Terpaksa Menikah Dengan Lakilaki Asing

Terpaksa Menikah Dengan Lakilaki Asing
kamar yang dingin dan gelap


__ADS_3

Malam pertama Airra pun berlalu dg lancar ya walaupun dia tidak nyaman sama sekali dan bahkan dia susah tidur


Saat di dalam kamar Airra banyak memikirkan hal hal tentang kehidupan nya sekarang gimna kehidupan nya selanjutnya, gimana dg ibunya dg banyak hal lagi sampai akhirnya Airra ketiduran karna mungkin kecapekan apa lagi semalam dia juga tidak bisa tidur sama  sekali


Sedangkan Rangga dia masih di dalam ruangan kerja dan dia ingin ke kamarnya untuk tidur ya walaupun dia tidak nyaman sekali saat masuk ke kamarnya lampu kamarnyaasih menyala tapi wanita itu sudah tertidur


Rangga "dia udah tidur ternyata, apa dia secapek itu Sampek tidak sempat mematikan Lampu" ucap Rangga  lalu Rangga pun mengambil bantal dan selimut yg ada di lemari dan Rangga memutuskan untuk tidur di sofa saja karna dia gak mau tidur satu kasur dg Airra


Rangga "gara gara cewek jelek ini sya harus tidur di sofa"


Lalu Rangga pun tertidur dan saat pagi hari Airra terbangun dan saat dia membuka mata di sebelahnya tidak ada orng dia pun merasa lega


Airra "cowok dingin itu tidak tidur di kamar apa" sambil mata Airra mencari cari dan Airra pun melihat Rangga yg sedang tertidur di sofa


Airra "oh ternyata dia tidur disofa, apa dia tidak akan marah nanti karna aku tidur di kasurnya tanpa izin, ah lagian kamu juga sih Airra kenapa bisa ketiduran di atas kasur itu sih" ucap Airra kepada dirinya sendiri


Lalu Airra pun bangun dan langsung ke kamar mandi untuk bersih bersih dia berjalan dg sangat pelan pelan karna takut membangun kan Rangga yg sedang tertidur itu


Dan saat selesai gosok gigi dan cuci muka Airra pun keluar dari kamarnya dan turun kebawa untuk membantu bik Ina membuat sarapan tapi saat dia sedang di tangga ternyata sudah ada nenek yg sedang membawa koran dan Airra pun segera menyapa nenek


Airra "pagi nek" ucap Airra


Nenek "pagi juga cu, gimna tidurnya semalam"


Airra "nyenyak kok nek, nenek lagi ngapain"


Nenek "lagi baca koran, kamu ngapain turun"


Airra "mau bantuin bik bik bikin sarapan nek"


Nenek "kamu istirahat aja, lagian sudah ada bik Ina yg membuat sarapan"


Airra "tapi nek"


Nenek "sudah lah mending kamu temeni nenek Ketaman belakang saja" ucap nenek memintak Airra untuk menemaninya saja karna dia tau Airra pasti bingung dg keadaan baru nya jadi nenek mengajak nya Ketaman untuk melihat bunga bunga yg cantik, nenek pun duduk di kursi taman dg Airra mereka sambil mengobrol dan berjemur tidak lama setelah itu bik Ina pun memberi tau jika sarapan mereka sudah siap


Bik Ina "nyonya sarapan nya sudah siap"


Nenek "baik nak Ina makasih"

__ADS_1


Bik Ina "baik nyonya"


Nenek "ayok kita masuk dan sarapan dulu"


Lalu Airra dan nenek pun masuk dan duduk di meja makan


Nenek "bik Ina bangunin Rangga dia pasti belom bangun"


Airra "biar Airra aj nek yg bangun Rangga"


Nenek "iya udh sana bangunin suruh cepet bangun untuk sarapan"


