
Jessica masih menangis setelah mendapat kan paket entah dari siapa.Hatinya terasa hancur berkeping-keping,ia mengusap perutnya yang sedikit membuncit.Ia kini teringat ucapan mertuanya tempo hari saat memintanya untuk bertemu.
* Flashback on
" Tinggalkan putra ku sebelum kau menyesalinya,ia tidak akan mungkin bisa setia kepada satu wanita" ejek nya dengan pandangan sinis.
Jessica hanya terdiam,untuk menangis pun rasanya ia enggan.Ia tidak boleh terlihat lemah di hadapan titisan Mak Lampir ini.
" Anda salah nyonya Jonas sudah berubah dia tidak akan mengkhianati ku,bahkan kini ada Jonas junior dalam perutku" ucap nya datar.
Deg!!
Diandra terkejut mendengar perkataan Jessica entah bahagia atau apa yang harus ia rasakan kini.Ia akan memiliki cucu dari Jonas dan gadis kampung yang tidak ia sukai.Bagi nya bibit bebet bobot sangat lah penting karena ia berasal dari keluarga terpandang ia pun ingin memiliki menantu yang terpandang.Namun ambisinya itu malah semakin membuat nya semakin jauh dari putra nya.
" Kau_" belum sempat ia berbicara ia lebih memilih meninggalkan Jessica dengan sejuta kekesalannya.
* Flashback off
Tiba-tiba Jihan berteriak saat melihat kepulan asap sudah mengisi ruang tengah.Mereka baru saja menyadari separuh rumah Jonas kini sudah terbakar oleh api membara.
" Nyonya kita harus cepat keluar apinya semakin membesar" teriak Jihan menarik lengan Jessica.
Jessica diam tak bergeming," Untuk apa aku hidup Jihan?" tanya nya yang masih terisak.
" Nyonya kenapa bertanya seperti itu?kau harus hidup untuk anak mu, percaya lah tuan Jonas tidak seperti yang ada di dalam foto" pekiknya kesal.
Jihan geram ia berusaha menarik Jessica yang sudah pasrah akan hidupnya.
Jonas yang mendapat telepon dari tetangganya dengan cepat melajukan mobilnya menuju ke rumahnya di temani Keenan.Sesampainya ia di sana ia terkejut melihat seluruh rumahnya kini sudah dilahap si jago merah.
" Di mana istriku?" teriak Jonas penuh amarah matanya sudah memerah,ia berlari menuju rumahnya namun dihalangi Keenan dan para warga.
" Nyonya Jessica masih didalam tuan" jawab salah satu tetangga dengan gugup.
Tubuh Jonas merosot ke bawah,ia merasa sakit yang amat dalam didadanya.Ia berlari hendak masuk ke dalam rumah melawan api besar.Namun tindakan nya di hentikan oleh Keenan.
__ADS_1
" Lo gila Jo?Lo mau mati?" bentak Keenan kesal dengan tingkah sahabatnya.
" Gue akan ikut kemana pun Jessica berada" ujarnya dengan mata memerah.
Semua warga berbondong-bondong membantu memadamkan api namun karena api terlalu besar sangat sulit untuk memadamkan nya.
Tak lama kemudian mobil pemadam kebakaran datang dengan cepat mereka memadamkan api besar yang melahap rumah Jonas.
Tubuh Jonas limbung saat melihat ada satu jasad yang sudah tidak bisa dikenal melewati nya.Ia melihat jelas pakaian yang wanita itu pakai milik Jessica.
" Jesssicaa" teriak Jonas meraung raung.
" Kenapa kamu tinggalin aku sendiri di sini" teriak nya lagi.
Keenan yang melihat itu ia pun ikut menangis,ia tau apa yang dirasakan Jonas saat ini.Kehilangan seseorang yang paling berharga apalagi bukan hanya satu namun dua sekaligus.Keenan mengusap punggung Jonas,ia mencoba menenangkan Jonas yang masih terpuruk.
Berita duka yang menimpa Jonas sudah sampai ke telinga Alexa dan Nichole.Alexa terkejut saat mendengar nya ia tidak percaya dengan apa yang terjadi pasalnya baru saja tadi siang mereka bertemu kini takdir memisahkan mereka.
Lain halnya Alexa,Nichole yang mendengar kabar itu ia jatuh pingsan.Ia begitu syok mendengar berita buruk tentang Jessica.Pantas saja dari tadi ia memikirkan Jessica terus.Pertemuan tadi siang bersama nya adalah pertemuan terakhir bersama Jessica.
