
Hari ini Keyzia terpaksa menginjakkan kaki nya di perusahaan milik Kaivan.Ia dipaksa oleh Dad Keenan untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan baru milik Kai.Keyzia yang saat ini tidak ada kesibukan modeling nya ia memilih menyibukkan diri di perusahaan membantu dad Keenan. Namun siapa sangka Dad Keenan malah memberikan tugas berat bagi Keyzia.
" Cih terlihat sekali kalau kalian berselingkuh, bahkan nama perusahaan pun nama inisial mereka. " ucap Keyzia saat melihat nama perusahaan Kai KZ Fashion.
Keyzia berjalan memasuki perusahaan milik Kai, semua mata tertuju pada nya.Seorang model terkenal memasuki perusahaan tentu saja membuat para karyawan terpesona di buatnya.
Seolah sama seperti sang ayah Keyzia kini seperti Keenan yang suka sekali di perhatikan dan tebar pesona.Ia melihat Gerry yang hendak naik lift, ternyata Gerry pun sama seperti nya memiliki janji untuk bertemu Kaivan.
" Hey Zhi, kau di sini juga? " tanya Gerry lalu tersenyum manis kepada Keyzia.
" Iya kak, aku mewakilkan daddy karena daddy tidak dapat hadir." jawab Keyzia.
" Apakah perusahaan mu akan bekerja sama dengan KZ fashion juga ?karena kerja sama ini untuk pagelaran fashion week minggu depan. " tanya Gerry.
" Iya aku membawa banyak konsep untuk acara nanti. " jawab Keyzia. Tiba-tiba saja mata Keyzia kelilipan karena debu yang diakibatkan oleh seorang OB yang sedang membersihkan area dekat lift.Tanpa berfikir panjang Gerry menangkup wajah Keyzia dengan kedua tangannya ia lalu meniup wajah Keyzia membuat semua mata iri dengan keuwuan mereka.Lain halnya dengan para karyawan yang senyam senyum melihat Gerry dan Keyzia, Kaivan yang baru saja masuk bersama Zoya merasakan sesak di dada nya.Ia mengepal kan tangannya, rahangnya mengeras ingin rasanya ia memukul Gerry saat ini juga.Kaivan menghampiri keduanya lalu berdehem.
Ehem
" Kalau mau mesra mesraan tolong jangan di perusahaan milik orang lain. " ketus Kai sambil menatap tajam ke arah Keyzia.
Keyzia menatap tajam ke arah Kai yang datang bersama Zoya. " Cih menyebalkan aku harus bertemu dengan mereka lagi. " gumam Keyzia lirih.
__ADS_1
" Apa yang kau katakan? " tanya Kai dengan sorot mata yang sulit di arti kan.
" Tidak ada. " jawab Keyzia datar.
Tak lama kemudian lift pun terbuka lalu mereka pun memasuki lift satu persatu.Kai dan Keyzia saat ini begitu dekat karena Kai salah memasuki lift karyawan sehingga ia terpaksa berdesakan dengan karyawan lainnya.Namun saat ini masalah nya ia sedang menormalkan jantung nya yang berdetak cepat berada dekat dengan Keyzia membuat jantung nya bermasalah. Sama halnya dengan Kai Keyzia pun merasakan yang sama bukan jantung nya saja yang bermasalah namun ia pun kini malah merasa gugup.Zoya yang melihat masih ada cinta di mata keduanya merasa kesal.
" Kenapa tadi kau tidak naik lift CEO saja? " tanya Zoya dengan suara lemah lembut.
" Iya aku salah masuk lift. " jawab Kai tanpa melepas pandangannya kepada Keyzia yang juga menatap nya dengan sorot kebencian saat melihat keakraban antara Kai dan Zoya.
Selang beberapa menit kini mereka sudah sampai di ruangan CEO. Gerry dan Keyzia menyampaikan maksud kedatangan mereka berdua yang mengemban perintah untuk mewakili perusahaan mereka.Mereka berunding cukup lama karena Kai dan Keyzia yang terus saja beradu argumen tentang konsep acara nanti.Gerry dan Zoya sampai memijat pelipisnya yang pusing karena dua insan yang saling membenci ini.
" Bisa kah kalian membedakan masalah pribadi dengan pekerjaan? aku mohon kalian profesional. "tegas Gerry yang sudah kesal membuang-buang banyak waktu untuk mendengar perdebatan mereka.
" Baiklah kau pilih saja konsep yang baiknya bagaimana. " pungkas Kai pada akhirnya menyerahkan segalanya pada Gerry.
