Terpaksa Menikah Dengan Lakilaki Asing

Terpaksa Menikah Dengan Lakilaki Asing
makan dengan mertua untuk pertama kali


__ADS_3

Sebulan pun berlalu Rangga dan Airra sekarang sudah baik baik saja bahkan hubungan mereka jauh lebih membaik dari sebelomnya dan Maslah yg lalu itu membuat mereka semakin sadar bahwa mereka sudah saling mencintai satu sama lain, saling membutuh kan ya walaupun pasti ada keributan keributan kecil selayaknya pasangan suami istri lainnya, dan juga Airra sekarng sudah tidak mengunakan obat kontrasepsi lagi dan bahkan mereka lebih sering berhubungan agar Airra bisa cepat hamil dan memberikan anak untuk Rangga dan cicit untuk nenek banyak hal yg melakukan seperti makan makanan yg sehat,dan lain nya.


Nenek pun sangat bahagia melihat hubungan Rangga dan Airra yang semakin membaik, dia pun bener benar bahagia karna ini semua harapan dia dan sekarng mereka hanya tinggal menunggu Airra hamil.


Pekerjaan Rangga di kantor juga baik baik saja dan bahkan makin meningkat ya walaupun ada beberapa masalah di perusahan tapi syukur lh sudah teratasi, dan Nadia mantan kekasih Rangga yg terakhir kali mrh mrh di mall yg membuat Airra sedih pun sekarng sudah tidak ad kabar dan tidak mengganggu Rangga dan keluarga lagi.


Tapi itu hanya menurut Rangga berbeda lagi dg Nadia sekarng dia masih di Singapura karna ada pekerjaan tapi dia juga akan kembali ke Jakarta dalam waktu dekat dan Nadia sudah merencana kan hal jahat untuk memisahkan Rangga dan Airra karna dia masih belom bisa terima jika Rangga hidup dg wanita lain selain dirinya.


Hari ini Airra dan Rangga berencana untuk menengok ibu Airra karna sudah lama sekali mereka tidak menengok nya dan juga Airra dan Rangga berencana untuk mengajak ibu Airra menginap dirumh mereka.


Rangga "sayang kita gak beli oleh oleh untuk ibumu"


Airra "iya mas aku lupa ya sudah nanti kmu berhenti di toko kue di depan ya karna aku akan membeli kue favorit ibu"


Rangga "baik lah sayang"


Rangga pun memberhentikan mobil nya di depan sebuah toko keu dan Airra langsung turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam toko kue itu sedangkan Rangga dia menunggu di dalam mobil saja.


Setelah selesai membeli beberapa kue untuk ibunya airra pun langsung masuk ke mobil lagi dan mereka pun melanjutkan perjalanan ke rumah ibunya airra, dan ibunya airra juga yg sudah di beri kabar oleh Airra jika dia akan datang dengan Rangga suaminya membuat ibunya airra sangat senang dia bahkan memasak kan makanan kesukaan Airra dan menantu nya itu, dia tau makanan kesukaan Rangga karna dia bertanya kepada Airra ya karna sebelomnya dia tidak menyambut mantunya itu dg baik jadi sekarang dia ingin membuat kesan yg baik kepada menantunya itu.


Airra dan Rangga pun sampai dirumah ibunya


Airra "buk ibu"


Ibu Airra "iya tunggu bentar" jawab ibu Airra sambil membukakan pintu


Rangga "buk"


Ibu Airra "masuk masuk"


Lalu Rangga mencium tangan mertuanya itu dan setelah itu Airra memeluk ibunya itu


Airra "ibu kepada harum sekali ibu masak apa"


Ibu Airra "ibu masak sayur asam, kangkung tumis, ayam goreng ayam bakar, opor. Kalian mau langsung makan apa"


Airra "wah sepertinya enak, mas kita makan dulu yok"


Rangga "iya"


Ibu Airra "ayok ayok kita makan"


Kemudian Airra mengambil kan nasi untuk suaminya


Airra "mas mau pakek apa, opor mau"


Rangga pun mengaguk

__ADS_1


Ibu Airra "Rangga makan yg banyak ya jangan malu malu ibu masak khusus untuk kamu"


Rangga "iya buk makasih banyak"


Airra "jadi buat Airra gak ada ni"


Ibu Airra pun tertawa dia sangat senang bisa makan dg anak dan menantunya itu


Rangga "wahhh ini enak banget buk"


Ibu Airra "maksih nak, kamu makan yg banyak ya, oh iya kenapa nenek tidak di ajak kesini"


Airra "nenek lagi kerumah sakit buk"


Ibu Airra "siapa yg sakit apa nenek sakit"


Airra "nenek enggak sakit buk cuman cek kesehatan aj karna usia nenek kan sudah berumur dan nenek juga titip salam untuk ibu"


Rangga "oh iya buk gimna kalok ibu ikut kamu aja"


Airra "iya buk beberapa hari aj lagian ibu disini juga GK ada siapa siapa"


Ibu airra "iya liat saja nanti ya karna ibu juga ada pesanan kue tetangga"


Rangga "pesanan kue?"


