
Besok adalah hari ulang tahun nenek Airra yg tau bahwa nenek bentar lagi ulang tahun dari bik Ina saat Airra sedang membantu bik Ina menyiapkan sarapan dia pun berniat untuk membuatkan kue ulang tahun untuk nenek karna kebetulan dia memang bisa membuat kue Karna melihat dan belajar dg ibunya dulu waktu ibunya masih memiliki toko kue.
Siang harinya saat nenek sedang keluar rumah Airra langsung kedapur dan membuat kan kue dg di bantu bik Ina
Airra "bik Ina"
Bik Ina "iya non ada yang bisa saya bantu"
Airra "bik kan kata bibik besok adalah ulang tahun nenek dan Airra mau membuatkan kue untuk nenek tolong siapin bahan bahannya"
Bik Ina "baik non, akan bibik siapkan"
Airra "oke bik"
Bik Ina pun kembali kedapur dan menyiapkan bahan bahan untuk membuat kue setelah bahan bahan nya sudah siap bik Ina segera memberitau Airra dan Airra langsung ke dapur untuk membuat kue.
Saat membuat kue Airra dapat Telpon dari Rangga "kamu dari mana aj kenapa lama bangt ngangkat telpon"
Airra "lagi di dapur membuat kue untuk nenek"
Rangga "kan bisa nyuruh bik Ina"
Airra "aku bisa sndri lagian biar spesial"
Rangga "ya udah aku cuman mau ngasih tau kalok malam ini aku lembur"
Airra "oke baik lah" lalu Airra pun menutup telponnya dan melanjutkan membuat kue
Sedangkan Rangga yg masih berada di kantor pun melakukan pekerjaan seperti biasa, tapi tidak lama setelah itu asistennya menemui Rangga dan memberitau keberadaan Nadia pacarnya
David "permisi pak"
Rangga "iya masuk aj dav, ada apa bicara biasa saja lagian cuman ada kita berduaa"
David "mengenai Nadia gga"
Rangga "apa ada kabar dari Nadia, apa dia baik baik saja dimna dia"
__ADS_1
David "dia Seekarng berada di Belanda dg seorang laki laki"
Rangga "apa laki laki, siapa laki laki itu"
David "saya sudah menyelidiki tentang laki laki itu ,dia adalah seorang pembisnis dari Singapura dan sepertinya mereka di Belanda sedang liburan"
Rangga "oke kamu selidiki trus tentang Nadia, kamu boleh pergi" dg muka yg memerah karna menahan emosi
Rangga "Berani sekali kamu bermain belakang dg ku Nadia, apa kamu belom tau siapa aku sebenarnya baik lah aku akan memberi mu hukuman"
Lalu Rangga langsung menelpon devid dan memintak David untuk memblokir semua kartu kredit yg dia berikan ke Nadia.
Malam itu Rangga ke bar untuk minum minum karna dia sangat kecewa kepada Nadia sedangkan Airra yg berada dirumah dia masih menunggu Rangga pulang
Airra "kemana dia ,ini sudah jam 12 malam tapi belom juga pulang" ucap Airra sambil cemas
Dan Rangga dia yg sudah mabuk menelpon David untuk menjemputnya karna dia tidak bisa mengendarai mobil sendiri
Rangga "dav jemput gua di bar biasa"
David "baik lah" David langsung bergegas menjemput bos sekaligus sahabatnya itu karna dia tau pasti Rangga sedang kecewa kepada Nadia karna dia tidak menyangka bahwa perempuan yg dia cintai itu selingkuh dg laki lakinya dan bahkan tidak pernah memberinya kabar sekali pun.
