Terpaksa Menikahi Si Pembenci

Terpaksa Menikahi Si Pembenci
Masih Flashback JJ


__ADS_3

Hari ini Jonas mengantar Jessica berbelanja ke pasar tradisional.Tempat yang baru pertama kali Jonas datangi membuat nya berkali-kali menggeleng kan kepalanya.Jalanan becek dan kotor membuat nya sulit untuk berjalan namun demi dapat menemani pujaan hati ia harus bisa melewatinya.


Awalnya Jonas risih berbelanja di pasar namun lama kelamaan dia mulai terbiasa.Kini mereka sedang berada di kedai tempat jajan pasar.Jonas merasa kebingungan saat Jessica menyuapi nya dengan benda bulat bersaus kacang, awalnya ia menolak namun Jessica memaksanya.


" Makanan apa ini?" tanya Jonas yang terkejut dengan rasa makan tersebut.


" Ini cilok makanan favorit aku selain seblak" ucap nya lalu kembali menyantap cilok.


" Wah enak juga " ucapnya sambil memakan lagi cilok yang ada ditangan Jessica.


Mereka berjalan-jalan hingga sore hari bahkan mereka melupakan ibu Jessica yang menunggu bahan belanjaan yang mereka beli untuk berjualan.Alhasil hari ini ibu Jessica tidak berjualan dikarenakan ulah kedua insan yang sedang jatuh cinta.


" Jess".


" Hmm".


" Pacaran yuk! " ajak Jonas tanpa basa-basi.


" Idih ngajak pacaran kayak ngajak beli cilok" ucapnya lagi lalu terkekeh.


" Serius baby.."


" Aku cuma gadis miskin nggak pantes sama kamu" lirih Jessica menunduk.


" Ya di pantesin atuh" sahut Jonas mencoba menghibur.


" Aku nggak punya apa-apa Jo".


" Aku punya segalanya" ucap Jonas membuat Jessica kembali tertawa.


" Kamu gila" pekik Jessica mengusap wajahnya.


" Aku gila karena kamu"sahut nya lagi.


" Mau ya jadi pacar aku?" tanya Jonas lagi.


Jessica menghela nafas panjang," Aku tidak bisa menolak kau selalu memaksa ku".


" Bukan memaksa sayang emang kita saling mencintai".


" Idih aneh".


Jonas pun mendekatkan bibirnya ke bibir Jessica lalu bibir mereka pun bertautan.Setelah beberapa menit berciuman mereka melepaskan ciuman mereka,Jonas mengecup kening Jessica.Hari ini mereka sangat bahagia seakan ada jutaan kembang api sedang bersorak diantara mereka.

__ADS_1


Saking bahagianya Jonas menggendong Jessica hingga berputar-putar seolah dunia milik mereka.


" I love you Jess" ucap Jonas lalu kembali menggandeng tangan Jessica.


" I love you too" senyum Jessica semakin merekah.


Tiba-tiba Jessica tersadar kalau hari sudah mulai gelap.


" Astaga Jo,kita lupa mengantarkan belanjaan pulang" sahutnya sambil menepuk keningnya.


Jonas terkekeh saking senang nya hari ini mereka sampai lupa akan hal itu.


" Pasti ibu akan ngomel-ngomel dah" ujarnya lalu masuk ke dalam mobil Jonas.


Jonas pun kini sudah duduk di kursi kemudi lalu menjalankan mobilnya membelah jalanan kota.


" Nanti aku minta maaf sama ibu deh" bujuk Jonas yang melihat Jessica cemberut menekuk wajahnya.


"Ya ibu lebih sayang kamu daripada anaknya" ketus Jessica kembali mengerucutkan bibirnya.


" Ish ..kamu bibirnya jangan di monyongin gitu minta dicium lagi ya" goda Jonas sambil menaik turunkan alisnya.


" Kamu mesum banget tau..dasar buaya" ejek Jessica.


Mereka terus saja berbincang sesekali Jonas mengecup bibir dan pipi Jessica mencoba mendinginkan wanita kulkas disamping nya ini.Tak terasa kini mereka sudah sampai di depan rumah Jessica,rumah yang sangat sederhana berbeda dengan rumah besar miliknya.


Di depan rumah sudah duduk ibu Jessica yang sudah memasang wajah masam nya.Namun wajah masam nya memudar saat melihat calon menantu idaman nya berjalan di belakang putri kesayangannya.


" Pantesan sampe lupa sama belanjaan ibu, pergi nya sama ayang nya ternyata" goda ibu kepada Jessica.


" Salahin dia nih Bu,putri ibu tadi diculik sama dia" rengek nya kepada sang ibu.Di depan orang lain mungkin Jessica terlihat dingin dan cuek namun apabila bersama ibunya ia selalu ingin menjadi putri kecil kesayangan ibu.


