
Siang ini Kai sedang kedatangan perwakilan dari perusahaan yang akan bekerja sama dengan perusahaan nya sebelum ia kembali ke Indonesia.Wanita itu terus menatap Kaivan yang begitu tampan dan mempesona, hidung mancung rahang tegas dan tubuh yang tinggi tegap sunggu sosok pria yang sempurna di mata wanita itu.
Wanita yang kini berpenampilan sangat sexy itu dengan sengaja menjatuhkan bolpoin nya sehingga saat ia membungkuk kan tubuhnya dua bongkahan yang sedari tadi menantang itu semakin terlihat. Untung nya Kai sama sekali tidak tergoda, berbeda dengan Theo yang sudah panas dingin di belakang Kai.
" Bagaimana kalau obrolan kita ini pindah tempat tuan Smith? " usul wanita itu dengan nada sensual nya.
Hal tersebut sedari tadi diperhatikan oleh Zhia yang memperhatikan dari depan pintu.Zhia ingin tahu suami nya akan tergoda atau tidak, namun Kai ternyata masih tetap dingin kepada wanita itu.Bagi nya hanya tubuh Zhia saja yang dapat membangkitkan gairah nya.
Zhia melangkah kan kaki jenjang nya menghampiri suami nya, ia duduk di dekat wanita itu sambil mengibaskan rambutnya yang panjang hingga mengenai wajah wanita itu.
" Ups sorry aku pikir nggak ada orang di situ. " ucap Zhia pura-pura .
Wanita itu mendengus kesal, ia menatap Zhia dari atas ke bawah. Tidak ada sisi cacat nya suatu mahakarya Tuhan yang begitu sempurna, ia seperti dewi Yunani.
" Kau mau mengajak suami ku kemana? apa aku boleh ikut? " tanya Zhia dengan nada seramah mungkin padahal ia ingin rasanya mencabik cabik bibit pelakor di depannya ini.
Zhia tidak mau pengalaman nya dulu terulang lagi, kali ini ia harus bisa mengahadapi virus pelakor seperti mom Alexa. Kai tersenyum senang melihat Zhia menangani wanita centil itu dengan cara cantik. Awalnya ia pikir kejadian salah paham dengan Zoya tempo hari akan terulang, namun kini Zhia benar-benar luar biasa.
Wanita itu langsung bangkit dari duduknya, " Hmm seperti nya pertemuan hari ini sampai di sini saja dulu tuan Smith lain kali kita berjumpa lagi. " ucap Wanita itu sambil mencuri pandang kepada Kai. Namun pandangan itu dapat dilihat oleh Zhia yang langsung memberi isyarat seakan mencolok mata wanita itu.
Wanita itu berjalan keluar ruangan sambil bergidik ngeri, ternyata istri Kaivan menyeramkan. Kai dan Theo terkekeh melihat wanita itu yang pergi begitu saja setelah bertemu Zhia.
Kai memeluk tubuh istrinya, " Kamu keren banget sih mami nya Twins. " puji Kai sambil menciumi tengkuk Zhia seolah melupakan Theo yang ada di belakang mereka.
Zhia mendorong Kai pelan, ia melirik Theo yang menundukkan kepalanya karena malu melihat kemesraan suami istri itu.
" Kamu asisten baru suami ku? " tanya Zhia.
" Iya nona, saya Theo. " ucap Theo ramah.
__ADS_1
" Dia yang akan bantu papi untuk ngelola perusahaan aku setelah kita kembali ke Indonesia nanti. " ucap Kai.
" Saya tuan? tapi saya baru saja bergabung kenapa saya sudah diberi tanggung jawab sebesar itu? " tanya Theo sungkan.
" Aku percaya orang yang di bawa oleh Aiden tidak akan salah. " saut Kai.
" Baiklah tuan, saya akan bekerja keras mulai sekarang. " ucap Theo bersemangat.
" Sekarang kamu kembali ke meja kamu, kamu nanti pengen lagi kalau liatin aku sama istri ku. " celetuk Kai tak tahu malu.
" Baik tuan. " ucap Theo lalu keluar ruangan.
