
Setelah mengetahui kebenaran tentang pertemuan ibu nya dengan Jessica sebelum tragedi kebakaran terjadi kini sedang berada di rumah orangtuanya.
" Wah ada hal apa putra ku kini mau menginjakkan kakinya di rumah ku' ucap Diandra ibu nya Jonas dengan nada ketus.
Jonas kesal melihat sikap ibu nya biasa saja padahal ia tau putra nya kini sedang berduka.
" Kenapa mama ngelakuin ini semua?" tanya Jonas tanpa basa-basi.
Diandra mengernyitkan keningnya," Maksud kamu?" tanya nya masih tidak paham arah bicara putranya.
" Mama nggak usah bersandiwara lagi mama kan yang nyuruh orang bakar rumah Jo,mamah tau aku kini kehilangan istri dan anak Jo karena ulah mama" bentak Jonas sambil mengepalkan tangannya.
Kalau bukan ia adalah ibu nya pasti dia sudah Jonas pukuli habis-habisan.Bolehkah ia menjadi anak durhaka bagi titisan Mak lampir ini.
" Jo mama serius nggak paham,mama nggak pernah nyuruh siapapun bakar rumah kamu" kilah Diandra mengelak.
" Mama tega sama Jo mah,Jonas kini kehilangan separuh nafas Jo ..mama puas" teriak Jonas dengan nada getir.
" Jonas mama serius ini bukan tindakan mama,mama memang tidak menyukai istri mu namun mama juga tidak mungkin menyakiti cucu mama" ucap Diandra kesal.
Jonas mendongak menatap wajah ibu nya," Kalau ini ada sangkut pautnya sama mama aku nggak mau ketemu mama lagi" bentak Jonas lalu pergi meninggalkan rumah orangtuanya.
" Ada apa sebenarnya ini Riko?" tanya Diandra kepada asisten nya.
" Kemarin malam rumah tuan muda dan istrinya terbakar dan membuat istri tuan yang sedang hamil meninggal nyonya" jelas Riko sambil membungkukkan badannya.
Diandra memijat pelipisnya,ia memang tidak setuju dengan pernikahan Jonas dan Jessica namun kini bukan perbuatan dia.
" Cari tau siapa yang bertanggung jawab atas semua ini " perintah Diandra.
" Baik nyonya" ucap Riko lalu pergi meninggalkan nyonya nya.
Sementara di rumah Lexy Nichole terlihat sangat murung tidak ada senyuman lagi di wajahnya semenjak kehilangan Jessica.Ia menyesali hari terakhir bersama nya,andai saja Jessica mau diajak kemari mungkin ia tidak akan menjadi korban.
Lexy ikut bersedih melihat Nichole yang terus saja menangisi kepergian Jessica.Lexy tau bagi nya Jessica bukan hanya sekedar sahabat namun sudah seperti saudara nya.
" Sayang kamu harus makan dulu kasian baby kitaa" bujuk Lexy sambil membawa nampan berisi makanan dan susu hamil untuk Nichole.
" Aku nggak laper" lirih Nichole.
__ADS_1
" Jessica akan marah kalau liat kamu kayak gini" ucap Lexy tegas.
Nichole mendongak menatap suaminya," Maafin aku" ucap nya lalu memeluk pinggang Lexy.
" Makan ya sayang kasian baby boy kita" sahut Lexy lagi seraya menyodorkan suapan nasi ke dalam mulut Nichole.
" Maafin aku buat kamu khawatir" ujarnya sambil mengusap air matanya.
" Gak apa-apa aku ngerti.. Jessica udah kayak sodara buat kamu" ucap Lexy mengelus mesra kepala Nichole.
Nichole pun memeluk Lexy dengan erat ia merasa lebih baik setelah memeluk suaminya.
Di kantor Keenan dan Jonas sedang sibuk menyelidiki kejanggalan kebakaran rumahnya kemarin.
"Ada banyak CCTV yang sengaja dimatikan malam itu, seperti nya pelaku sudah mengawasi korban sejak lama" ucap detektif Hasan lalu ia menyodorkan sebuah flash disk kepada Keenan.
" Apa ini san?" tanya Keenan non formal karena mereka berteman.
" Itu rekaman CCTV yang menunjukkan ada kurir yang mengantarkan paket ke rumah anda, beberapa menit setelah itu ada tiga orang menyirami seluruh tembok rumah anda dengan bensin" jelas Hasan lagi.