Airra pun keatas ke kamar mereka untuk membangunkan Rangga sebenarnya dia sangat takut tapi dia juga bingung jika bik Ina dan nenek tau dia dan Rangga tidur terpisah mangka dari itu dia memintak dia sja yg membangunkan Rangga saat masuk ke kamar Rangga sudah tidak ada di atas sofa


Airra "lah dia kemna, apa dia sudah bangun"


Lalu Rangga pun keluar dari kamar mandi dg menggunakan handuk di setelah tubuhnya


Airra "maaf maaf aku tidak tau ,aku hanya disuruh nenek buta bangun kamu karna sudah waktunya sarapan"


Rangga "iya gua tau, lu dari mana aj pagi pagi udah ngelayap aja"


Rangga "oh oke"


Lalu Rangga pun langsung keluar kamar dan turun untuk sarapan dg di ikuti Airra di belakangnya


Rangga "pagi nek"


Nenek "kamu sudah rapi saja, apa kamu mau masuk ke kantor hari ini"


Rangga "iya nek ada banyak kerjaan yg harus di selesaikan"


Nenek "tapi kamu baru sja menikah kemaren apa tidak libur dulu sja, lagian kan kamu bosnya"


Rangga "gak bisa nek, Rangga yg harus turun tangan" ucap Rangga


Nenek "ya sudah lah ayok kita sarapan ,oh iya kamu gak usah lembur hari ini karna kamu harus nemenin istri kamu"


Rangga "iya"

__ADS_1


Nenek "Airra kamu hari ini mau ngapain cu"


Airra "oh iya nek Airra mau izin ke rumah sakit buat jenguk ibu Airra yg baru selesai operasi kemaren"


Nenek "iya oke tapi kamu di antar oleh supir ya"


Airra "gak usah nek Airra bisa naik angkutan umum"


Nenek "kalok gitu kmu gak boleh keluar rumah" ucap nenek


Rangga "udah lah kamu turutin aja mau nenek bawel itu" ucap rangga ke Airra


Nenek "apa kamu bilang tadi Rangga"


Rangga "Rangga bilang nenek bawel"


Nenek "dasar cucu kurang ajar ya kamu" sambil memukul lengan cucunya itu dan Rangga pun tertawa saja


Airra "baik lah nek"


Rangga "ya udah aku usah selesai sarapannya nek sekarang aku berangkat ke kantor dulu oke, nenek jaga diri gak usah ngomel muluk" tawa Rangga


Nenek "ya sudah pergi lah sana dasar cucu kurang ajar"


Sedangkan Airra hanya tersenyum.elihat Rangga dan nenek bercanda


Airra "tenyata laki laki dingin itu bisa tertawa juga" ucap Airra dalam hati


Lalu Airra dan nenek pun melanjutkan sarapan mereka setelah itu nenek duduk di ruang keluarga sambil menonton tv sedangkan Airra kembali ke kamar untuk mandi dan siap siap untuk pergi kerumah sakit saat sudah siap Airra pun turun dan berpamitan dg nenek dan langsung berangkat dg seorang supir


Saat sampai dirumh sakit Airra langsung menanyakan kamar ibunya kepada resepsionis rumah sakit itu dan langsung menuju ke kamar VIP room dan ternyata ada ibu nya yg sedang tertidur


Airra "ibu Airra datang buk"


Ibu "Airra kamu sudah datang nak kamu dari mana saja"


Airra "maafin Airra ya buk"


Ibu "gak papa nak kemaren ada yg menjemput ibu di rumah dan membawa ibu kerumah sakit ini dia bilang suruhan kamu apa benar nak"

__ADS_1


Airra pun mengiyakan nya tapi dia bingung menjelskan kepada ibunya bahwa dia sudah menikah dg laki laki asing  jadi Airra memilih untuk tidak memberi tau dulu kepada ibunya karna dia khawatir dg kondisi ibunya yg masih belom membaik ini jadi dia memutuskan untuk menjelaskannya saat kondisi ibu ya itu sudah membaik.


__ADS_2