" Maafin Jo,abis aku kesenengan akhirnya bisa mencairkan gunung es disamping ibu" ejek Jonas sambil menggulum senyum.


" Kamu ngatain aku gunung es?" tanya nya sambil menatap tajam ke arah kekasih nya.


" Enggak baby ..piss" kilah Jonas seraya menunjuk jarinya berbentuk huruf v.


" Ayo nak masuk, ibu udah masak banyak buat kalian" ajak ibu lalu mereka pun melenggang masuk ke dalam rumah.


Kini mereka bertiga duduk di meja makan,ayah dan kakak Jessica sedang berada di luar kota sehingga kini mereka makan malam bertiga.Jonas setiap hari selalu menumpang makan di rumah Jessica,ibu Jessica sangat menyukai pribadi Jonas yang baik dan humornya apalagi berkat nya dagangan nya selalu laris.


Tidak ada satu pun diantara mereka yang tau kalau Jonas pewaris tunggal Alfaro corporation.Jonas sengaja tidak memberitahu kan jati diri nya karena Jessica tidak menyukai orang kaya.Bagi nya berhubungan dengan orang kaya hanya akan menambah masalah baginya.Yang Jessica tau Jonas hanya juragan minyak namun ia tidak tau minyak seperti apa yang dimiliki Jonas.

__ADS_1


Jonas sang cassanova tengil itu memiliki usaha tambang minyak hasil jerih payahnya sendiri,ia tidak ingin menjadi pewaris perusahaan ayah dan ibunya karena ia tidak ingin menjadi boneka mereka.


Kebiasaan Jonas bergonta-ganti wanita kini sudah vacum semenjak bertemu Jessica gadis dingin yang cantik namun baik hatinya yang bisa membuat Jonas penasaran pada pandangan pertama.


Hari berganti hari hubungan Jonas dan Jessica semakin mesra.Kedai milik ibu Jessica semakin ramai ditambah dengan adanya menu baru kreasi Jonas dan Jessica yaitu makanan favorit mereka cilok namun versi kuah disebut cilok goang.


Jonas pun mengenal kan Jessica kepada teman-teman nya.Keenan,Lexy dan Dave juga pasangan mereka.Saat berlibur bersama mereka kini Jessica mengetahui jati diri Jonas yang sebenarnya,ia merasa aneh bagaimana bisa seorang juragan minyak memiliki villa mewah seperti itu.Sepulang dari liburan yang berakhir dengan drama pasutri baru Keenan dan Alexa kini Jessica dan Jonas berada di tempat biasa mereka kunjungi yaitu di rooftop kafe tempat Jessica berkerja.


" Kamu sebenarnya anak orang kaya kan Jo?" tanya Jessica yang sedari tadi diam saja akhirnya kini mengeluarkan suara nya.


Jonas terdiam lalu mengangguk.


" Kenapa kamu bohong in aku?" tanya nya lagi,kini mata Jessica sudah berkaca-kaca.


" Aku kan bilang kenyataan nya baby..lagian yang kaya kan orang tua aku bukan aku" jelas Jonas.


" Mana ada juragan minyak punya vila semewah itu" ketus Jessica.


" Aku punya pertambangan minyak tentu saja bisa membeli vila semewah itu".


Jessica tercengangnya," Aku takut nanti nya orang tua kamu nggak setuju sama hubungan kita" ujar Jessica sambil menghapus air matanya.


" Hey kenapa takut sayang,aku punya usaha sendiri lagian kalau pun aku jatuh miskin kita masih bisa berjualan seblak" seloroh Jonas membuat Jessica terkekeh.Bisa-bisanya pria kaya dan tampan seperti Jonas lebih memilih berjualan seblak dengannya dari pada kekayaannya.


" Apa hubungannya dengan seblak?kamu aneh" cibir Jessica.


Jonas meraih bahu Jessica yang membelakangi nya lalu menghadap kan berhadapan dengannya.


"Kamu tenang aja ya baby nggak akan ada yang bisa pisahin kita" jelas Jonas lalu mengecup kening Jessica.


* Flashback off


Sang mentari mulai menampakkan wujudnya cahayanya menerobos masuk ke dalam kamar.Jonas menerjapkan matanya saat mendengar dering ponsel,ia raih ponselnya yang berada di atas malas.Jonas pun mengangkat panggilan tersebut.


" *Bos kebakaran kemarin ada unsur kesengajaan" ujar seseorang disebrang sana.


" Cari tau siapa dalang nya" bentak Jonas.


" Sebelum hal ini terjadi nona Jessica sempat bertemu dengan nyonya besar bos".


deg* !!


Panggilan pun terputus,apa kah ini semua ada hubungannya dengan ibu nya.Hanya ibu nya yang tidak setuju dengan pernikahannya dan Jessica.

__ADS_1


__ADS_2