
Gak kerasa sudah 5 hari mereka berada di Jepang dan hari ini adalah hari terakhir mereka di Tokyo karna pekerjaan Rangga sudah selesai dan mereka akan pergi kesebuah desa yg memiliki pemandangan pantai dan gunung yg indah yg ada di Jepang untuk liburan dan honeymoon mereka.
Dan selama 5 hari itu
Rangga dan Airra benar benar tidak sehari pun jln jln karna begitu banyak pekerjaan yg harus di selesaikan oleh Rangga
Rangga "sayang" Rangga memanggil Airra
Airra "iya mas" jawab Airra sambil menoleh ke arah suaminya
Rangga "kan hari ini kita terakhir di Tokyo apa kita perlu jln jln sebentar untuk membeli sesuatu atau oleh oleh seblom kita berangkat ke kota lain"
Airra "boleh juga mas, lagian kita belom sama sekali melihat suasana disini karna kamu sibuk bekerja"
Rangga "iya maaf ya, baik lah sekarang kita siap siap lalu kita jln jln sebentar di daerah disini"
Lalu mendengar itu Airra langsung bangun dan menyiap kn baju untuk dia dan suaminya sedangkan Rangga dia langsung mandi, selama di Tokyo Airra dan Rangga belom sempat jalan jalan di sekitar sini karna Rangga sangat sibuk dg pekerjaannya jadi hari ini mereka akan jalan jalan sambil mencari oleh oleh untuk nenek ,ibu dan yg lain nya yg ada di Jakarta.
Rangga pun selesai mandi dan sekarang gantian Airra yg mandi, Rangga langsung memakai baju yg sudah disiapkan oleh Airra yg ada di atas kasur,tidak lama setelah itu Airra pun selesai mandi dan siap siap lalu setelah mereka sudah siap mereka pun langsung keluar untuk jalan jalan sebentar karna sore mereka akan pergi ke kota lain.
Mereka berdua berjalan bergandengan, menikmati suasana disana dan mereka terlihat sangat serasi, hari itu berjalan sangat cepat sudah waktunya mereka kembali ke hotel dan berangkat kekota lain Airra membeli banyak sekali oleh oleh bahkan Rangga sampai kesusahan membawanya tapi Rangga gak mungkin menyuruh Airra yg membawa belanjaan ini jdi mau tidak mau karna mereka juga pergi berdua.
Sampainya kehotel mereka merapikan barang barang mereka lalu menaiki mobil dan menuju ke bandara karna mereka akan berangkat menggunakan pesawat karna jaraknya yg lumayan jauh dan untuk menghemat waktu, tidak lama setelah itu Rangga dan Airra pun sampai di satu kota yg tidak terlalu besar tapi disana masih sangat asri dan indah lalu rangka dan Airra pun langsung menuju hotel tempat mereka menginap
Airra "waaaaah masss pemandangan disini sangat indah" ucap airra sambil melihat pemandangan yg terlihat dari kamar mereka
Rangga " iya disini memang indah aku sudah beberapa kali kesini".
