Terpaksa Menikahi Si Pembenci

Terpaksa Menikahi Si Pembenci
Rekan Duet


__ADS_3

Sore hari nya Alexa bersiap menuju kafe penampilan kali ini sangat cantik. Dengan rambut dicepol keatas menyisakan anak rambut disisi kanan kirinya dan poni depan nya membuat nya semakin imut. Ia mengenakan Dress Sabrina yang menambah kecantikan nya dengan sepatu heels pendek senada dengan dress yang ia kenakan


Keenan yang melihat penampilan Alexa ternganga ternyata si tomboy galak ini bisa tampil feminim juga batin nya.


"Lo udah sembuh?" tanya Alexa sambil menempelkan punggung tangan nya di kening Keenan .


" Lo pergi sekarang? pake mobil gue aja " tawar Keenan yang melihat Alexa memakai dress yang tidak memungkinkan naik motor sport nya.


" Gue bareng kak Stella dia juga kebetulan mau ke kafe" ucap nya sambil memoles kan lipcream di bibir nya.


" Lo jangan kemana-mana istirahat jangan lupa minum obat nya.." ujar Alexa langsung pergi meninggalkan Keenan.


Keenan hendak menyusul Alexa ke ruang tengah namun nihil Alexa sudah keluar dari apartemen. Tadi nya ia akan menawarkan mengantar Alexa.


Beberapa menit berlalu Alexa sudah sampai di kafe.


Alexa sedang bersiap diri hari ini banyak yang merequest lagu duet nya Glenn dan Audy.


" Kalau gue nyanyi sendiri gak apa kali ya" ucap nya pada Dave.


" Penyanyi satu nya gak masuk gimana dong Lex? tapi lagu ini cocok berdua" sambung Dave bimbang.


" Tenang aja di nyanyiin sendiri juga tetep bagus" ucap Alexa percaya diri.


Alexa pun menaiki stage mengambil gitar nya mulai memetik senar gitar yang mengeluarkan nada nada indah.


Suara sorak dari para pengunjung membuat Alexa bertambah semangat.


Saat kita jumpa


Ada rasa di dalam dada


Kau tersenyum manja


Membuatku terpana


Saat akan melanjutkan lirik selanjutnya Alexa dikejutkan oleh suara seseorang di balik para pengunjung.


*Aku pun tak kuasa


'Tuk menahan gejolak diri


Ingin kukatakan


Aku menyukaimu

__ADS_1


Hanya dirimu (hanya dirimu)


Yang aku suka*


Yah itu suara Lexy datang dengan senyuman nya yang sangat tampan sambil melangkah menuju stage tempat Alexa berdiri.


Seolah membangun chemistry yang baik mereka melanjutkan lagu yang memang untuk berduet. Banyak para pengunjung terkagum dengan penampilan mereka.


Bahkan Stella pun meleleh melihat penampilan mereka. Banyak para pengunjung yang merekam penampilan mereka.


*Terpesona


Ku pada pandangan pertama


Dan tak kuasa


Menahan rinduku


Senyumanmu


S'lalu menghiasi mimpiku


Ingin kupeluk


Dan kukecup keningmu


Kini kurasakan


Getaran cinta dalam dada


Ku ingin bersama


Untuk selamanya


Hanya dirimu (hanya dirimu)


Yang aku cinta


Terpesona


Ku pada pandangan pertama


Dan tak kuasa


Menahan rinduku

__ADS_1


Senyumanmu


S'lalu menghiasi mimpiku


Ingin kupeluk


Dan kukecup keningmu


Ho indahnya*


Setelah lagu selesai mereka saling memandang satu sama lain entah mendalami chemistry entah memang itu yang mereka rasakan tidak ada yang tahu.


Setelah turun dari stage mereka menghampiri Dave dan Stella.


" Alexa.. Daebak kalian serasi banget chemistry nya dapet banget".


" Gue juga kaget kak Lexy tiba tiba muncul".


" Abis kasian liat cewek cantik nyanyi sendirian " puji Lexy sambil tersenyum ke arah Alexa.


Wajah Alexa merah merona, jantung nya berdebar kencang seakan ingin loncat dari tempat nya.


" Gue yakin penampilan kali ini semakin jadi viral.. tadi gue liat banyak yang live streaming " sambung Dave.


" Si juragan minyak sama anak sultan kemana?" tanya Lexy kepada Dave.


" Si Jonas biasa dia mah apalagi kalo bukan sama cewek kalau si anak sultan enggak tau dari semalem susah dihubungi" jawab Dave lalu menyeruput capuccino nya.


" Si ****** lagi sakit semaleman demam " jawab Alexa keceplosan. Ups..


" Kok Lo tau Keenan sakit Lex?" tanya Stella yang duduk disamping Alexa.


" Ehmm..itu tadi Tante Melisa nyuruh gue nge check dia maka nya tadi gue dari sana pas Lo jemput" jawab Alexa gugup.


Dave yang melihat kegugupan Alexa tersenyum ,berbeda dengan Stella dan Lexy yang menatap curiga ke arah Alexa.


Alexa yang ditatap penuh selidik oleh Lexy menjadi canggung.


" Pulang bareng aku ya Lex?" ajak Lexy.


Alexa tersenyum lalu mengangguk malu-malu.


Stella langsung menggelenjot manja di lengan Dave. Dave yang diperlakukan seperti itu merasa tidak nyaman.


" Kamu juga Anter aku ya' pinta Stella dengan wajah puppy eyes nya.

__ADS_1


" Lo kan bawa mobil pulang aja sendiri".


Mata Stella berkaca kaca ia mengibaskan tangannya di depan mata nya mencoba menahan air mata yang ingin terjatuh. Seperti biasa Stella sungguh sangat lebay.


__ADS_2