Diskusi antara ketiga perusahaan tersebut akhirnya berakhir Keyzia dan Gerry pun pamit.Kai yang melihat kepergian Keyzia dan Gerry merasa tidak rela.
" Kau lihat sepertinya mereka semakin mesra saja sekarang. " ucap Zoya sengaja memanas manasi Kai.Itulah yang di lakukan Zoya terus mengompori Kai agar terus membenci Keyzia.Bahkan pernah Kai mendapatkan foto Gerry dengan Keyzia seperti sedang berciuman dari Zoya.Padahal nyatanya seperti kejadian tadi pagi Keyzia hanya kelilipan dan Gerry berusaha membantunya dengan meniup mata Keyzia.Mata Keyzia sangat sensitif apabila terkena sedikit debu pasti akan begitu perih.
Kai memutar kedua bola mata nya malas, lalu pergi meninggalkan Zoya sendirian.Zoya mendengus kesal, berbagai usaha ia lakukan untuk memisahkan Keyzia dan Kai namun nyata nya sudah tiga tahun lama nya Kai tidak pernah membuka hati nya.Begitu pun dengan Keyzia yang masih belum bisa move on hingga kini.Andai Keyzia menjalin hubungan serius dengan Gerry pasti dengan mudah ia membuat Kai berpaling pada nya.Namun Kai tahu Keyzia belum memiliki hubungan apapun dengan Gerry oleh karena itu hingga kini mereka masih saling mengharapkan.Namun karena besar nya rasa benci membuat keduanya gengsi untuk mengatakan rindu dan cinta yang selama ini mereka pendam.
" Sampai kapan kamu nggak ngeliat aku Kai? " gumam Zoya sendu.
__ADS_1
Kini Gerry sedang mengantarkan Keyzia kembali ke perusahaan nya.Gerry mencoba untuk menggenggam tangan Keyzia namun Keyzia yang mengetahui gelagat Gerry dengan cepat mengangkat tangannya berpura-pura meregangkan lengannya.
" Pegel banget, aku rasa aku butuh di pijet. " ucap Keyzia.
Gerry tersenyum ia mengacak-acak rambut Keyzia gemas, " Mau makan dulu nggak? " tanya Gerry kepada Keyzia.
" Aku capek banget, kayak nya mau ke kantor daddy aja dulu ngasihin berkas ini sama kak Key. " jawab Keyzia lalu tersenyum.
" Oke kalau begitu. " jawab Gerry dengan raut wajah kecewa nya.Sebenarnya ia masih ingin berduaan dengan Keyzia, ia ingin Keyzia mulai bisa menerima cinta nya. Namun Keyzia selalu menolak saat Gerry mengajak nya kemana pun bahkan hanya untuk sekedar makan bersama.
" Zhi, besok ada acara pesta hari ulang tahun pernikahan temen aku kamu mau nemenin aku ke sana nggak? " tanya Gerry ragu takut Keyzia kembali menolaknya.
Keyzia menatap wajah Gerry ia merasa bersalah selalu menolak ajakan Gerry.Entah menjadi saat ini ia tidak ingin terlalu dekat dengan siapapun.Namun melihat raut wajah kecewa Gerry ia mulai tidak tega. Akhirnya Keyzia pun menyetujui nya.
" Baiklah akan aku temani kakak. " jawab Keyzia lalu tersenyum.
" Makasih Zhi, nanti aku cari kan gaun yang cantik buat kamu. " sahut Gerry antusias.
" Gaun ku masih banyak kak, kau tidak perlu repot- repot. " jawab Keyzia sungkan.
Tak lama kemudian mereka sampai di tempat parkir perusahaan dad Keenan.Keyzia nampak kesulitan untuk membuka safety belt, Gerry membantu membukakan safety belt yang menempel di tubuh Keyzia.Jarak mereka kini semakin dekat bahkan aroma nafas Gerry dapat tercium oleh Keyzia.Saat Keyzia hendak mencium Keyzia langsung menolehkan wajahnya ke samping sehingga Gerry mengurung kan niat nya.Setelah safety belt terlepas Keyzia pamit lalu keluar dari mobil meninggalkan Gerry yang terdiam.Ia tersenyum kecut mengingat kejadian tadi, tiga tahun lama nya Keyzia masih belum bisa menerima Gerry.
" Dia masih mencintai Kaivan. " gumam Gerry terkekeh seolah menertawakan diri nya sendiri.
__ADS_1
...........
Jangan lupa tinggalkan jejak bestieš„°