Airra "kamu pernah kesini? Dengan siapa"
Rangga "ya tentu saja sendiri lah aku kesini untuk menenangkan diri" ucap Rangga sambil tersenyum
Airra "kamu lagi gak bohongin aku kan"
Rangga "enggak sayang aku kesini baru sama kamu doang , lagian kalok aku sama yg lain mememag kenapa kamu cemburu iya" jawab Rangga sambil meledek istrinya itu
Dan airra dia sangat kesal entah kenapa saat mendengar Rangga pernah kesini dg orang lain
Airra "iya sudah aku capek mau bersih bersih dulu"
__ADS_1
Rangga "sini dulu lah aku masih ingin memeluk mu sebentar sambil melihat pemandangan yg indah ini, dan aku kesini cuman sama kamu aja GK ada yg lain" ucap Rangga sambil memeluk Airra dari belakang sambil melihat pemandangan yg indah itu dari balkon kamar
Tapi entah kenapa Rangga sangat senang melihat istrinya itu yg memasang wajah merengut
Rangga "sayang apa kamu masih marah dg ku, tadi aku hanya bercanda"
Airra "mas aku sangat kesal sama kamu"
Rangga langsung mencium bibir istrinya itu agar Airra diam dan Airra yg di cium oleh Rangga itu hanya diam saja tidak lama setelah itu hp rangga berbunyi dan ternyata yg menelpon adalah nenek dan Rangga pun mengangkat telponnya
Rangga "hallo nek kenapa"
Nenek "bagaimana ke adaan Kalian disna dna mana Airra"
Rangga "ini nenek mau bicara sama kamu sepertinya nenek hanya perduli kepada kamu"
Airra "hallo nekk , nenek gimana kabarnya Airra kangen sama nenek"
Nenek "iya sayang nenek juga kangen sama kamu ,kamu gimna disana itu Rangga memperlakukan kamu dg baik enggak"
Airra "dia sangat menyebalkan nek, tolong hukum dia nanti jika pulang ke Jakarta"
Rangga "sayang bagaimana mungkin kamu bisa mengadu dg nenek"
Airra "biarin , mangknya jangan macam sama aku ya kan nek"
Nenek "iya sayang kamu tenang saja nenek akan menghukumnya nanti, oh iya kalian kapan pulang"
Rangga "kamu tidak akan pulang lagi ke Jakarta" ucap Rangga sambil memasang wajah cemberut
Nenek "iya aku tidak apa apa jika kamu yg tidak pulang asal Airra pulang" jawab nenek sambil tersenyum
Rangga "apa aku ini bukan cucu nenek, ya kalok aku tidak pulang ya Airra juga tidak akan pulang, iyakan sayang"
Airra "tergantung kamu gimana sama aku"
Rangga "ya baik lah aku mintak maaf karna sudah membuat mu kesal"
Nenek "ya udah kalian jag kesehatan disana oke"
__ADS_1
Airra "baik nenek byee nenek"
Lalu nenek pun menutup telponnya, dan nenek sangat senang melihat mereka yg sudah semakin dekat dan akrab
Nenek "semoga saja mereka selalu bahagia" ucap nenek sambil tersenyum
Sedangkan Rangga masih memeluk Airra dan memintak maaf
Rangga "sayang aku kan sudah memintak maaf, apa kamu tidk kasian kepada ku aku bahkan akan di hukum oleh nenek"
Airra "baik lah baik lah aku akan memaafkan mu, lain kali jika kamu membuat aku kesal lagi aku tidak akan memaafkan mu" ucap Airra sambil tersenyum melihat tingkah laku suaminya itu seperti anak kecil yg memintak mainan
Rangga "gitu dong, nanati malam aku bakal di kasih jatah kan"
Airra "ya liat sana nanti" ucap Airra sambil meninggalkan Rangga di balkon
Rangga "sayang apa kamu tega jika Jonni ini mengamuk tidak bertemu dengan tamannya"
Tapi Airra malah mengabaikan suaminya itu dan malah ke kamar mandi untuk bersih bersih karna Airra merasa badannya sangat lengket dan Rangga di juga ikut masuk ke dalam kamar dan saat melihat Airra masuk ke kamar mandi dia pun masih saja merengek dan menunggu Airra selesai mandi
Airra "bgaimna mungkin dia bisa semanja ini padahal dia terlihat sangat gagah" ucap Airra sambil tersenyum
Rangga "sayang ayok lah aku tidak akan membuat mu kesal lagi"
Tidak lam setelah itu Airra pun selesai mandi dan keluar kamar mandi dan Rangga pun langsung memeluk istrinya itu
Airra "mas kamu mandi dulu sana"
Rangga "tapi bagaimana dg jatah ku malam ini"
Airra "ya tergantung kamu nurut gak sama aku, kalok GK nurut ya gak bakal aku kasih jatah Selama satu bulan"
Rangga "oke oke aku akan mandi sekarng tapi kamu harus janji jangan menghukum ku seperti itu apa lagi sampai satu bulan, apa kamu gak kasian sama batang ku ini"
Airra "hahaha iya udah kamu mandi sana cepat sebelom aku bt lagi sama kamu
Lalu Rangga pun langsung mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi
Rangga "bagaimana mungkin dia menghukum ku dg cara Setega itu" ucap rangga perlahan sambil berjaln ke kamar mandi
__ADS_1
Dan akhirny Rangga pun mandi dan Airra memakai baju dan mengeringkan rambutnya sambil tersenyum bahagia.