Terpaksa Menikahi Si Pembenci

Terpaksa Menikahi Si Pembenci
S2. Mencari Natalie


__ADS_3

Manik mata Gerry menerjap, semalam ia tidak dapat memejamkan mata nya.Entah mengapa rasa nya begitu sakit saat mengetahui Natalie pergi meninggalkan nya terlebih saat Gerry melihat surat hasil pemeriksaan yang menyatakan Natalie sedang mengandung buah hati mereka.Gadis itu kemarin pasti ingin memberi nya kabar gembira ini namun dengan bodohnya ia malah memarahi ibu dari calon anak nya itu.Bodoh sungguh bodoh, semalaman Gerry menangis.Entah ia harus bahagia atau bersedih saat ini, kabar bahagia yang seharusnya ia dengar saat ini malah membuat nya semakin sakit hati. Natalie yang berhasil mencuri hati nya pergi meninggalkan nya dengan calon buah hati mereka.


Gerry berjalan gontai masuk kedalam kamar mandi, ia mengguyur tubuh nya di bawah shower.Bayangan kejadian kemarin terus teringat di benak nya. Gerry menjambak rambut nya frustasi, ia pun memukul kaca besar di dalam kamar mandi.Darah segar bercucuran dari tangan nya. Gerry sungguh merasa menyesal ingin ia mengulangi semua dari awal, kini ia sadar betapa berharganya Natalie.


Sekarang cinta nya telah pergi entah kemana, Gerry bingung harus mencarinya kemana. Natalie benar-benar tidak meninggalkan jejak, bahkan kemarin orang tua Natalie marah besar saat tahu Natalie pergi meninggalkan Gerry.


Gerry keluar dari kamar mandi dengan handuk yang ia lilitkan di pinggang nya. Bayangan Natalie yang selalu tersenyum pada nya terlihat jelas namun seketika memudar, tidak ada lagi yang menyiapkan nya pakaian, tidak ada lagi sarapan enak yang tersaji, tidak ada lagi obrolan dan ocehan manja dari gadis itu. Apartemen ini kini terasa hampa tampa Natalie.


Beberapa menit kemudian Gerry sudah bersiap untuk kembali mencari Natalie.Urusan perusahaan biar Zayn yang mengambil alih, prioritas nya saat ini harus menemukan Natalie.


Sementara itu di Indonesia Natalie sedang menunggu seseorang di sebuah kafe.Entah mengapa ia memilih untuk pergi ke negara ini.Ia bingung ia tidak memiliki banyak teman selain anakk panti, Justin dan Nate.Hanya dia yang dapat membantu Natalie untuk bersembunyi dari Gerry. Untuk saat ini ia tidak ingin bertemu dengan nya sebelum ia move on dari pria itu.


" Natalie. " panggil seorang wanita yang kini menatap nya dengan iba.


" Zhia. " panggil Natalie bangkit dari duduknya lalu memeluk Zhia.


Natalie dan Zhia pun mengurai pelukan mereka lalu duduk.Natalie menceritakan kepada Zhia segala hal tentang pernikahannya dengan Gerry.Natalie menagis tersedu, Zhia merasa iba kepada Natalie ia memeluk Natalie.


" Kamu tinggal di paviliun kakak aku aja dulu, mereka kan masih di London jadi tempat itu kosong.Biar nggak jauh dari aku, aku khawatir soalnya kamu lagi hamil. " seloroh Zhia.


" Aku nggak mau nyusahin kamu Zhi. " ucap Natalie sungkan.


" Ish.. kita kan sekarang berteman, sesama teman harus saling menolong. " saut Zhia sambil mengenggam tangan Natalie.


" Aku boleh kasih tau kak Gerry ya? aku pengen getok dia deh kesel. " sambung nya lagi.


" Aku mau pisah aja sama dia Zhi. " ucap Natalie putus asa.

__ADS_1


" Kok kamu nyerah Nat? ada anak kamu yang butuh ayah nya nanti Nat. " ucap Zhia sembari menatap Natalie yang masih menitikkan air mata nya.


Kai yang sedari tadi mendengar merasa khawatir apabila Gerry dan Natalie bercerai Gerry akan mengejar Zhia kembali.Kai harus dapat mempersatukan kembali Gerry dan Natalie.