Ibu Airra "iya lain kali ibu akan membuatkan kue untuk kalian"


Rangga "buk apa ibu gak capek bikin kue"


Ibu Airra "ya kadang capek kalok lagi banyak pesanan"


Sebenarnya Rangga kasian kepada ibunya airra atau mertuanya itu karna harus bekerja di isinya yg sudah waktunya untuk istirahat tapi karna Rangga tidak terlalu enak jika langsung menyuruh mertuanya itu berhenti berjualan takutnya ibunya airra akan tersinggung jadi dia memilih untuk diam saja dan akan membicarakan nya kepada Airra dulu.


Setelah selesai makan mereka pun lanjut mengobrol dan Airra msih membujuk ibunya untuk ikut dg nya dan suaminya TPI ibunya bilang kalok sekarng dia gak bisa karna harus membuatkan kue pesanan tetangga nya dulu


Airra "buk ibu ikut kami aja beberapa hari, pasti nenek akan senang jika ibu nginap disana"


Rangga "iya buk Airra benar"


Ibu Airra "ibu bukan tidak mau ikut dg kalian tapi ibu sudah janji untuk membuatkan pesanan untuk tetangga gimna lain kali aja ya atau lusa ibu akan kerumah kalian"


Rangga "baik lah buk besok lusa aku akan menyuruh supir untuk menjemput ibu"


Airra "iya buk janji loh ya lusa jangan bohong"


Ibu Airra "gak perlu nak Rangga, ibu bisa naik angkutan umum saja"

__ADS_1


Rangga "buk biar supir Rangga aja yg jemput ibu biar lebih aman juga"


Airra "iya buk benar kata mas Rangga"


Ibu Airra "baik lah baik lah terserah kalian saja"


Airra "nah gitu dong buk"


Sekarng mereka pun berpamitan untuk pulang karna hari sebentar lagi gelap


Airra "buk benaran gak ikut sekarng aja"


Ibu Airra "Rra jangan merengek seperti itu, kan lusa ibu akan kesana"


Rangga "sayang biarin lh ibu pasti juga GK enak sama tetangga karna sudah janji, besok lusa kn ibu akan menginap dirumh kita".


Ibu Airra "iya benar kata suami kamu nak"


Airra "baik lah Buk tapi jangan bohong ya"


Rangga "ya udah buk kami pamit pulang dulu, ibu jaga diri kalok ada apa apa kabrin kami ya"


Ibu Airra "iya iya baik lah kalian hati hati di jalan ya"


Lalu airra dan Rangga pun melajukan mobilnya


Airra "Airra tunggu ya buk lusa jangan bohong" teriak Airra sambil melambaikan tangan kepada ibunya itu dan ibunya irra juga melambaikan tangan


Kemudian saat di dalam perjalanan Rangga pun mengajak Airra ngobrol


Rangga "ibu apa gak capek harus membuat kue sperti"


Airra "aku sudah pernah menyuruh ibu berhenti mas tapi ibu menolaknya dia bilang dia suka jika kuenya di nikmati oleh pelanggan nya"


Rangga "kalok begitu gimna kalok kita buatkan toko kue saja untuk ibu"


Airra "aku sih setuju aja mas tapi kita perlu bicarakan dulu ke ibu"


Rangga "iya baik lah lain kali kita akan bicara ke ibu"


Airra "mas makasih ya"


Rangga "makasih buat apa sayang"


Airra "makasih udah perduli dg ku dan ibu ku"


Rangga "itu sudah tugas ku sekarang kalian berdua adalah tanggung jawab ku"

__ADS_1


Rangga sangat senang karna mertuanya itu memperlakukan dia dg baik dia juga bahkan memasak makanan kesukaan Rangga dan ya Rangga sudah lama sekali tidak merasa kan itu karna ibu nya sudah tidak ada sejak lama dan dulu nenek yg sering membuatkan nya masakan kesukaan nya tapi setelah nenek terkena struk ringan dan membuat tangan kanan nenek sedikit susah di gerakkan jadi rangga sudah tidak mengijin kan nenek untuk melakukan apa pun lagi ya walaupun ada banyak bibik di rumahnya tapi karmdang sesekali Rangga sangat merindukan di masakkan oleh orang tuanya.


__ADS_2