
Sedangkan Rangga dia masih tertidur karna mungkin dia kelelahan dan Airra sengaja tidak membangunkan nya karna tidak ingin mengganggu tidur Rangga yg sangat pulas.
Sekitar jam 09.00 pagi Rangga pun bangun dari tidurnya tidak mengunakan pakaian apa pun dan hanya di tutupi oleh selimut dan dia juga mencari Airra
Rangga "kemana dia, kenapa dia tidak membangunkan ku" ucap Rangga sambil melirik segala sudut untuk mencari keberadaan Airra
Rangga "apa dia di bawa tapi ya sudah lah lebih baik aku mandi dan menyusul kebawa" Rangga pun masuk ke kamar mandi dan langsung mandi karna badan ya sangat lengket akibat keringat yg dia keluarkan semalam dan di dalam toilet Rangga pun seketika memikirkan Airra dan terbayang tubuh Airra yg indah
Rangga "entah kenapa akhir akhir ini aku selalu terbayang cewek jelek itu" ucap Rangga sambil membasahi tubuhnya dg shower
Tidak lama setelah itu Rangga pun selesai mandi dan memakai baju sambil mengambil hpnya itu menelpon devid asisten nya untuk memberi tau bahwa hari ini dia tidak ke kantor
Tut Tutttt Tut.....
Rangga "hallo dav"
David "iya hallo gga lu dimna sekarng"
Rangga "tolong cencel atau lu hendel semua metting hari ini karna gue lagi gak enak badan"
David yg tau bahwa Rangga pasti sangat kelelahan karna semalam dia habis mabuk pun mengiyakan bos nya itu
David "baik lh gga"
Lalu telpon pun langsung di tutup oleh Rangga dan Rangga mengantongi hpnya dan keluar dari kamarnya dan langsung turun kebawa untuk mencari Airra dan saat berada di tangga Rangga melihat Airra dan neneknya itu sedang mengobrol
Rangga "pagi nek"
Nenek "pagi, tumben baru bangun jam segini"
Rangga "iya rangga tidak enak badan, ada acara apa ini kenapa ada kue disini"
Airra "apa kamu lupa kan ini ulang tahun nenek"
Nenek "biarkan saja Rra dia memang seperti itu mana tau dia bahwa neneknya lagi ulang tahun" ucap nenek sambil melirik sinis ke arah Rangga
Rangga "iya hari ini ulang tahun nenek ya, maaf Rangga lupa, selamat ulang tahun ya nenek yg bawel" ucap Rangga sambil langsung memeluk neneknya sambil sedikit menggoda neneknya
Airra "kamu mau sarapan apa biar aku buatin"
Rangga "sandwich aj"
__ADS_1
Airra "baik lah tunggu sebentar aku akan membiarkannya untuk mu" Airra langsung ke dapur dan membuatkan sandwich dan langsung membawakan sandwich dan segelas susu untuk Airra
Nenek "Airra ngpain kamu buatkan dia sarapan, dia sudah besar bisa bikin sendri"
Rangga "kan dia istri Rangga nek, jadi dia melayani suaminya ini iya kan Rra"
Airra hanya tersenyum dan dia juga sedikit kaget saat Rangga bilang bahwa dia adalah istrinya.
Rangga pun memakan sandwich yg di buatkan oleh Airra dan nenek saat melihat Rangga makan buatan Airra pun seketika langsung tersenyum dan nenek pun memutuskan untuk pergi ketaman dan membiarkan mereka berdua.