Airra "dav Rangga kenapa, kenapa dia bisa mabuk seperti ini"
David "saya gak tau Ra"
Airra "ya udah masuk masuk bawa dia ke kamar"
Dan saat sampai di kamar David langsung menidurkan Rangga dan langsung pamit pulang kepada Airra
David "baik lah Ra, aku pamit pulang dulu"
Airra "iya baik lah terimakasih sudah mengantar Rangga pulang"
David langsung pulang dan Airra mengambil air hangat untuk mengelap tubuh Rangga dan saat dia mengelap tubuh Rangga
Rangga "hey cewek jelek hahaha berani sekali dia selingkuh di belakang ku" ucap Rangga sambil memejam kan matanya
__ADS_1
Airra "ada apa dg nya sebenarnya, sampai dia bisa mabuk seperti ini" ucap Airra sambil mengelap tubuh Rangga dan setelah mengelap tubuh Rangga Airra mau berdiri dan meletakkan handuk yg di pakai untuk mengelap tubuh Rangga tadi tapi Rangga malah menarik tangan Airra dan membuat Airra terjatuh kebadan Rangga dan Rangga langsung menciumnya
Mencium tubuh Airra dg ganas tangan Rangga yang mulai membuka baju Airra dan meraba semuanya sedangkan Airra dia hanya bisa diam.
Airra "ah ahhhh mas ahh"
Rangga "kamu sebenarnya cantik tapi kamu gak prnh dandan" ucap Rangga lalu Rangga mulai menjilati ****** milik Airra itu yg membuat Airra semakin mengeluarkan suara ******* yg lebih keras
Airra "ah ah enak mas ahh"
Lalu Rangga melepas smua pakaiannya dan mengarah kan batangnya yg sudah bangun itu ke arah kolam milik Airra
Rangga "masih saja sempit"
Airra "ah ah mas ahh enak mas ahh"
Rangga pun semakin semangat menggerak kan batangnya itu
Airra "terus mas ah ahhh ahh"
Mereka sangat benub gairah ya walaupun Rangga dalam keadaan mabuk tapi staminanya masih sangat kuat membuat Airra kewalahan menghadapi suaminya itu
Airra " ah ahhh ah" Airra pun mengeluarkan cairan kenikmatannya sedangkan Rangga dia masih mengayunkan batangnya semakin cepat dan akhirnya Rangga pun menyemburkan cairnya itu kedalam kolam milik Airra
Rangga "ah ah" lalu dia langsung berbaring di samping Airra
Airra "untung saja aku sudah meminum obat kontrasepsi, jadi aku tidak akan hamil" ucap Airra dalam hati dia sengaja membeli obat kontrasepsi agar dia tidak hamil apa lagi Rangga yg suka menyemburkan cairannya ke dalam kolam Airra tapi Rangga tidak tau jika Airra meminum obat kontrasepsi itu dan Airra bukan nya dia tidak mau hamil tapi dia takut jika dia hamil Rangga akan marah karna rangga masih mencintai kekasihnya dan dia tidak mau nanti anaknya itu akan di abaikan oleh Rangga karna bukan anak dari perempuan yang dia cintai.
Pagi harinya Airra bangun lebih awal dan menyiapkan kue di atas meja makan karna nenek ulang tahun dan saat nenek keluar dari kamar Airra langsung menyanyikan lagu ulang tahun untuk nenek dan di temani para bibik bibik
Airra "happy birthday to you happy birthday to you"
Nenek "ada apa ini" sambil nenek tersenyum
Airra "selamat ulang tahun nek"
Nenek "maksih ya Ra"
__ADS_1
Lalu nenek pun meniup lilin ulang tahunnya dan memotong kuenya setelah itu nenek memberikan suapan kepada Airra.
Sedang ibu Airra sudah tau bahwa Airra sudah menikah Airra sudah menjelaskan kepada ibunya itu tapi dia masih belom mempertemukan ibu dan suaminya itu karna Airra belom sempat apa lagi Rangga yg masih sangat sibuk dan banyak pekerjaan dia tidak mau memaksakan maunya dia karna dia juga sadar dirinya siapa, tapi syukurnya ibu Airra tidak marah dia hanya sedikit sedih karna dia tidak ada di pernikahan anaknya itutapiemnurut ibunya Airra jika anaknya itu bahagia dia juga akan merasa bahagia.