" Aku bisa merawat bayi ku sendiri. " ucap Natalie.


" Yasudah sebaiknya kita pulang, kamu harus beristirahat." ucap Zhia bangkit dari duduknya lalu mengajak Natalie untuk pergi bersama nya.


Mereka pun akhirnya pergi meninggalkan kafe tersebut menuju mansion Wijaya. Mansion milik papi Dave tidak terlalu jauh dengan mansion Wijaya oleh karena itu Natalie dibiarkan tinggal di sana karena di sana banyak pelayan yang akan menjaga Natalie.Zhia sudah menawarkan untuk ikut tinggal dengan nya namun Natalie menolak ia lebih memilih tinggal di tempat orang tua Zhia, tepat nya di paviliun milik Key.


Malam hari nya di London, nampak seorang pria sedang frustasi duduk di bawah lantai ruang tamu apartemen nya.Seharian ini ia tidak menemukan Natalie, bertanya kepada Justin dan Nate malah membuat nya babak belur di pukuli oleh kedua pria itu.


Terngiang ucapan para lelaki itu yang begitu mencintai istrinya.


" *Apabila terjadi sesuatu dengan Natalie akan ku pastikan kau akan menyesal. " bentak Justin.


" Dia sedang hamil bodoh!! sialan kau. Tau seperti ini lebih baik aku rebut dia dari mu. " ucap Nate sambil terus memukuli Gerry*.


" Sedang apa kau? " tanya Kai dari sebrang sana.


" Aku sedang tidak ingin berdebat dengan mu. " ucap Gerry lesu.


" Aku tahu saat ini kau pasti sedang kacau, apa kau menyesal? " tanya Kai.


" Kau tidak tahu apa - apa diam saja. " sarkas Gerry kesal.


" Siapa bilang, aku bahkan tahu di mana istri mu berada. " sahut Kai menyeringai.

__ADS_1


Gerry langsung bangkit duduk, ia terkejut dengan ucapan Kai. " Di mana Natalie Kai? " tanya Gerry penasaran.


" Tergantung bagaimana cara nya kau merayu ku. " rengek Kai membuat Gerry ingin sekali menggetok kepala pria menyebalkan itu.


" Apapun aku lakukan asal kau beritahu di mana Natalie. " ucap Gerry bernegosiasi dengan Kai.


" Apa kau sudah mencintai nya? " tanya Kai selidik.


" Kalau aku tidak mencintai nya mana mungkin aku mencari nya kemana-mana. " jawab Gerry frustasi.


" Tapi sepertinya kau perlu usaha keras, dia seperti nya ingin bercerai dengan mu. " cetus Kai membuat tubuh Gerry merosot kebawah.Benarkah istri nya ingin berpisah? apa ia sudah lelah berjuang?.


" Kau harus berusaha meyakinkan nya bodoh. " ucap Kai lagi saat tidak mendengar ada jawaban dari Gerry.


" Kini saat nya kau yang berjuang mendapatkan hati nya kembali. Apa perlu aku ajarkan? " goda Kai tergelak tawa.


" Jadi sekarang Natalie ada di Indonesia? " tanya Gerry.


Bip..!! Belum sempat Kai menjawab Gerry sudah mematikan sambungan telepon nya.


" Sialan nggak tau Terima kasih banget maen matiin aja. " protes Kai kesal.


Sementara Gerry kini bersiap untuk ke Indonesia menyusul Natalie.Sebelum nya ia meminta Zayn untuk mengurus perusahaan selama ia berada di Indonesia karena seperti nya ia akan lama di Indonesia.Ia membutuhkan waktu yang banyak untuk mengambil hati Natalie.


Sepanjang perjalanan Gerry merasa tidak sabar ingin bertemu dengan wanita yang sudah berhasil mencuri hari nya itu.Ia menyesal baru sekarang ia menyadari perasaan nya pada Natalie.Gerry berharap semua belum terlambat.Ia berharap Natalie akan memaafkan nya.


...........

__ADS_1


Jangan lupa like komen bestie..


Terima kasih banyak udah dukung karya aku.. tanpa kalian aku bukan apa - apa bestie.. saranghae 🥰


__ADS_2