pun berendam berdua sebentar sambil berpelukan.