" CCTV dari mana ini?" tanya Jonas yang langsung menyambungkan flashdisk tersebut dengan laptop nya.
Jonas dan Keenan melihat satu-persatu isi video di flash disk yang diberikan Hasan tadi.
Benar apa yang Hasan katakan seorang wanita berdiri sambil mengepalkan tangannya di halaman rumah Jonas dan wanita itu tidak lain adalah Anna.Video selanjutnya adalah tiga orang menyirami rumah Jonas dengan bensin lalu membakarnya.
" Kami sudah menangkap ketiga orang ini,namun dalang dibalik ini semua belum ditangkap karena dia berhasil meloloskan diri sebelum kami sampai" jelas Hasan panjang lebar.
" Nanti gue suruh anak buah gue bantu" ucap Keenan lalu menjabat tangan Hasan.
" Makasih udah bantu" ujar Jonas yang ikut menjabat tangan Hasan.Hasan dan rekannya pun pergi meninggalkan ruangan Keenan.
Jonas bangkit dari tempat duduk nya lalu berjalan ke arah jendela besar di ruangan Keenan.Keenan menghampiri sahabat yang sedang kalut,ia tepuk bahu Jonas.
" Sabar Jo " ucap Keenan.
" Gue ngerasa Jessica masih hidup,di sini gue ngerasa in kalau jantung dia masih berdetak" ucap nya sambil memegang dadanya.
Keenan tidak menjawab ucapan Jonas ia lebih memilih diam dari pada nantinya malah berakhir dengan perdebatan.Mungkin saat ini Jonas masih belum sadar kalau Jessica tidak akan kembali lagi.Bagaimana tidak mereka semua melihat sendiri jasad Jessica saat dimasukkan ke dalam liang lahat.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian para polisi berhasil meringkus Anna.Kini Jonas dan Keenan sudah berada di kantor polisi untuk meminta hukuman yang pantas untuk nya.Jonas menatap tajam wanita yang berhasil membuat ia kehilangan dua orang yang ia cintai.
Ingin rasanya Jonas membunuh nya saat ini juga namun Keenan berusaha mengendalikan amarah Jonas.
Selesai dari kantor polisi mereka pun berkunjung ke makam Jessica.Jonas menangis sesenggukan di depan pusara Jessica.
" Maafin aku baby,aku nggak becus jagain kamu sama anak kita" lirih nya masih terisak.
Tak lama kemudian Dave datang menghampiri,ia menepuk pundak Jonas lalu merangkul nya.
" Sabar Jo dia udah tenang di sana,maafin gue baru dateng" ucap Dave lalu memeluk sahabatnya itu.
" Entah ini hanya perasaan gue atau apa tapi gue masih enggak percaya dia udah pergi" sahut Jonas tersedu.
" Ayo lebih baik kita pulang" ajak Keenan.
Mereka pun melenggang meninggalkan tempat pemakaman.
Malam harinya di apartemen Jonas kembali melihat foto pernikahan nya dengan Jessica.Ia teringat saat pertama ia melamar gadis itu.
* Flashback on
Sore itu Jonas mengajak bertemu dengan Jessica di pantai sebelum matahari terbenam.Namun saat sampai Jessica tidak melihat keberadaan Jonas ia melihat sekeliling nya sudah mulai gelap.
Saat Jessica hendak pergi meninggalkan pantai tiba-tiba lampu di belakang Jessica menyala.Jessica tercengang saat melihat tulisan lampu tersebut yaitu rangkaian huruf membentuk MARRY ME.
Siapa lagi pelaku nya kalau bukan Jonas yang sudah berdiri memeluk Jessica dari belakang.
Sambil menunjuk kan cincin kepada Jessica.
" Menua lah bersama ku baby" ajak nya lalu mengecup puncak kepala Jessica.
Jessica pun mengangguk,Jonas pun mengangkat tubuh Jessica lalu menciumi nya berkali kali.
Kembang api yang menyala di belakang lampu mewakili perasaan mereka saat ini.
Selama hidupnya Jessica tidak pernah membayangkan akan mengalami hal spesial seperti ini.Memiliki Jonas bagaikan kebahagiaan yang tanpa batas yang ia miliki.Selain cintanya yang begitu besar Jessica pun diperlakukan seperti ratu oleh Jonas.
__ADS_1
Jonas yang notabene nya seorang cassanova tengil namun kini cinta nya berlabuh pada gadis seperti dirinya.Jessica selalu berharap kebahagiaan ini akan abadi.