Nenek "baik lah nenek mau ke taman dulu"
Airra "iya nek"
Nenek pun berjalan pergi ke taman sedangka Airra mengajak Rangga ngobrol
Airra "mass ada yang mau aku bicarakan"
Rangga "bicara lah"
Airra "ibu ku"
Rangga "kenapa dg ibu mu"
Rangga "Baik lah kapan kita akan bertemu ibu mu"
Airra "kamu mau mas"
Rangga "gak ada masalah, lagian aku juga mau ibu mu mengenal ku dan aku juga mau mengenal ibumu"
Airra "baik lah mas nanti aku akan menelpon ibu dulu dan memberitau nya"
Airra pun tersenyum lega karna Rangga mau bertemu dg ibunya karna ibunya sudah menanyainya terus dan ingin kenal dg suamiku
Airra "aku akan menelpon ibu nanti"
Setelah sarapan selesai Rangga keruang kerja nya sebentar dan Airra membereskan meja makan
Lalu airra langsung kembali ke kamar karna dia ingin menelpon ibunya dan memberitau bahwa dia akan mengajak suaminya itu kerumah ibu weekend ini.
Sedangkan Rangga yg sedang di ruang kerja pun hanya duduk di kursi kerjanya dan memikirkan tentang Nadia yg menyelingkuhi ya itu
__ADS_1
Rangga "entah kenapa rasanya aneh setelah mengetau bahwa Nadia selingkuh aku bahkan tidak merasa sakit hati tapi cuman kecewa karna itu semua tidak pernah ada di pikiran ku" ucap Rangga dalam hati
Rangga pun membuka leptopnya dan melihat ada beberapa email dan ada salah satu email dari fotografer yg memoto saat dia menikah dg Airra dan isi email itu adalah foto foto dia dan Airra
Rangga "aku bahkan tidak menatapnya" sambil tersenyum
Rangga "tapi entah kenapa sekarang saat aku melihat wajahnya aku merasa hangat" ucap Rangga dalam hati sambil melihat foto dia dan Airra
Lalu airra yg berada di kamar dia langsung ganti baju dan berbaring di kasur sambil memainkan hpnya sambil menonton drama Korea tapi saat ada adegan kissing entah kenapa Airra malah membayangkan dia dan Rangga
Airra "dia tampan dan juga jago di ranjang sampai aku kewalahan ya walaupun dia masih sangat dingin kepadaku" ucap Airra sambil menyentuh bibirnya dan membayangkan saat dia dg Rangga berhubungan
Airra "andai saja dia mencintaiku"
Sebenarnya Airra sudah sadar bahwa dia sudah mulai menyukai Rangga tapi dia masih berusaha mengelak tentang perasaan nya itu karna dia tau sangat mustahil jika Rangga menyukainya apa lagi Rangga punya pacar yg bernama Nadia sangat cantik dan juga seorang model itu yg ada di dalam pikiran Airra karna dia tidak tau bahwa Rangga sudah putus dg Nadia karna Nadia selingkuh.
Tidak lama setelah itu Rangga pun ke kamarnya dan saat dia masuk ke kamar dia melihat Airra yg sedang tengkurap sambil menonton drama Korea
Rangga "godaan apa lgi ini, lagian kenapa sih dia pekek baju seksi seperti itu"ucap Rangga dalam hati
Rangga terdiam di depan pintu sambil menatap Airra yg sangat terlihat seksi menurut Rangga padahal Airra menggunakan baju biasa saja tapi entah kenapa Rangga menganggap itu seksi
Airra "ada kamu mas"
Rangga "iii iya, kamu lagi ngapin"
Airra "oh aku lagi menonton drama Korea, ada apa mas"
Rangga "gak ada apa apa aku hanya ingin berbaring sebentar karna kepala ku sangat sakit"
Airra "mau aku ambilin obat gak mas, atau mau aku pijet"
Rangga pun berbaring dan Airra pun duduk lalu Rangga menarik tangan Airra dan langsung memeluknya
Rangga "tidak perlu"
Airra "ee mas" ingin bangun
Rangga "diam, biarkan aku memeluk mu sebentar saja"
Airra pun menurut dia langsung berbaring lagi.
__ADS_1
Mereka masih belom menyadari bahwa mereka sebenarnya sudah saling mencintai satu sama lain.