Kai mencium bibir Zhia setelah pintu ruangan nya di tutup.Zhia mendorong dada Kai agar ciuman mereka terlepas, ia datang ke kantor untuk membawakan makanan untuk Kai.
" Ish.. aku kan ke sini mau ngajak kamu makan bareng yang. " ucap Zhia lalu mulai merapikan makanan yang ia bawa.
" Tapi aku mau makanan pembuka dulu. " rengek Kai manja.
" Janji ya abis makan. " ucap Kai seperti anak kecil yang meminta jajan.
" Semalem kan udah, nggak ada bosennya itu mulu. " cetus Zhia.
" Aku udah kecanduan sama kamu sayang, gimana dong. " jawab Kai manja.
Oh astaga kenapa Kai jadi mesum seperti ini, bahkan kini tangannya sudah mengelus paha mulus istri nya. Setelah makan siang selesai benar saja Kai langsung menerjang Zhia, ia membawa istrinya ke ruangan pribadinya untuk menikmati siang panas mereka disana.Ruangan ber AC itu tidak dapat mendinginkan suasana panas di dalam sana.Kai sudah begitu candu dengan tubuh Zhia, setiap bersentuhan sedikit saja dengan sang istri ia seperti terkena sengatan listrik yang langsung membuat nya menegang.
Sore hari nya Gerry tengah asyik mengunjungi lokasi pembangunan proyek mereka di dekat taman kota.Tiba-tiba ia di kejutkan oleh suara seseorang yang ia sudah kenal siapa pemilik suara cempreng ini.
" Calon suami? " panggil Natalie.
__ADS_1
Saat Gerry menengok ke arahnya gadis itu tiba-tiba memfoto nya dengan kamera nya.
Cekrek!! cekrekk!!
" Ganteng banget suami ku. " puji Natalie sambil melihat hasil jepretannya.
" Kamu ambil foto aku? " ucap Gerry kesal.
" Kenapa? atau kamu mau kita foto prewedding sekalian di sini? " celetuk Natalie. Natalie yang sedang asyik memfoto pemandangan taman kota London begitu senang saat kamera nya tanpa sengaja membidik mahakarya Tuhan yang begitu sempurna.Wajah tampan Gerry William yang membuat hati nya bertalu - talu dan ingin berlari memeluk nya.
Kamjagiya!!? mereka uwu banget.. visual Gerry sama Natalie.
" Aku sedang bekerja Natalie, bisa kah kau tidak mengganggu ku? " ketus Gerry kesal.
" Bekerja lah, aku pun sedang bekerja. " saut Natalie sambil berpose di depan kamera dengan background Gerry di belakang nya seolah mereka sedang berfoto bersama.
Gerry mengernyitkan kening nya, " Bekerja apa kau? " tanya Gerry.
" Bekerja keras membuat mu jatuh cinta pada ku future husband. " celetuk Natalie.
Gerry menggelengkan kepala nya ia tidak percaya ada gadis sepercaya diri dan seberisik Natalie.Entah apa lagi kejutan selanjutnya yang akan terjadi apabila ia bersama dengan gadis aneh itu.
Tiba-tiba Natalie memanggil Gerry membuat Gerry menengok ke arah nya dan tanpa sengaja Gerry mencium pipi Natalie.Hal itu lalu di abadikan oleh jepretan Natalie.
" Foto prewedding yang bagus. " ucap Natalie saat melihat hasil jepretan tadi.Benar - benar seperti Gerry yang sengaja mencium Natalie. Gerry dan Natalie melihat semua hasil jepretan Natalie yang sangat bagus. Natalie pandai sekali mengambil foto sehingga setiap hasil nya selalu bagus. Bahkan foto mereka berdua yang begitu jauh pun terlihat bagus di mata Gerry.
Gerry melanjutkan pekerjaan nya yang sedang menginpeksi lokasi, namun mata nya kini teralihkan melihat Natalie yang begitu tulus membantu orang tua menyebrang jalan.Setelah itu Natalie kembali memfoto taman kota, wanita itu nampak cantik saat membidik kamera. Tanpa ia sadari Gerry menarik sudut bibirnya membuat senyuman.
__ADS_1
.. ..... ........
Jangan lupa like komen ya ini hari senin kuy bantu vote aku bestie..