Pagi ini semua orang beramai-ramai berkumpul melakukan acara pemakaman Jessica.Nampak orang tua Jessica sangat terpukul ibunya terus saja menangis saat jasad Jessica akan di masukan ke dalam pusara.
Nichole yang ikut menyaksikan pemakaman Jessica ia kembali jatuh pingsan.Dengan cepat Lexy membawa nya ke rumah sakit.Keenan dan Alexa kini mencoba menenangkan Jonas yang masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa Jessica sudah tidak ada.
Malam harinya setelah acara pengajian untuk Jessica kini Jonas kembali tinggal di apartemen miliknya saat pertama kali menikah dengan Jessica.
Keenan dan Alexa pamit pulang ke rumah di karenakan anak-anak membutuhkan mereka.Kini tinggal lah Jonas seorang diri dengan segala kenangan nya bersama Jessica.
Ia buka album fotonya bersama Jessica saat masih berpacaran.
Jonas masih saja terus menangis melihat kenangan nya bersama Jessica.Ia masih tidak percaya kalau kenyataan pahit ini akan datang kepada nya.Ia harus kehilangan istri dan anaknya sekaligus.Kenangan nya bersama Jessica terus mengisi pikiran nya saat ini.
*Flash back on
__ADS_1
Pagi itu seorang gadis berambut pendek sedang berlari menuju kafe tempat nya berkerja.
Tap!! Tap!! Tap!!
Suara deru langkah kaki terdengar sangat jelas saking terburu-buru nya Jessica menabrak seorang pria tampan hidung mancung berbadan tinggi tegak.
Jessica mendongak ke atas menengadahkan wajahnya untuk melihat siapa yang ia tabrak.Saat ia melihat pria asing yang ia tabrak ia langsung meringis kesakitan ia pegang kening nya.
"Aaawww" pekiknya pura-pura kesakitan.
Jonas mendorong kening Jessica dengan jari telunjuk nya." Hay nona,kamu yang nabrak aku kamu yang merintih kesakitan" ucap Jonas tersenyum mengejek.
Jessica mencebik ia pun mengerucutkan bibirnya,lalu berlari meninggalkan Jonas yang masih terpaku dengan tingkah Jessica yang menurutnya imut.
Seperti memiliki magnet semenjak pertemuan itu Jonas terus saja mengikuti Jessica kemana pun ia pergi.Awal nya Jessica jengah dengan kelakuan Jonas yang sangat aneh,namun karena kebaikan hati Jonas yang selalu membantu nya Jessica pun luluh.
Untuk mendapatkan hati Jessica sangat lah sulit bagi Jonas.Pasalnya Jessica ini gadis dingin yang sangat keras kepala,kalau bisa dibilang Jonas pikir Jessica ini jelmaan Dave versi wanita.
Hingga seperti saat ini Jonas tidak lelah menemani Jessica dengan tugas kampus nya yang sangat menumpuk.Padahal ayah Jonas memerintahkan nya untuk mengurus perusahaan namun Jonas tidak peduli ia lebih memikirkan bagaimana caranya mendapatkan hati Jessica.
Setiap harinya Jonas selalu mengunjungi kedai seblak milik ibu Jessica.Awalnya ia merasa aneh dengan makanan tersebut namun lama kelamaan ia menjadi menyukai makanan itu. Jonas kini menjadi pelanggan tetap kedai ibunya Jonas,bahka. ibu Jonas sudah sangat akrab dengan Jonas.
Kehadiran Jonas dikedai membuat pengunjung menjadi semakin ramai.Pasalnya mereka senang melihat seorang pria tampan yang sangat menyukai seblak.
" Cih dia tebar pesona lagi kan" ejek Jessica kesal melihat Jonas dikerumuni banyak wanita.
" Kamu cemburu nak?" goda ibunya Jessica sambil menyiapkan pesanan pelanggan nya.
" Idih aku cemburu sama buaya kayak dia ogah ya Bu" ucap Jessica menyangkal padahal saat ini hatinya sedang terbakar api cemburu.
Jonas yang melihat wajah Jessica yang ditekuk dan cemberut hanya bisa tersenyum lalu mengerlingkan sebelah mata nya.Jessica yang melihat hal tersebut membelalakkan matanya.
Ingin rasanya ia menarik Jonas dari sana lalu mengurungnya di dalam kamar.Namun karena rasa gengsinya yang besar ia mencoba untuk cuek melihat Jonas semakin didekati para wanita.
__ADS_1